Oleh: Marshal
Debat Calon Presiden yang dilaksanakan pada hari Minggu, 7 Januari 2024 berlangsung sangat sengit dimana adu gagasan dilakukan dengan sangat panas dan perdebatan juga berlangsung secara intens. Topik yang diangkat juga merupakan sebuah topik yang sedang hangat terjadi di Indonesia yakni pertahanan dan keamanan nasional, hubungan internasional, dan geopolitik Indonesia.
Debat berlangsung panas dimana Anies Baswedan dan Prabowo Subianto terlihat bertarung lisan antara satu dengan yang lainnya. Topik sensitif terhadap salah satu calon yang dibahas, berhasil memancing amarah dari calon tersebut. Alhasil, beberapa perdebatan panas terjadi antara Anies dengan Prabowo. Mulai dari perbincangan tentang food estate, alat-alat perang, dan yang paling panas yakni perbincangan tentang etika.
Anies Baswedan berdebat dengan memfokuskan dirinya untuk menyerang Prabowo Subianto karena Anies mungkin berpikiran bahwa Prabowo sebagai Menteri pertahanan yang memiliki kesamaan dengan topik debat, dapat diperdebatkan mengenai kinerja nya selama menjabat. Sementara Prabowo seperti biasa mudah sekali terpancing emosi dari pertanyaan dan juga pernyataan dari Anies Baswedan.
Sementara di sisi lain, Ganjar Pranowo hadir sebagai calon ‘terdingin’ dibanding calon yang lainnya. Ganjar Pranowo malah menjadi penengah antara mereka berdua yang sedang ‘ribut’ itu. Ketenangan Ganjar menjadi salah satu faktor beliau bisa dibilang memenangi debat calon presiden kali ini. Disaat yang lainnya sibuk menyerang satu sama lain, Ganjar Pranowo sangat tenang dan lebih bisa memfokuskan diri untuk menyampaikan rencana-rencananya dan menjawab lemparan pertanyaan baik dari moderator maupun dari calon presiden yang lainnya.
Karena tidak ‘ribut’, Ganjar berhasil dengan jelas dan lugas mempresentasikan hal-hal yang sesuai dengan visi dan misinya. Hal ini lah yang membuat rakyat Indonesia menyukai seorang Ganjar Pranowo. Pada debat yang kedua ini, beliau masih tetap memiliki kepala yang dingin dengan tidak menyerang ataupun terpancing emosi oleh calon yang lainnya.
Beliau jelas dalam menjelaskan segala pernyataan yang tertuju kepadanya. Contohnya saja pada saat ditanya tentang maraknya tumpang tindih antara institusi pertahanan dan keamanan yang ada di Indonesia. Dengan bijaknya beliau menjawab harus ada sebuah harmonisasi antara institusi keamanan yang ada di Indonesia. Jika terdapat masalah, harus ketua institusi tersebut yang turun tangan
Lalu dalam menjelaskan tentang hutang negara Indonesia dimana beliau berusaha sebaik mungkin untuk tidak berhutang ke luar negeri dan jika harus berhutang, maka berhutang yang hati hati dan berhutang juga harus menyejahterakan rakyat Indonesia, jangan malah dibuat untuk korupsi dan lain lain. Bahkan beberapa pernyataan-pernyataan Ganjar Pranowo diapresiasi dengan baik oleh Prabowo Subianto.
Berdasarkan penilaian yang dilakukan oleh SCTV, netizen diberikan kesempatan untuk mengomentari atau voting terhadap 3 calon yang baru saja selesai berdebat tersebut. Hasilnya, Ganjar Pranowo menang dengan 79,20% sentimen positif, memimpin di atas Anies Baswedan dengan perolehan 58,02% sentimen positif, dan di juru kunci ada Prabowo Subianto dengan 51,07% sentiment positif.
Dengan adanya voting ini sudah menggambarkan bahwa Ganjar Pranowo berhak dinobatkan sebagai pemenang debat ketiga calon presiden dan wakil presiden Indonesia tahun 2024. Karena kalem dan berkepala dingin, beliau berhasil menarik hati penonton debat untuk akhirnya berubah pikiran dan merubah haluan untuk mendukung Ganjar-Mahfud.