• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Hukum & Kriminal»Mengapresiasi Aparat Keamanan Sita Aset TPPU Judi Online

Mengapresiasi Aparat Keamanan Sita Aset TPPU Judi Online

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 8 January 2025

Mengapresiasi Aparat Keamanan Sita Aset TPPU Judi Online

Oleh: Karmila Asri

Pemerintah melalui Kepolisian Republik Indonesia menyita Hotel Arrus di Semarang Jawa Tengah terkait Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) perjudian daring atau Judi Online. Penyitaan tersebut perlu menandakan upaya tak kenal lelah Pemerintah dalam memberantas Judi Online, sehingga perlu mendapat dukungan luas masyarakat.

Pemerintah Indonesia terus meningkatkan upaya pemberantasan judi online yang semakin merajalela dengan penekanan pada penegakan hukum yang lebih tegas serta kolaborasi lintas sektor. Salah satu kesuksesan tersebut antara lain melalui penyitaan aset Hotel Arrus di Semarang Jawa Tengah yang terkait dengan TPPU Judi Online. Terkait hal itu, Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Pol. Helfi Assegaf mengungkapkan bahwa pembangunan hotel itu berasal transaksi Judol yang dilakukan oleh pemain hingga bandar judi online, seperti Defabet, Agen138, dan Judi Bola.

Tak hanya itu, dana pembangunan hotel tersebut juga berasal dari penarikan dan penyetoran tunai dengan total transaksi sebesar Rp.40,560 miliar. Menurut Polisi, modus operandi yang dilakukan dalam kasus ini adalah semua uang hasil perjudian online ditampung dalam rekening-rekening nominee yang telah dibuat. Kemudian, dana pada rekening nominee tersebut ditempatkan, ditransfer, dilakukan penarikan secara tunai, dan ditempatkan ke rekening nominee lainnya. Brigjen Pol. Helfi menjelaskan bahwa hal tersebut dilakukan sebagai upaya pengelabuan.

Sebelumnya, Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menegaskan pentingnya pendekatan hukum yang terintegrasi dalam pemberantasan judi online. Ia menekankan bahwa penegakan hukum yang efektif harus disertai dengan pengawasan yang ketat serta kolaborasi erat antara berbagai instansi terkait, termasuk Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Menurut data yang diperoleh dari PPATK, perputaran uang yang terlibat dalam judi online di Indonesia tercatat mencapai angka yang sangat signifikan, yaitu Rp283 triliun hingga triwulan ketiga 2024. Angka ini menunjukkan bahwa judi online bukan hanya masalah kecil, melainkan ancaman serius yang membutuhkan perhatian mendalam dan penanganan komprehensif dari seluruh elemen negara.

Selain aspek penegakan hukum yang lebih kuat, pendekatan berbasis regulasi dan teknologi juga memainkan peran penting dalam memberantas judi online. Dekan Fakultas Hukum Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Laksanto Utomo, menekankan perlunya kerjasama internasional, terutama dengan negara-negara yang menjadi tempat server judi online beroperasi.

Selain itu, beliau juga menyoroti pentingnya edukasi masyarakat melalui penyuluhan untuk meningkatkan kesadaran tentang bahaya judi online, khususnya di kalangan generasi muda yang rentan terpapar.

Penggunaan teknologi canggih oleh operator judi online seringkali menjadi tantangan besar dalam penegakan hukum. Banyaknya server yang terletak di luar negeri dan akses yang dapat dilakukan melalui perangkat pribadi membuat pihak berwajib kesulitan untuk melacak transaksi dan aktivitas pemain.

Namun, Laksanto mengingatkan bahwa pengawasan yang lebih ketat terhadap nomor rekening yang digunakan untuk transaksi dapat mempersempit ruang gerak pelaku. Dalam hal ini, PPATK memiliki peran vital untuk memastikan bahwa sistem keuangan tidak dimanfaatkan untuk memperlancar jaringan judi online yang merugikan.

