• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Hadapi Tantangan Zaman, Santri Kelas 5 dan 6 Gontor Magelang Dibekali Wawasan Hukum dan Bijak Media Sosial

Hadapi Tantangan Zaman, Santri Kelas 5 dan 6 Gontor Magelang Dibekali Wawasan Hukum dan Bijak Media Sosial

  • Kata Indonesia
  • - Sunday, 7 June 2026

Santri kelas 5 dan 6 Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Kampus 5 Darul Qiyam, Magelang, menggelar diskusi interaktif bertajuk

“Santri Berkarakter dan Berwawasan Luas”.

Acara ini diinisiasi sebagai langkah strategis untuk membekali para santri senior yang akan segera terjun ke masyarakat dengan pemahaman hukum siber serta komunikasi publik.
​
Diskusi ini menghadirkan dua alumni Gontor yang mumpuni di bidangnya masing-masing sebagai pembicara utama, yaitu Ustadz Muhammad Shobirin, S.H., M.H. (Alumni Gontor 2001) dan Ustadz Hafyz Marshal (Alumni Gontor 2008).

​Dalam sesi pertama, Ustadz Muhammad Shobirin, S.H., M.H., yang merupakan seorang pakar hukum dan advokat (lawyer) nasional, menekankan pentingnya literasi hukum di lingkungan pendidikan Islam. Menurutnya, pemahaman regulasi saat ini sudah menjadi kebutuhan primer bagi dunia pesantren.
​
“Santri dan pengelola institusi pendidikan perlu memahami betul hukum yang menaungi pesantren. Hal ini krusial sebagai bentuk mitigasi dan pencegahan terhadap berbagai potensi permasalahan hukum yang mungkin muncul di kemudian hari,” ujar Shobirin.
​
Sementara itu, Ustadz Hafyz Marshal selaku pakar komunikasi media dan public relation (hubungan masyarakat), menyoroti derasnya arus informasi di era digital. Ia mengingatkan bahwa media sosial adalah pisau bermata dua yang harus dikuasai dengan penuh tanggung jawab.
​
“Santri harus melek terhadap dampak masif media sosial. Ketika lulus dari pesantren nanti, mereka harus mampu menggunakan media sosial dengan bijak, etis, dan menjadikannya sarana dakwah yang positif, bukan sebaliknya,” jelas Hafyz.
​
Merespons jalannya diskusi, Ustadz Imam Haryadi Wakil Pengasuh PMDG Darul Qiyam Magelang menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya acara ini. Beliau menegaskan bahwa penguatan di bidang hukum dan media adalah bekal mutakhir yang sangat dibutuhkan oleh alumni pondok.

​”Santri tidak hanya cukup dibekali ilmu agama, tetapi juga harus melek hukum dan media. Dengan begitu, saat mereka menjadi alumni dan terjun langsung di tengah masyarakat, mereka bisa memanfaatkan instrumen hukum dan media secara tepat, lurus, dan membawa kemaslahatan bagi umat,” tutur Wakil Pengasuh Darul Qiyam.
​
Melalui diskusi ini, PMDG Darul Qiyam Magelang berharap dapat melahirkan pimpinan masyarakat yang tidak hanya berakar pada nilai-nilai pesantren yang kokoh (berkarakter), tetapi juga adaptif dan responsif terhadap dinamika global (berwawasan luas).
​

Sekolah Rakyat Dorong Siswa Mengembangkan Potensi dan Kepercayaan Diri

November 1, 2026

Sekolah Rakyat Perkuat Karakter dan Kemandirian Anak Prasejahtera

November 1, 2026

Sekolah Rakyat Dorong Siswa Mengembangkan Potensi dan Kepercayaan Diri

By Kata IndonesiaNovember 1, 20260

Sekolah Rakyat Dorong Siswa Mengembangkan Potensi dan Kepercayaan Diri *Jakarta* – Sekolah Rakyat mendorong siswa…

Sekolah Rakyat Perkuat Karakter dan Kemandirian Anak Prasejahtera

By Kata IndonesiaNovember 1, 20260

Sekolah Rakyat Perkuat Karakter dan Kemandirian Anak Prasejahtera Jakarta – Program Sekolah Rakyat tidak hanya…

Bantuan Pangan Jelang Nataru Disalurkan Cepat dan Tepat Sasaran

By Kata IndonesiaNovember 1, 20260

Bantuan Pangan Jelang Nataru Disalurkan Cepat dan Tepat Sasaran Oleh : Rivka Mayangsari Pemerintah mempercepat…

Pemerintah Percepat Bantuan Pangan untuk 33,2 Juta Keluarga

By Kata IndonesiaOctober 31, 20260

Pemerintah Percepat Bantuan Pangan untuk 33,2 Juta Keluarga JAKARTA – Pemerintah percepat penyaluran bantuan pangan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.