• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Gen Z Bali Berikan Dukungan Penuh Ganjar Pranowo di Pilpres 2024

Gen Z Bali Berikan Dukungan Penuh Ganjar Pranowo di Pilpres 2024

  • Kata Indonesia
  • - Monday, 3 July 2023

Gen Z Bali Berikan Dukungan Penuh Ganjar Pranowo di Pilpres 2024

Bali – Sebanyak seribu pemuda terlihat sangat antusias saat bertemu secara langsung dengan Ganjar Pranowo di Bali. Mereka memberikan dukungan penuh untuk kemenangan Capres dari PDI Perjuangan itu dalam Pilpres 2024 mendatang.

Diketahui bahwa pemimpin yang identik dengan rambut putihnya itu telah melakukan pertemuan dengan para Gen Z di Kebon Vintage Cars Balik Classic, Denpasar, beberapa waktu yang lalu.

Kemudian, di lokasi acara tampak telah dipenuhi oleh tidak kurang hingga 1.000 (seribu) orang, yang mana sebagian besarnya didominasi oleh para anak muda berusia 17 hingga 28 tahun.

Ketika Ganjar Pranowo tiba di lokasi, dirinya langsung disambut oleh para anak muda itu dengan antusiasme yang sangat tinggi.

Banyak diantara mereka juga mengajak Gubernur Jawa Tengah tersebut untuk berfoto bersama hingga meminta tanda tangan.

Sebagai informasi, bahwa Acara MABAR (Maju Bersama Ganjar) merupakan sebuah agenda untuk mendengarkan keinginan dan juga berbagai harapan dari para Gen Z tersebut.

Terdapat pula sejumlah tokoh muda yang turut melakukan dialog dengan kader PDI Perjuangan itu, diantaranya adalah Putri Lingkungan Hidup 2020/Enviromentalist, Putu Ayu Saraswati.

Lalu terdapat Musisi Bali/Pemrakarsa Anugerah Musik Bali, Gede Bagus; GenZ & Viral Enviromental Activist, Pancawara Grup dan Youtuber, David Allen.

Dalam acara tersebut, Ganjar kemudian sempat meminta para pemuda itu menceritakan apa yang mereka lakukan hingga bagaimana aspirasi yang hendak mereka sampaikan.

Salah satu pemuda di sana menyampaikan bahwa memang fokus dari para pemuda, khususnya adalah dalam hal regenerasi pelaku industri nasional termasuk di Bali.

Bukan hanya itu, namun mereka juga terus berjuang agar hak cipta karya kreatif yang mereka miliki bisa dilindungi sehingga nantinya para pelaku industri kreatif bisa lebih sejahtera.

Terkait dengan bagaimana aspirasinya, mereka mengungkapkan bahwa sebenarnya sangat ingin dilibatkan dalam berbagai kegiatan pemerintah.

Selain itu, mereka juga ingin agar negara bisa memberikan pengakuan akan profesi pelaku industri kreatif, yang mana nantinya akan berimbas sehingga pihak perbankan bisa bersedia memberikan kredit untuk para anak muda.

Pasalnya, untuk saat ini sendiri seolah pelaku industri kreatif seolah dianggap bukan merupakan profesi yang menjanjikan masa depan.

“Kalau sekarang, jadi seniman itu dianggap bukan masa depan. Padahal di luar negeri, 70 persen penguasa ekonomi itu dari industri kreatif. Jadi ada pengakuan profesi,” kata Gede Bagus.

Mendengarkan permintaan tersebut, kemudian Ganjar Pranowo langsung bergerak cepat dan berinisiatif menghubungi Gubernur Bali, I Wayan Koster.

“Jadi kalau anak muda ini butuh fasilitas, bisa diberikan?” tanya Capres tersebut.

“Bisa,” jawab Koster.

“Iya, nanti saya undang kerja sama,” tambahnya.