Lebih lanjut, Laksanto juga mengingatkan bahwa penegakan hukum yang efektif tidak dapat terwujud tanpa adanya dukungan yang kuat dari masyarakat, termasuk partisipasi aktif dalam melaporkan aktivitas mencurigakan yang dapat merugikan banyak pihak.

Tantangan moralitas dan tanggung jawab sosial juga menjadi bagian dari permasalahan yang harus dihadapi pemerintah. Anggota Komisi III DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet), menggarisbawahi bahwa judi online bukan hanya masalah hukum, tetapi juga menyangkut nilai-nilai moral yang berlaku dalam masyarakat.

Bamsoet juga mengungkapkan bahwa keterlibatan oknum aparatur negara, termasuk pegawai Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang diduga menjadi “beking” bagi situs judi online, menunjukkan pentingnya reformasi integritas di dalam tubuh pemerintah.

Bambang menjelaskan bahwa semakin mudahnya metode pembayaran, seperti penggunaan pulsa, e-wallet, dan virtual account, turut berkontribusi pada peningkatan jumlah perjudian online. Selain itu, modus pemasaran yang semakin canggih, melalui influencer, backlink situs web pemerintah, serta promosi lewat media sosial, semakin mempersulit upaya pemberantasan judi online. Dalam salah satu kasus yang berhasil diungkap, penyidik berhasil menyita uang tunai sebesar Rp73 miliar dari jaringan yang melibatkan 15 tersangka, termasuk 11 pegawai Komdigi.

Pemerintah terus bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk organisasi non-pemerintah (NGO) dan akademisi, untuk menciptakan lingkungan digital yang lebih aman dan ramah anak, yang tidak hanya menanggulangi risiko perjudian online, tetapi juga mengedukasi masyarakat mengenai penggunaan internet yang bijak.

Pemerintah Indonesia, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, menunjukkan komitmen yang kuat untuk memberantas judi online sebagai bagian dari agenda transformasi digital yang lebih luas. Penanganan masalah judi online tidak hanya menjadi tanggung jawab penegak hukum, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari seluruh elemen masyarakat, termasuk sektor swasta dan masyarakat sipil.

Dengan pendekatan yang lebih terintegrasi dan berkesinambungan, pemerintah optimis dapat menghentikan praktik perjudian online yang selama ini merugikan bangsa dan menciptakan lingkungan digital yang lebih aman bagi semua pihak.

