• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Ekonomi»Kebijakan Fiskal Mendorong Investasi Demi Perbaikan Perekonomian Nasional

Kebijakan Fiskal Mendorong Investasi Demi Perbaikan Perekonomian Nasional

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 5 May 2022

Kebijakan Fiskal Mendorong Investasi Demi Perbaikan Perekonomian Nasional

Oleh : Made Prawira

Kebijakan fiskal yang fleksibel dalam merespons gejolak pandemi Covid-19 rupanya mampu memitigasi dampak serta mendorong akselerasi pemulihan ekonomi. Kebijakan tersebut juga diharapkan dapat menarik minat investor ke Indonesia.

Kebijakan pemerintah yang kredibel dan efektif dalam menjaga stabilitas ekonomi makro rupanya membuat Standard and Poor’s selaku lembaga pemeringkat ekonomi mempertahankan peringkat layak investasi Indonesia serta merevisi outlook dari yang sebelumnya negatif menjadi stabil.

Perbaikan outlook ini diharapkan dapat menjadikan Indonesia sebagai negara yang siap berkompetisi dalam penarikan pembiayaan.
Standard and Poor’s (S&P) merevisi peringkat utang Indonesia dari BBB/outlook negatif menjadi BBB/Outlook stabil pada 28 April 2022.

Dengan demikian, Indonesia sudah mendapatkan peringkat BBB atau BAA2 dengan outlook stabil dari tiga lembaga pemeringkat dunia, yakni Fitch Rating, Moody’s dan S&P. Adapun peringkat utang Indonesia dari JCRA dan R&I tercatat berada di level yang lebih tinggi, yakni BBB+/outlook stabil.

Dalam ukuran lembaga pemeringkat efek, peringkat BBB atau BAA2 berarti surat berharga yang diterbitkan Pemerintah Indonesia berada dalam medium grade. Adapun proyeksi stabil menggambarkan posisi peringkat yang akan stabil dalam beberapa waktu ke depan sekaligis menunjukkan risiko yang berimbang.
Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Luky Alfirman berharap pemeringkat kredit Indonesia di Posisi BBB dapat membawa angin segar bagi perekonomian Indonesia ke depannya terutama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang sempat terdampak oleh pandemi Covid-19.
Di sisi lain, peningkatan outlook Indonesia menjadi stabil merupakan pengakuan atas arah perbaikan ekonomi makro yang kuat, khususnya laju pemulihan ekonomi yang relatif cepat serta penguatan signifikan pada sisi fiskal.
Saat beberapa negara menghadapi penurunan peringkat, Indonesia justru mampu mempertahankan peringkat layak investasi dan memperbaiki outlook dari negatif menjadi stabil. Peringkat dan outlook yang disematkan kepada Indonesia tentu saja diyakini dapat menjadi magnet penarik investasi di masa yang akan datang.
Perlu kita ketahui bahwa Indonesia diilai sebagai negara favorit ke-4 se Asia Tenggara yang paling disukai oleh perusahaan dari Amerika Serikat dan Eropa untuk peluang membangun atau memperluas sumber daya, penjualan atau operasi perusahaan selama enam hingga dua belas bulan ke depan.
Standard Chartered telah melakukan survei terhadap lebih dari 1000 Chief Financial Officer (CFO) dan profesional keuangan senior pada perusahaan yang memiliki omzet di atas USD 500 juta. Pada studi ini diungkapkan, sebesar 42% dari perusahaan AS dan Eropa melihat potensi pertumbuhan terbesar berada di pasar luar negeri.
Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah akan terus mendorong kemudahan berinvestasi di Indonesia melalui perbaikan sistem kemudahan berusaha. Ia meyakini peningkatan keyakinan dalam pertumbuhan lintas batas, dapat dijadikan momentum untuk meningkatkan optimisme dan kesadaran terkait reformasi yang telah dilakukan oleh Pemerintah Indonesia untuk mendukung kemudahan berusaha melalui Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.
Pemerintah juga akan terus mendorong promosi terkait kemudahan berinvestasi di Indonesia dengan mengutamakan isu investasi dan pembangunan yang berkelanjutan. Digitalisasi juga akan memiliki peranan penting dalam investasi dengan mengedepankan competitive advantage dari peluang investasi di tanah air. Selain itu, Indonesia Investment Authority (INA) juga membuka peluang investasi terutama terkait proyek Infrastruktur untuk menunjang pembangunan Indonesia yang lebih berkelanjutan.
Salah satu program pemerintah Indonesia yang saat ini dinilai menjadi daya tarik bagi para investor, yaitu pengembangan kompetensi sumber daya manusia (SDM) Industri melalui program pendidikan dan pelatihan vokasi. Program ini tentu saja akan menghasilkan sumber daya manusia yang siap kerja, sehingga para investor semakin tertarik untuk menanamkan modal di Indonesia. Peringkat ekonomi Indonesia tentu saja masih bisa mengalami kenaikan, apalagi dengan kondisi perekonomian yang semakin menunjukkan penguatan.
Investasi merupakan motor penggerak perekonomian di Indonesia, sehingga sangat penting bagi Indonesia untuk terus berupaya menjaga stabilitas politik dan ekonomi agar para investor menjadi tertarik untuk menanamkan modalnya di Indonesia. Dengan demikian bukan tidak mungkin Indonesia akan menjadi negara yang keluar dari jebakan middle income trap lalu menjadi negara maju.