***

Peningkatan Kontribusi Hilirisasi Membuka Peluang Penguatan Industri Nasional 

October 26, 2026

Makin Dirasakan Manfaatnya, Kontribusi Hilirisasi terhadap Investasi Meningkat

October 26, 2026

Peningkatan Kontribusi Hilirisasi Membuka Peluang Penguatan Industri Nasional 

By Kata IndonesiaOctober 26, 20260

Peningkatan Kontribusi Hilirisasi Membuka Peluang Penguatan Industri Nasional  Oleh: Bara Winatha Peningkatan kontribusi hilirisasi terhadap investasi dan ekspor membuka peluang strategis bagi penguatan industri nasional di tengah dinamika ekonomi global. Melalui pengolahan sumber daya alam di dalam negeri, Indonesia berpeluang meningkatkan nilai tambah produk, menciptakan lapangan kerja, mengembangkan teknologi, dan memperbesar penerimaan devisa. Namun, keberhasilannya tidak cukup diukur dari pertumbuhan investasi semata, melainkan juga dari kemampuan membangun industri yang produktif, kompetitif, dan berkelanjutan. Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani, menyampaikan bahwa kontribusi investasi hilirisasi mencapai 35 persen pada triwulan III 2026, meningkat dari 26 persen pada 2024. Kenaikan tersebut menunjukkan semakin besarnya peran kegiatan pengolahan dalam struktur investasi nasional sekaligus memperkuat arah pembangunan ekonomi berbasis nilai tambah. Menurut Rosan, investasi perlu menghasilkan manfaat yang lebih luas, terutama penyerapan tenaga kerja, peningkatan kemampuan teknologi, dan penguatan posisi Indonesia dalam rantai pasok global. Pengembangan industri nikel dan baterai kendaraan listrik menjadi salah satu fokus pemerintah. Dalam pelaksanaannya, keseimbangan antara ketersediaan bahan baku, kapasitas pengolahan, dan kebutuhan industri lanjutan harus dijaga agar ekspansi produksi disertai peningkatan kualitas manufaktur. Prospek hilirisasi juga tercermin dalam proyeksi ekspor yang disampaikan Dewan Ekonomi Nasional (DEN). Anggota sekaligus Sekretaris Eksekutif DEN, Septian Hario Seto, memperkirakan nilai ekspor produk hilirisasi mencapai US$50 miliar pada akhir 2026. Angka tersebut meningkat sekitar 45 persen dibandingkan capaian 2024 sebesar US$34,5 miliar. Pertumbuhan diperkirakan terutama berasal dari pengolahan nikel, aluminium, serta komponen baterai litium. Perkembangan tersebut memperlihatkan bahwa basis hilirisasi Indonesia mulai meluas. Septian memperkirakan ekspor produk aluminium mencapai US$7,2 miliar pada 2026, lebih dari dua kali lipat nilai 2024 sebesar US$3,5 miliar. Peningkatan kapasitas produksi dan rencana investasi fasilitas peleburan aluminium atau smelter menjadi faktor pendukung pertumbuhan sektor ini. Di sisi lain, industri baterai menawarkan peluang untuk memperkuat penguasaan teknologi. Indonesia mulai mengembangkan produksi komponen kendaraan listrik, termasuk anoda dan katoda, serta memiliki fasilitas pemurnian litium meskipun tidak mempunyai sumber daya litium domestik. Kondisi ini menunjukkan bahwa penguatan industri dapat ditempuh melalui kemampuan pengolahan, integrasi rantai pasok, dan kerja sama teknologi, bukan semata kepemilikan bahan mentah.…

Makin Dirasakan Manfaatnya, Kontribusi Hilirisasi terhadap Investasi Meningkat

By Kata IndonesiaOctober 26, 20260

Makin Dirasakan Manfaatnya, Kontribusi Hilirisasi terhadap Investasi Meningkat Jakarta – Hilirisasi industri semakin memperkuat perannya…

Penerimaan Negara dari Migas Diproyeksi Lampaui Target 2026

By Kata IndonesiaOctober 26, 20260

Penerimaan Negara dari Migas Diproyeksi Lampaui Target 2026 JAKARTA – Peningkatan penerimaan negara dari sektor…

Harga Minyak Menguat, Prospek Pendapatan Negara dari Migas Meningkat

By Kata IndonesiaOctober 25, 20260

Harga Minyak Menguat, Prospek Pendapatan Negara dari Migas Meningkat JAKARTA — Sektor hulu minyak dan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.