• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Kampanye Damai Wujudkan Pemilu Bersih dan Berkualitas

Kampanye Damai Wujudkan Pemilu Bersih dan Berkualitas

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 6 December 2023

Kampanye Damai Wujudkan Pemilu Bersih dan Berkualitas

Oleh: Aditya Pramana

Pelaksanaan kampanye Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 untuk presiden dan wakil presiden, DPR, DPRD Provinsi serta Kabupaten/kota, dan DPD RI akan dilaksanakan pada 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024. Untuk itu, para peserta Pemilu harus segera mendaftarkan susunan pelaksana dan tim kampanye.

Tidak hanya itu, pada Pemilu 2024, masing-masing peserta Pemilu perlu menyertakan jumlah media sosial yang digunakan, yaitu sebanyak 20 akun untuk setiap jenis aplikasi. Dengan isi konten berupa visi, misi, program, atau citra diri peserta Pemilu.

Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat, Hedi Ardia mengatakan, seluruh peserta Pemilu wajib menggunakan media sosial dengan sebaiknya-baiknya guna mengenalkan calon dan pendidikan politik kepada para calon pemilihnya. Dengan demikian, diharapkan tidak ada penyalahgunaan media sosial untuk menjatuhkan lawan politiknya dengan menggunakan isu SARA, penyebaran hoax, atau politik kebencian.

Namun tidak dapat dipungkiri penyebaran disinformasi di media sosial masih banyak ditemui menjelang gelaran Pemilu 2024. Ujaran kebencian, diskriminasi, disinformasi, trolling dan doxing hanya sebagian dari beragam jenis serangan daring lainnya selama Pemilu.
Targetnya tidak hanya kelompok rentan, namun juga penyelenggara Pemilu, aktivis Hak Asasi Manusia (HAM), jurnalis, dan peserta Pemilu. Tantangan mengamankan media sosial pun semakin bertambah besar dengan hadirnya kecerdasan buatan (AI). Sehingga diperlukan komitmen bersama atau multipihak untuk membangun narasi konstruktif dan inklusif dalam pelaksanaan kampanye Pemilu 2024.
Undang-Undang (UU) Pemilu telah mengatur norma mengenai larangan menggunakan isu Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA) dalam kampanye Pemilu, berikut dengan ancaman pidananya. Namun, tidak ada norma spesifik mengenai disinformasi Pemilu. Pasal 280 hanya menargetkan pelaksana kampanye, peserta Pemilu, dan tim kampanye.
Di tengah ketidakcukupan regulasi mengenai kampanye online dan media sosial, diperlukan adanya kode etik kampanye di media sosial yang mengikat peserta Pemilu dan platform media sosial. Ada tiga poin utama yang perlu menjadi komitmen yakni, pertama, menerapkan mekanisme pelaporan dan respons yang mudah digunakan untuk moderasi konten terkait Pemilu 2024. Kedua, menyediakan mekanisme moderasi konten yang melibatkan masyarakat sipil. Ketiga, menerbitkan laporan akuntabilitas moderasi konten selama tahapan Pemilu 2024. Selain itu, platform juga menjadi pihak yang harus diatur, karena platform lah yang dapat melakukan moderasi konten, dan kenyataan bahwa berbagai serangan daring terjadi di platform media sosial.
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menilai isu SARA masih menjadi isu sensitif yang masuk dalam Indeks Kerawanan Pemilu, di samping isu lain, seperti politik uang dan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN). Dalam pernyataannya, anggota Bawaslu, Lolly Suhenty, mengingatkan bahwa politisasi SARA merupakan kerawanan yang perlu diwaspadai. Sebab, politisasi SARA kerap dijadikan komoditas politik di masa kampanye pemilihan umum, sebagai contoh adalah yang terjadi pada pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017. Peristiwa serupa tidak boleh terulang kembali pada Pemilu 2024.
Dari hasil kajian Bawaslu didapatkan, ada enam provinsi yang masuk kategori berpotensi memiliki kerawanan tinggi di aspek politisasi SARA. Keenam provinsi itu adalah DKI Jakarta, Maluku Utara, Daerah Istimewa Yogyakarta, Papua Barat, Jawa Barat, dan Kalimantan Barat. Sementara di tingkat kabupaten/kota, ada 20 daerah yang masuk kategori tingkat kerawanan tinggi di isu politisasi SARA. Dari jumlah itu, lima daerah dengan kerawanan tertinggi adalah Kabupaten Intan Jaya, Kabupaten Jayawijaya, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Puncak, dan Kabupaten Kepulauan Seribu.
Indeks kerawanan di isu politisasi SARA ini dibangun dari empat indikator, yakni kampanye bermuatan SARA di media sosial, kampanye bermuatan SARA di tempat umum, penolakan calon berbasis SARA, dan kekerasan berbasis SARA. Dari empat indikator yang dipakai dalam Indeks Kerawanan Pemilu, aspek agama menjadi isu dominan yang melatarbelakangi isu politisasi SARA.
Di tingkat provinsi, misalnya, sebanyak 86 persen menunjukkan aspek agama mendominasi isu politisasi SARA pada indikator kampanye bermuatan SARA di media sosial. Angka ini relatif paling tinggi dibandingkan dengan indikator lainnya. Sementara aspek etnis justru lebih besar di tingkat provinsi pada indikator penolakan calon yang berbasis SARA. Di indikator ini sebanyak 75 persen disumbang faktor etnis, sedangkan sisanya, 25 persen, disumbang dari isu agama.
Baik agama maupun etnis memang jadi pemicu yang mudah melahirkan ketegangan. Kedua isu itu memang sangat mudah diprovokasi karena merupakan bagian dari identitas kolektif yang mampu menggerakkan suatu kelompok untuk berhadapan dengan kelompok lain. Oleh sebab itu, potensi pelaku isu politisasi SARA sebagian besar adalah para simpatisan dan pendukung yang dilakukan melalui media sosial. Fanatisme kepada sosok yang didukungnya bisa menjadi landasan bagi mereka melakukan kampanye dengan menggunakan isu SARA.
Demi mewujudkan pelaksanaan kampanye Pemilu 2024 yang damai dan tenang diperlukan kerjasama dan partisipasi aktif dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, penyelenggara pemilu, partai politik, media, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan masyarakat secara umum. Partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat dibutuhkan untuk mengawasi pelaksanaan kampanye agar tidak keluar dari batasan yang tertuang dalam UU dan kode etik kampanye. Dengan demikian dapat tercipta lingkungan yang mendukung proses demokratis Pemilu 2024 yang sehat dan bermartabat.

