• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Hukum & Kriminal»Mengecam Kekejaman OPM di Yahukimo, Pemerintah akan Tindak Tegas

Mengecam Kekejaman OPM di Yahukimo, Pemerintah akan Tindak Tegas

  • Kata Indonesia
  • - Tuesday, 25 March 2025

Mengecam Kekejaman OPM di Yahukimo, Pemerintah akan Tindak Tegas

Kelompok separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM) kembali menunjukkan kebiadabannya dengan menyerang Distrik Anggruk, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Serangan brutal ini menyebabkan seorang guru tewas dan beberapa tenaga medis luka-luka, menegaskan bahwa OPM adalah ancaman nyata bagi masyarakat dan stabilitas negara.

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menegaskan bahwa kekerasan terhadap tenaga pendidik dan medis adalah kejahatan luar biasa yang tidak bisa dibiarkan.

“Pemerintah akan bertindak lebih keras terhadap OPM. Tidak ada toleransi bagi kelompok separatis yang terus meneror warga sipil dan menghambat pembangunan Papua,” tegas Natalius Pigai.

Ketua DPR RI Puan Maharani juga mengecam aksi biadab ini dan menegaskan bahwa negara tidak boleh kalah dari kelompok separatis yang ingin memecah belah bangsa.

 

“TNI-Polri harus mengambil tindakan tegas tanpa kompromi terhadap OPM. Kelompok ini telah menunjukkan bahwa mereka hanya ingin menciptakan teror dan penderitaan bagi rakyat Papua,” ujar Puan Maharani.

Aparat keamanan segera bergerak mengevakuasi korban dan mengendalikan situasi. Dansatgas Rajawali II Koops TNI Habema Kogabwilhan III Letkol Inf Gustiawan memastikan bahwa operasi penumpasan terhadap OPM akan terus ditingkatkan demi menjaga keamanan masyarakat.

“Kami tidak akan mundur. Gangguan dari kelompok bersenjata akan dihadapi dengan kekuatan penuh demi melindungi rakyat Papua dari ancaman separatisme,” tegas Letkol Inf Gustiawan.

 

Serangan brutal ini menegaskan bahwa OPM bukan pejuang kemerdekaan, melainkan kelompok teroris yang harus diberantas. Pemerintah diharapkan semakin meningkatkan operasi militer untuk menumpas kelompok ini agar Papua terbebas dari ancaman kekejaman mereka.

Presiden Prabowo Serius Jaga Semangat Reformasi dan Berantas Korupsi

May 14, 2026

Dari Regulasi ke Implementasi: Mengawal Kepatuhan Platform terhadap PP TUNAS

May 13, 2026

Presiden Prabowo Serius Jaga Semangat Reformasi dan Berantas Korupsi

By Kata IndonesiaMay 14, 20260

Presiden Prabowo Serius Jaga Semangat Reformasi dan Berantas Korupsi Jakarta- Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya…

Dari Regulasi ke Implementasi: Mengawal Kepatuhan Platform terhadap PP TUNAS

By Kata IndonesiaMay 13, 20260

Dari Regulasi ke Implementasi: Mengawal Kepatuhan Platform terhadap PP TUNAS Oleh : Andhika Rachma Transformasi…

Kepatuhan Platform sebagai Kunci Keberhasilan PP TUNAS

By Kata IndonesiaMay 13, 20260

Kepatuhan Platform sebagai Kunci Keberhasilan PP TUNAS Oleh: Nadira Larasati Transformasi digital telah membuka ruang…

Pemerintah Kawal Kepatuhan Platform terhadap PP TUNAS hingga Juni 2026

By Kata IndonesiaMay 13, 20260

Pemerintah Kawal Kepatuhan Platform terhadap PP TUNAS hingga Juni 2026 Jakarta – Pemerintah terus mengawal…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.