)* Penulis adalah kontributor Lingkar Pers dan Mahasiswa Cikini

 

Ketahanan Energi 2027: Jalan Besar Indonesia Menuju Kemandirian Energi 

August 22, 2026

Transformasi Energi 2027 Menjadi Bukti Negara Bergerak Mengurangi Ketergantungan Impor

August 22, 2026

Ketahanan Energi 2027: Jalan Besar Indonesia Menuju Kemandirian Energi 

By Kata IndonesiaAugust 22, 20260

Ketahanan Energi 2027: Jalan Besar Indonesia Menuju Kemandirian Energi  Oleh: Hanan Alfawazi Ketahanan energi merupakan salah satu fondasi utama bagi keberlanjutan pembangunan nasional. Tanpa pasokan energi yang cukup, terjangkau, dan dapat diandalkan, pertumbuhan ekonomi, industrialisasi, pembangunan infrastruktur, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat akan menghadapi berbagai hambatan. Karena itu, arah kebijakan energi Indonesia pada 2027 memiliki arti strategis, bukan sekadar sebagai agenda sektoral, melainkan sebagai bagian dari upaya memperkuat kemandirian nasional. Kebutuhan energi terus meningkat seiring pertumbuhan ekonomi, sementara produksi minyak nasional menghadapi tekanan penurunan alamiah. Pada saat yang sama, dinamika geopolitik global membuat harga dan pasokan energi semakin sulit diprediksi. Kondisi tersebut membuat penguatan sumber energi domestik menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditunda. Dalam konteks tersebut, target lifting minyak sebesar 610 ribu barel per hari dan lifting gas sekitar 950 ribu barel setara minyak per hari dalam RAPBN 2027 menjadi salah satu instrumen penting. Target tersebut dinilai realistis oleh Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya, terutama dengan melihat peluang optimalisasi lapangan produksi yang telah ada serta pengembangan sumur-sumur baru. Namun, peningkatan lifting tidak dapat dicapai hanya dengan menetapkan target. Sektor hulu migas membutuhkan investasi, teknologi, kepastian regulasi, serta proses pengembangan lapangan yang efisien. Tantangan natural decline juga harus dihadapi secara serius karena sebagian lapangan migas nasional telah memasuki fase produksi yang matang. Anggota Dewan Energi Nasional Saleh Abdurrahman melihat masih terdapat ruang untuk menahan laju penurunan alamiah tersebut melalui optimalisasi sumur eksisting dan pengembangan sumur baru. Pengembangan wilayah frontier serta penggunaan teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR) juga menjadi bagian dari pilihan strategis untuk mempertahankan dan meningkatkan produksi nasional. Artinya, kebijakan peningkatan lifting harus ditempatkan sebagai agenda jangka panjang. Pemerintah tidak cukup hanya mengejar angka produksi dalam satu tahun anggaran, tetapi juga harus memastikan keberlanjutan investasi dan penemuan cadangan baru. Jika investasi hulu berjalan konsisten, Indonesia memiliki peluang untuk meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperkuat ekosistem industri migas nasional.…

Transformasi Energi 2027 Menjadi Bukti Negara Bergerak Mengurangi Ketergantungan Impor

By Kata IndonesiaAugust 22, 20260

Transformasi Energi 2027 Menjadi Bukti Negara Bergerak Mengurangi Ketergantungan Impor Oleh: Aziz Rahman Ketika ketidakpastian…

Pemerintah Perkuat Ketahanan Energi 2027 lewat B50, Bioetanol, dan EBT

By Kata IndonesiaAugust 22, 20260

Pemerintah Perkuat Ketahanan Energi 2027 lewat B50, Bioetanol, dan EBT JAKARTA – Pemerintah terus memperkuat…

​Bikin Terenyuh! Aksi Nyata LAZNAS Darunnajah Bikin Para “Pahlawan Jalanan” Tersenyum Lebar

By Kata IndonesiaAugust 22, 20260

Di tengah dinamika mobilitas ibu kota yang digerakkan oleh para pekerja lapangan, eksistensi petugas Penanganan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.