)* Kontributor Forum Indonesia Emas

Komitmen MBG dan Single National Identity Card Menguat dalam Taklimat Presiden 

July 21, 2026

Taklimat Presiden Tegaskan Optimisme Indonesia Menuju Lumbung Pangan Dunia

July 21, 2026

Komitmen MBG dan Single National Identity Card Menguat dalam Taklimat Presiden 

By Kata IndonesiaJuly 21, 20260

Komitmen MBG dan Single National Identity Card Menguat dalam Taklimat Presiden  Oleh: Fajar Dwi Santoso Taklimat Presiden dalam Sidang Kabinet Paripurna kembali memperlihatkan arah kebijakan pemerintah yang tidak hanya berfokus pada pencapaian pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada penguatan kualitas sumber daya manusia dan reformasi tata kelola pemerintahan. Di hadapan jajaran kabinet, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunan nasional harus menyentuh persoalan mendasar masyarakat, mulai dari pemenuhan gizi anak hingga penyederhanaan birokrasi melalui digitalisasi layanan publik. Kedua agenda tersebut saling berkaitan sebagai fondasi menuju Indonesia yang lebih produktif, inklusif, dan berdaya saing. Komitmen pemerintah terhadap peningkatan kualitas generasi penerus kembali ditegaskan melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Presiden memandang program tersebut bukan sekadar kebijakan sosial, melainkan investasi jangka panjang untuk membangun sumber daya manusia unggul. Menurut Presiden, masih tingginya angka stunting dan masih adanya anak-anak yang belum memperoleh asupan makanan yang memadai menjadi alasan utama mengapa negara harus hadir secara langsung melalui program pemenuhan gizi. Presiden juga menilai berbagai kritik terhadap MBG perlu dilihat secara proporsional. Alih-alih hanya memperdebatkan besaran anggaran, perhatian publik seharusnya diarahkan pada manfaat nyata yang dirasakan masyarakat. Dalam pandangannya, indikator keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari angka makroekonomi, tetapi juga dari kemampuan pemerintah menjaga stabilitas harga pangan, memastikan pupuk tersedia bagi petani dengan harga terjangkau, serta menjamin anak-anak memperoleh makanan bergizi di sekolah. Penegasan tersebut menunjukkan bahwa pembangunan ekonomi dan pembangunan manusia merupakan dua agenda yang berjalan beriringan. Pendekatan tersebut sejalan dengan berbagai kajian internasional yang menempatkan investasi pada gizi anak sebagai salah satu instrumen paling efektif untuk meningkatkan produktivitas nasional dalam jangka panjang. Anak yang memperoleh gizi memadai sejak dini memiliki peluang lebih besar untuk tumbuh sehat, memiliki kemampuan belajar yang baik, serta menjadi tenaga kerja produktif pada masa depan. Karena itu, keberlanjutan MBG memiliki dimensi strategis yang jauh melampaui pemberian makanan semata. Pandangan serupa juga pernah disampaikan Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik Sudaryati Deyang. Ia menjelaskan bahwa fokus pemerintah tidak hanya memperluas jangkauan penerima manfaat, tetapi juga memastikan kualitas layanan, keamanan pangan, dan tata kelola program terus diperbaiki agar manfaat MBG benar-benar dirasakan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan program bergantung pada pengawasan yang baik, keterlibatan pemerintah daerah, serta sinergi dengan pelaku usaha lokal sehingga manfaat ekonomi turut mengalir ke daerah. Di sisi lain, Presiden juga memberikan penekanan kuat terhadap reformasi birokrasi sebagai prasyarat percepatan pembangunan. Ia mengakui Indonesia telah berada pada jalur pembangunan yang benar, namun efektivitas pemerintahan masih perlu terus ditingkatkan. Salah satu tantangan yang masih dihadapi adalah banyaknya regulasi yang tumpang tindih dan prosedur birokrasi yang belum sepenuhnya efisien. Karena itu, pemerintah memilih mempercepat transformasi digital melalui pengembangan GovTech serta implementasi Single National Identity Card. Gagasan ini menjadi langkah penting untuk menyederhanakan pelayanan publik yang selama ini tersebar di berbagai kementerian dan lembaga. Dengan identitas digital nasional yang terintegrasi, masyarakat diharapkan tidak lagi menghadapi proses administrasi yang berulang, sementara pemerintah dapat meningkatkan akurasi data serta efektivitas penyaluran berbagai program.…

Taklimat Presiden Tegaskan Optimisme Indonesia Menuju Lumbung Pangan Dunia

By Kata IndonesiaJuly 21, 20260

Taklimat Presiden Tegaskan Optimisme Indonesia Menuju Lumbung Pangan Dunia Oleh: Shafiq Tauqy Optimisme Indonesia menjadi…

Percepatan Infrastruktur dan Ekonomi Desa Jadi Fokus Taklimat Presiden

By Kata IndonesiaJuly 21, 20260

Percepatan Infrastruktur dan Ekonomi Desa Jadi Fokus Taklimat Presiden Jakarta – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk…

Taklimat Presiden Soroti Penguatan Infrastruktur, Pangan, dan Efisiensi BUMN

By Kata IndonesiaJuly 21, 20260

Taklimat Presiden Soroti Penguatan Infrastruktur, Pangan, dan Efisiensi BUMN Presiden Prabowo Subianto menyoroti percepatan pembangunan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.