)* Penulis merupakan Mahasiswa Hukum Universitas Muria Kudus

 

 

Peningkatan Kontribusi Hilirisasi Membuka Peluang Penguatan Industri Nasional 

October 26, 2026

Makin Dirasakan Manfaatnya, Kontribusi Hilirisasi terhadap Investasi Meningkat

October 26, 2026

Peningkatan Kontribusi Hilirisasi Membuka Peluang Penguatan Industri Nasional 

By Kata IndonesiaOctober 26, 20260

Peningkatan Kontribusi Hilirisasi Membuka Peluang Penguatan Industri Nasional  Oleh: Bara Winatha Peningkatan kontribusi hilirisasi terhadap investasi dan ekspor membuka peluang strategis bagi penguatan industri nasional di tengah dinamika ekonomi global. Melalui pengolahan sumber daya alam di dalam negeri, Indonesia berpeluang meningkatkan nilai tambah produk, menciptakan lapangan kerja, mengembangkan teknologi, dan memperbesar penerimaan devisa. Namun, keberhasilannya tidak cukup diukur dari pertumbuhan investasi semata, melainkan juga dari kemampuan membangun industri yang produktif, kompetitif, dan berkelanjutan. Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani, menyampaikan bahwa kontribusi investasi hilirisasi mencapai 35 persen pada triwulan III 2026, meningkat dari 26 persen pada 2024. Kenaikan tersebut menunjukkan semakin besarnya peran kegiatan pengolahan dalam struktur investasi nasional sekaligus memperkuat arah pembangunan ekonomi berbasis nilai tambah. Menurut Rosan, investasi perlu menghasilkan manfaat yang lebih luas, terutama penyerapan tenaga kerja, peningkatan kemampuan teknologi, dan penguatan posisi Indonesia dalam rantai pasok global. Pengembangan industri nikel dan baterai kendaraan listrik menjadi salah satu fokus pemerintah. Dalam pelaksanaannya, keseimbangan antara ketersediaan bahan baku, kapasitas pengolahan, dan kebutuhan industri lanjutan harus dijaga agar ekspansi produksi disertai peningkatan kualitas manufaktur. Prospek hilirisasi juga tercermin dalam proyeksi ekspor yang disampaikan Dewan Ekonomi Nasional (DEN). Anggota sekaligus Sekretaris Eksekutif DEN, Septian Hario Seto, memperkirakan nilai ekspor produk hilirisasi mencapai US$50 miliar pada akhir 2026. Angka tersebut meningkat sekitar 45 persen dibandingkan capaian 2024 sebesar US$34,5 miliar. Pertumbuhan diperkirakan terutama berasal dari pengolahan nikel, aluminium, serta komponen baterai litium. Perkembangan tersebut memperlihatkan bahwa basis hilirisasi Indonesia mulai meluas. Septian memperkirakan ekspor produk aluminium mencapai US$7,2 miliar pada 2026, lebih dari dua kali lipat nilai 2024 sebesar US$3,5 miliar. Peningkatan kapasitas produksi dan rencana investasi fasilitas peleburan aluminium atau smelter menjadi faktor pendukung pertumbuhan sektor ini. Di sisi lain, industri baterai menawarkan peluang untuk memperkuat penguasaan teknologi. Indonesia mulai mengembangkan produksi komponen kendaraan listrik, termasuk anoda dan katoda, serta memiliki fasilitas pemurnian litium meskipun tidak mempunyai sumber daya litium domestik. Kondisi ini menunjukkan bahwa penguatan industri dapat ditempuh melalui kemampuan pengolahan, integrasi rantai pasok, dan kerja sama teknologi, bukan semata kepemilikan bahan mentah.…

Makin Dirasakan Manfaatnya, Kontribusi Hilirisasi terhadap Investasi Meningkat

By Kata IndonesiaOctober 26, 20260

Makin Dirasakan Manfaatnya, Kontribusi Hilirisasi terhadap Investasi Meningkat Jakarta – Hilirisasi industri semakin memperkuat perannya…

Penerimaan Negara dari Migas Diproyeksi Lampaui Target 2026

By Kata IndonesiaOctober 26, 20260

Penerimaan Negara dari Migas Diproyeksi Lampaui Target 2026 JAKARTA – Peningkatan penerimaan negara dari sektor…

Harga Minyak Menguat, Prospek Pendapatan Negara dari Migas Meningkat

By Kata IndonesiaOctober 25, 20260

Harga Minyak Menguat, Prospek Pendapatan Negara dari Migas Meningkat JAKARTA — Sektor hulu minyak dan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.