• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Membangun Papua yang Berkelanjutan untuk Generasi Mendatang

Membangun Papua yang Berkelanjutan untuk Generasi Mendatang

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 25 October 2024

Membangun Papua yang Berkelanjutan untuk Generasi Mendatang

Oleh: Pagiai Mandowen

Pembangunan yang adil dan merata merupakan salah satu prioritas Presiden dan Wakil Presiden baru, Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka. Tak terkecuali pembangunan berkelanjutan di Papua dengan memanfaatkan kekayaan alam yang melimpah, budaya yang beragam, dan potensi sumber daya manusia di sana.

Namun, di balik keindahan alam dan kekayaan budayanya, Papua juga menghadapi berbagai tantangan, termasuk dalam aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Pembangunan yang berkelanjutan menjadi kunci untuk memastikan bahwa generasi mendatang dapat menikmati kesejahteraan yang lebih baik tanpa mengorbankan warisan alam dan budaya yang telah ada sejak lama.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Papua, Musa Isir, menegaskan pentingnya pembangunan berkelanjutan berbasis kearifan lokal. Musa menyatakan bahwa peran Lembaga Masyarakat Adat (LMA) sangat krusial dalam menyeimbangkan kebutuhan ekonomi, sosial, dan lingkungan di Papua. Dengan melibatkan masyarakat adat, stabilitas sosial dan budaya dapat tetap terjaga, sambil mendukung program-program pembangunan yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

Hal ini penting mengingat masyarakat adat Papua memiliki ikatan kuat dengan tanah dan lingkungannya. Pembangunan yang tidak memperhatikan aspek ini berpotensi menimbulkan ketegangan sosial dan merusak keseimbangan lingkungan. Oleh karena itu, kolaborasi dengan masyarakat adat bukan hanya untuk memastikan pembangunan yang berkelanjutan, tetapi juga untuk menjaga warisan budaya yang menjadi identitas Papua.

Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2019 – 2024, K.H. Ma’ruf Amin, dalam berbagai kesempatan telah memberikan perhatian khusus pada upaya pembangunan Papua. Dalam pidatonya, mantan Pemimpin Umum Nahdatul Ulama itu menyampaikan tiga pesan utama yang harus menjadi pedoman dalam memastikan pembangunan di Papua berjalan secara berkelanjutan.

Pertama, Ma’ruf Amin menekankan pentingnya memperkuat perencanaan pembangunan yang berkelanjutan, transparan, dan bertanggung jawab. Program-program yang disusun harus berdampak nyata dan memberikan solusi komprehensif. Ini berarti setiap inisiatif pembangunan harus dirancang dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat setempat dan mampu menyelesaikan masalah yang ada secara efektif dan akuntabel.

Kedua, Ma’ruf Amin menekankan pentingnya membangun kepercayaan masyarakat melalui pendekatan kultural dan keagamaan. Papua memiliki budaya yang kaya dan beragam, dengan adat istiadat yang kuat dan pengaruh agama yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari masyarakatnya. Oleh karena itu, pembangunan tidak bisa hanya dilihat dari sudut pandang fisik atau ekonomi saja, tetapi juga harus mencakup aspek sosial dan budaya. Dengan merangkul tokoh adat, agama, pemuda, dan kelompok-kelompok lokal seperti mama-mama Papua, proses pembangunan dapat berjalan dengan lebih damai dan diterima oleh masyarakat.

Ketiga, Ma’ruf mendorong percepatan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pemerintahan dan layanan publik di Papua. Dengan adanya DOB, diharapkan pengelolaan sumber daya manusia, infrastruktur pemerintahan, dan keuangan daerah dapat lebih teratur dan efektif, sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih optimal.

Selain dari arahan Ma’ruf, Deputi Bidang Pengembangan Regional Kementerian PPN/Bappenas, Tri Dewi Virgiyanti, menekankan bahwa Rencana Induk Percepatan Pembangunan Papua (RIPPP) menjadi landasan utama dalam mewujudkan Papua yang sehat, cerdas, dan produktif. Rencana ini dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara inklusif, dengan melibatkan seluruh elemen, termasuk dana Otonomi Khusus (Otsus), Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Pembangunan di Papua tidak hanya terbatas pada infrastruktur dasar, seperti jalan, bandara, dan pelabuhan, tetapi juga mencakup layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan. Dalam perencanaan pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN), upaya untuk mengatasi ketimpangan yang dihadapi wilayah timur Indonesia, terutama Papua, menjadi salah satu fokus utama pemerintahan Presiden Jokowi.

Pemerintah saat ini tengah merancang RPJMN untuk periode 2024-2029. Rencana ini akan melanjutkan berbagai capaian pembangunan dalam 10 tahun terakhir, sekaligus menyesuaikannya dengan kebutuhan baru di Papua, seperti investasi di sektor smelter, pupuk, dan pangan. Dengan demikian, diharapkan pembangunan Papua tidak hanya menyentuh aspek fisik, tetapi juga memberdayakan masyarakat secara ekonomi dan sosial.

Membangun Papua untuk generasi mendatang bukanlah tugas yang mudah. Butuh perencanaan matang, pelibatan masyarakat adat, serta komitmen dari pemerintah pusat dan daerah. Namun, jika dilakukan dengan benar, Papua dapat menjadi daerah yang mandiri, maju, dan sejahtera.

