• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Pemerintah Bidik CNG Jadi Solusi Produktif bagi UMKM Pedesaan

Pemerintah Bidik CNG Jadi Solusi Produktif bagi UMKM Pedesaan

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 26 August 2026

Pemerintah Bidik CNG Jadi Solusi Produktif bagi UMKM Pedesaan

Jakarta – Pemerintah terus mendorong diversifikasi pemanfaatan energi untuk memperkuat produktivitas ekonomi masyarakat, termasuk di wilayah pedesaan.

Salah satu langkah yang dikembangkan ialah pemanfaatan compressed natural gas (CNG) untuk mendukung kebutuhan energi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Inisiatif tersebut diperkenalkan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, sebagai bagian dari upaya memperluas akses energi gas bumi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.

Corporate Secretary PGN Fajriyah Usman mengatakan desa memiliki potensi ekonomi yang besar apabila dikelola secara produktif melalui penguatan UMKM, kreativitas masyarakat, budaya, dan keunggulan lokal.

Menurutnya, pengembangan energi tidak semata berkaitan dengan penyediaan infrastruktur, tetapi juga harus mampu menciptakan nilai tambah bagi aktivitas ekonomi masyarakat.

“Kami melihat desa memiliki potensi besar menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi melalui UMKM, kreativitas masyarakat, budaya, dan potensi lokal,” ujar Fajriyah.

Karena itu, pengenalan CNG dilakukan beriringan dengan pemberdayaan masyarakat dan pengembangan ekosistem ekonomi lokal.

Pemanfaatan gas bumi melalui infrastruktur baru diharapkan dapat membuka alternatif sumber energi bagi pelaku usaha sekaligus meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengembangkan kegiatan ekonomi di lingkungannya.

“Kami berharap inisiatif ini dapat menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan sekaligus mendorong masyarakat mengembangkan potensi di lingkungannya,” kata Fajriyah.

Selanjutnya, Division Head Corporate Social Responsibility PT Perusahaan Gas Negara Tbk, Krisdyan Widagdo Adhi, menjelaskan PGN memperkenalkan CNG Cylinder atau Gaslink kepada pelaku UMKM dan sektor hotel, restoran, dan kafe (Horeka), terutama usaha yang berada di wilayah yang belum terhubung dengan jaringan gas pipa.

Skema tersebut menjadi alternatif untuk memenuhi kebutuhan energi tanpa harus menunggu pembangunan jaringan gas pipa menjangkau seluruh wilayah.

“Dari sisi bisnis, kami melihat sebagai momentum untuk memperkenalkan solusi energi CNG kepada pelaku usaha yang memiliki kebutuhan energi, khususnya UMKM dan sektor Horeka,” kata Krisdyan.

Menurutnya, pengenalan CNG juga diarahkan untuk meningkatkan pemahaman pelaku usaha mengenai pilihan energi yang dapat menunjang operasional bisnis.

Dengan akses energi yang lebih beragam, UMKM diharapkan mampu meningkatkan efisiensi sekaligus menjaga keberlanjutan kegiatan produksinya.

Upaya tersebut menunjukkan bahwa pengembangan infrastruktur gas bumi dapat berjalan seiring dengan agenda pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Ketika energi tersedia secara lebih adaptif di wilayah yang belum terjangkau jaringan pipa, potensi UMKM pedesaan memiliki ruang lebih besar untuk tumbuh, berkembang, dan menciptakan nilai ekonomi baru.

Bikin Takjub! Inilah Cara Gontor Kampus 4 Darul Muttaqien Perkuat Kemandirian Pangan Lewat Tempe

November 2, 2026

Pengawasan MBG dari Daerah Memperkuat Perlindungan Kesehatan Anak

November 2, 2026

Bikin Takjub! Inilah Cara Gontor Kampus 4 Darul Muttaqien Perkuat Kemandirian Pangan Lewat Tempe

By Kata IndonesiaNovember 2, 20260

Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 4 Darul Muttaqien Banyuwangi yang didirikan tahun 1987 dan resmi…

Pengawasan MBG dari Daerah Memperkuat Perlindungan Kesehatan Anak

By Kata IndonesiaNovember 2, 20260

Pengawasan MBG dari Daerah Memperkuat Perlindungan Kesehatan Anak Oleh : Gavin Asadit Pengawasan dari tingkat daerah menjadi bagian penting untuk memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan aman dan memberikan manfaat bagi kesehatan anak. Seiring meluasnya pelaksanaan program di berbagai wilayah, kualitas bahan pangan, kebersihan dapur, proses pengolahan, hingga ketepatan distribusi harus dijaga secara konsisten. Pengawasan yang melibatkan pemerintah daerah, tenaga kesehatan, sekolah, dan Badan Gizi Nasional (BGN) diperlukan agar makanan yang diterima peserta didik memenuhi standar keamanan dan gizi. BGN telah mendorong penguatan koordinasi pengawasan MBG melalui optimalisasi peran Satuan Tugas (Satgas) MBG di daerah serta rencana penempatan personel BGN pada tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Langkah ini ditujukan untuk memperpendek rentang koordinasi antara pemerintah pusat dan ribuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyiapkan makanan bagi penerima manfaat di seluruh Indonesia. Kepala Badan Gizi Nasional, Sudaryono, menjelaskan bahwa besarnya cakupan program membutuhkan pembagian peran yang jelas agar pengawasan dapat berlangsung lebih dekat dengan pelaksanaan di lapangan. Menurutnya, personel BGN di daerah diharapkan dapat menjadi mitra koordinasi kepala daerah, mempercepat penanganan keluhan, dan membantu memastikan persoalan operasional segera ditindaklanjuti. BGN juga mendorong daerah yang belum membentuk Satgas MBG agar segera menyelesaikan pembentukannya. Hingga akhir Oktober, Satgas MBG telah terbentuk di 230 daerah. Penguatan tersebut diperjelas melalui Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 400.5/8545/SJ tentang Pelaksanaan Inspeksi dan Penilaian Kesesuaian SPPG di Daerah. Kebijakan ini mendorong gubernur, bupati, dan wali kota untuk terlibat dalam pemeriksaan berkala terhadap dapur MBG. Pemeriksaan dilakukan dengan mengacu pada indikator kelayakan yang telah disiapkan BGN, sehingga penilaian tidak hanya mengandalkan laporan administratif, tetapi juga kondisi nyata fasilitas dan proses pengolahan makanan. Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian menekankan pentingnya keterlibatan pemerintah daerah dalam mendukung pelaksanaan dan pengawasan MBG. Menurutnya, kepala daerah dapat menggerakkan perangkat daerah terkait untuk memeriksa kelayakan SPPG dan menindaklanjuti temuan di wilayah masing-masing. Keterlibatan dinas kesehatan, pendidikan, lingkungan hidup, ketahanan pangan, serta unsur pengawasan daerah memungkinkan pemeriksaan dilakukan dari berbagai sisi, mulai dari sanitasi hingga kualitas layanan. …

Pemerintah Perketat Pengawasan MBG Hingga Tingkat Daerah

By Kata IndonesiaNovember 2, 20260

Pemerintah Perketat Pengawasan MBG Hingga Tingkat Daerah Jakarta – Pemerintah memperketat pengawasan Program Makan Bergizi…

Bikers Brotherhood 1% MC Gelar Bakti untuk Negeri Bersama Yayasan Yakhada Tasikmalaya

By Kata IndonesiaNovember 2, 20260

Stigma negatif yang kerap melekat pada klub motor sebagai kelompok yang sekadar turing dan urakan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.