• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Ormas Keagamaan Serukan Penghormatan untuk Soeharto Sebagai Pahlawan Nasional

Ormas Keagamaan Serukan Penghormatan untuk Soeharto Sebagai Pahlawan Nasional

  • Kata Indonesia
  • - Sunday, 9 November 2025

Ormas Keagamaan Serukan Penghormatan untuk Soeharto Sebagai Pahlawan Nasional

Jakarta – Pemerintah akan memberikan penghormatan kepada sejumlah tokoh bangsa melalui penganugerahan gelar Pahlawan Nasional tahun ini. Dalam proses seleksi yang tengah dilakukan, nama mantan Presiden Republik Indonesia ke-2, Soeharto, turut diusulkan untuk menerima gelar tersebut. Usulan ini memunculkan dukungan luas dari berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas) keagamaan di tanah air yang menilai Soeharto layak mendapatkan pengakuan atas jasa-jasanya dalam membangun fondasi ekonomi, stabilitas nasional, serta kedaulatan bangsa Indonesia.

 

Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Al Washliyah (PP GPA), Aminullah Siagian, menegaskan bahwa penghargaan terhadap tokoh bangsa seperti Soeharto bukan sekadar simbol, tetapi juga bentuk pengakuan terhadap kontribusi besar yang telah ia berikan bagi Indonesia.

 

“Bangsa ini harus belajar jujur terhadap sejarahnya sendiri. Tidak ada manusia yang sempurna, tapi jasa besar seorang tokoh tidak boleh dihapus hanya karena perbedaan politik atau persepsi masa lalu,’’ ujarnya.

 

Aminullah menambahkan, kepemimpinan Soeharto membawa perubahan besar dalam kehidupan bangsa, terutama di bidang pembangunan infrastruktur, kemandirian pangan, serta stabilitas sosial yang menjadi fondasi penting bagi kemajuan Indonesia di era modern.

 

”Soeharto merupakan sosok yang mampu menavigasi Indonesia melalui masa transisi yang sulit pasca-kemerdekaan, menuju era pembangunan nasional yang terarah,” imbuhnya.

 

Hal ini juga diungkapkan oleh Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bidang keagamaan, Ahmad Fahrur Rozi atau Gus Fahrur, yang menyatakan dukungan penuh terhadap rencana penganugerahan gelar pahlawan nasional bagi Soeharto.

 

“Di masa beliau, Indonesia dikenal dunia sebagai salah satu macan ekonomi baru Asia, dengan program pembangunan yang terencana dan stabilitas ekonomi serta keamanan yang tinggi,” jelasnya.

 

Sementara itu, Ketua PP Muhammadiyah Bidang Pustaka, Informatika, dan Digitalisasi, Dadang Kahmad, menyatakan bahwa kiprah Soeharto dalam perjuangan nasional tidak hanya tercatat pada masa kepemimpinannya sebagai presiden, tetapi juga sejak masa revolusi kemerdekaan.

 

“Kami mendukung Bapak Soeharto sebagai pahlawan nasional karena beliau sangat berjasa kepada Republik Indonesia, sejak masa revolusi kemerdekaan hingga masa pembangunan,” ujarnya.

 

Bagi ormas-ormas keagamaan, pengusulan Soeharto sebagai pahlawan nasional dianggap sebagai bagian dari rekonsiliasi sejarah dan penghormatan terhadap tokoh bangsa yang berkontribusi besar bagi negeri ini. Mereka menilai, sudah saatnya bangsa Indonesia menempatkan penilaian sejarah secara objektif, adil, dan proporsional tanpa terjebak pada bias politik masa lalu.

 

Dukungan dari kalangan ormas keagamaan diharapkan dapat menjadi pertimbangan moral sekaligus memperkuat nilai kebangsaan yang terkandung dalam penghormatan tersebut. Penghargaan ini bukan hanya tentang masa lalu, tetapi juga tentang bagaimana bangsa Indonesia belajar menghargai dan melanjutkan perjuangan para tokoh pendiri dan pembangun negeri.

 

Pemerintah tengah memproses berbagai usulan penganugerahan gelar pahlawan nasional untuk tokoh-tokoh yang berjasa besar bagi negara. Pengakuan terhadap jasa Soeharto diyakini akan memperkaya narasi sejarah nasional serta meneguhkan semangat persatuan bangsa di tengah tantangan zaman.

Danantara dan Agenda Transformasi BUMN Era Prabowo

June 16, 2026

Didukung DPR, Danantara Jalankan Amanat Prabowo Menata Ulang BUMN

June 16, 2026

Danantara dan Agenda Transformasi BUMN Era Prabowo

By Kata IndonesiaJune 16, 20260

Danantara dan Agenda Transformasi BUMN Era Prabowo Oleh : Sazkia Nur Transformasi badan usaha milik…

Didukung DPR, Danantara Jalankan Amanat Prabowo Menata Ulang BUMN

By Kata IndonesiaJune 16, 20260

Didukung DPR, Danantara Jalankan Amanat Prabowo Menata Ulang BUMN Jakarta – Dukungan terhadap langkah Danantara…

Danantara Jalankan Misi Prabowo, Perampingan BUMN Berpotensi Hemat Rp50 Triliun

By Kata IndonesiaJune 16, 20260

Danantara Jalankan Misi Prabowo, Perampingan BUMN Berpotensi Hemat Rp50 Triliun Jakarta – Transformasi besar-besaran badan…

Desa Produktif Menjadi Kunci Ketahanan Pangan Nasional

By Kata IndonesiaJune 16, 20260

Desa Produktif Menjadi Kunci Ketahanan Pangan Nasional Oleh: Citra Anindhita Ketahanan pangan merupakan salah satu…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.