Dalam konteks ini, ajakan tersebut untuk merangkul seluruh elemen masyarakat dalam proses pembangunan sangat relevan. Pembangunan berkelanjutan tidak bisa hanya dilakukan dari atas ke bawah, tetapi juga harus melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat di semua lapisan.

Selain itu, keberhasilan pembangunan di Papua juga sangat bergantung pada upaya memperkuat kepercayaan antara pemerintah dan masyarakat. Dengan pendekatan yang menghormati kearifan lokal dan nilai-nilai budaya, diharapkan masyarakat Papua dapat merasa lebih terlibat dan memiliki dalam proses pembangunan yang terjadi di daerah mereka.

Dalam rangka mewujudkan Papua yang berkelanjutan, dukungan penuh kepada pemerintahan Prabowo-Gibran menjadi krusial. Kebijakan yang pro-pembangunan, terutama dalam hal infrastruktur dan pengembangan sumber daya manusia, akan menjadi kunci untuk mempercepat kemajuan Papua. Melalui komitmen ini, diharapkan Papua dapat menjadi daerah yang semakin sejahtera, mandiri, dan berdaya saing, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Dengan semangat kebersamaan dan kerja sama, kita semua dapat berkontribusi dalam membangun Papua yang lebih baik, bukan hanya untuk generasi saat ini, tetapi juga untuk generasi yang akan datang.

*( Penulis merupakan mahasiswa Papua tinggal di Jakarta

Tokoh Papua Dorong Penguatan Keamanan demi Lindungi Masyarakat

September 8, 2026

Tokoh Papua Serukan Perdamaian untuk Lindungi Masyarakat dan Pembangunan Berkelanjutan

September 8, 2026

Tokoh Papua Dorong Penguatan Keamanan demi Lindungi Masyarakat

By Kata IndonesiaSeptember 8, 20260

Tokoh Papua Dorong Penguatan Keamanan demi Lindungi Masyarakat PAPUA — Sejumlah tokoh masyarakat Papua mendorong…

Tokoh Papua Serukan Perdamaian untuk Lindungi Masyarakat dan Pembangunan Berkelanjutan

By Kata IndonesiaSeptember 8, 20260

Tokoh Papua Serukan Perdamaian untuk Lindungi Masyarakat dan Pembangunan Berkelanjutan PAPUA — Tokoh adat dan…

Mitigasi Erupsi Harus Berbasis Data, Bukan Ketakutan dan Informasi Liar

By Kata IndonesiaSeptember 8, 20260

Mitigasi Erupsi Harus Berbasis Data, Bukan Ketakutan dan Informasi Liar  Oleh : Radjiman Arif Aktivitas vulkanik kembali mengingatkan Indonesia bahwa hidup di kawasan cincin api menuntut kesiapsiagaan yang tinggi. Namun, kesiapsiagaan tidak sama dengan kepanikan. Ketika erupsi terjadi, masyarakat membutuhkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan agar setiap langkah perlindungan diri dilakukan berdasarkan kondisi nyata, bukan ketakutan yang dipicu oleh kabar yang belum terverifikasi. Situasi terkini terkait aktivitas Gunung Anak Krakatau menunjukkan pentingnya prinsip tersebut. Erupsi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir telah menimbulkan dampak berupa sebaran abu vulkanik dan gangguan terhadap sejumlah aktivitas masyarakat, termasuk penerbangan. Pemerintah bersama lembaga kebencanaan dan pemerintah daerah terus melakukan pemantauan serta langkah mitigasi sesuai perkembangan kondisi di lapangan. Dalam kondisi seperti ini, arus informasi di media sosial menjadi tantangan tersendiri. Video lama dapat kembali beredar seolah-olah merupakan kejadian terbaru, sementara spekulasi mengenai potensi bencana lanjutan dapat menyebar lebih cepat dibandingkan informasi resmi. Padahal, informasi yang keliru dapat memicu kepanikan, mengganggu aktivitas masyarakat, bahkan mendorong munculnya tindakan yang justru membahayakan keselamatan. Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, menekankan bahwa masyarakat perlu tetap tenang dan mengikuti perkembangan berdasarkan data resmi. Kekhawatiran terhadap potensi tsunami akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau memang menjadi perhatian pemerintah, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir Banten dan Lampung. Namun, setiap penilaian risiko harus didasarkan pada hasil pemantauan dan analisis lembaga yang memiliki kewenangan. Berton menjelaskan bahwa pemerintah terus memantau aktivitas gunung api melalui koordinasi BNPB, PVMBG, BPBD, dan unsur terkait. Berdasarkan evaluasi kondisi terkini, masyarakat diminta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, terutama mengenai isu ancaman tsunami. Pemerintah tetap meningkatkan kesiapsiagaan dengan memastikan jalur evakuasi, sarana komunikasi, titik kumpul, serta langkah perlindungan masyarakat dapat digunakan apabila terjadi perubahan kondisi. …

Pemerintah Bergerak Tangani Erupsi Anak Krakatau

By Kata IndonesiaSeptember 8, 20260

Pemerintah Bergerak Tangani Erupsi Anak Krakatau Jakarta – Pemerintah bergerak memperkuat kesiapsiagaan menyusul erupsi Gunung…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.