• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Gedung Baru AMANAH Menyediakan Sarana Lengkap untuk Mendukung Program Presiden Jokowi dalam Pengembangan Ekonomi Kreatif

Gedung Baru AMANAH Menyediakan Sarana Lengkap untuk Mendukung Program Presiden Jokowi dalam Pengembangan Ekonomi Kreatif

  • Kata Indonesia
  • - Monday, 30 September 2024

Gedung Baru AMANAH Menyediakan Sarana Lengkap untuk Mendukung Program Presiden Jokowi dalam Pengembangan Ekonomi Kreatif

Oleh: Qari Dien Permata

Presiden Joko Widodo (Jokowi) terus mendukung pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia khususnya Aceh. Sebagai upaya dari dukungan tersebut, Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (AMANAH) meresmikan gedung baru yang dilengkapi dengan berbagai sarana pendukung. Gedung ini diharapkan menjadi pusat inovasi dan pengembangan bagi generasi milenial Aceh, yang didorong untuk mengambil peran dalam pertumbuhan ekonomi kreatif daerah.

Gedung baru AMANAH menyediakan berbagai fasilitas canggih yang dirancang khusus untuk menunjang kreativitas generasi muda Aceh. Fasilitas-fasilitas ini mendukung berbagai program pelatihan dan kolaborasi di berbagai bidang, termasuk konten digital, musik, produksi audio, membuat robot, dan lainnya. Ruang podcast di Gedung AMANAH terbagi menjadi dua bagian, yaitu studio syuting di depan dan ruang operator di belakang untuk mengatur audio, switcher kamera, serta perekaman dan penyiaran secara daring. Fasilitas ini didesain dengan peralatan profesional, termasuk kamera, komputer, dan tata pencahayaan yang estetik, memungkinkan produksi konten podcast berkualitas tinggi.

Salah satu pengelola fasilitas ini, Thamlica, optimis bahwa fasilitas ini akan mendorong anak muda Aceh untuk lebih kreatif dalam memproduksi konten digital. Dengan adanya ruang podcast ini, mereka berharap dapat menyalurkan berbagai ide dan gagasan yang kreatif serta mengangkat isu-isu yang relevan di masyarakat.

AMANAH juga memfasilitasi generasi muda Aceh untuk berkarya di bidang musik dan audio production. Studio musik ini terbuka bagi para pemuda Aceh yang ingin ngeband atau memproduksi lagu sendiri, dan dilengkapi untuk berbagai kebutuhan seperti voice over, dubbing, rekaman lagu, dan produksi audio lainnya. Ruangannya mencakup beberapa bagian seperti ruang rehearsal, ruang vokal, dan ruang monitoring, semuanya dirancang secara profesional.

Salah satu peserta pelatihan Ridho, menyatakan bahwa untuk pertama kalinya, anak-anak Aceh bisa menikmati studio rekaman yang mempunyai alat-alat yang sangat memadai, bahkan cukup profesional. Ridho menambahkan bahwa fasilitas yang ada di Gedung AMANAH, terutama di bidang audio production, adalah yang paling maju dan lengkap di Aceh saat ini. Keberadaan studio musik ini sangat membantu para pelaku audio production lokal untuk menghasilkan karya yang lebih profesional.

AMANAH tidak hanya menyediakan fasilitas, tetapi juga menghadirkan pelatihan intensif yang dibimbing oleh instruktur profesional dari Jakarta. Mereka mengajarkan teknik produksi audio dan penggunaan optimal dari peralatan canggih yang tersedia di studio. Dengan demikian, para peserta pelatihan dapat menguasai keterampilan teknis yang dibutuhkan untuk produksi audio dan musik berkualitas tinggi. Pelatihan ini memberikan wawasan dan keterampilan baru bagi peserta untuk menghadapi tantangan di dunia musik dan audio.

Selain itu, di tengah tantangan yang dihadapi mahasiswa di bidang sains dan teknologi, Gedung AMANAH muncul sebagai solusi bagi generasi muda Aceh. Dekan Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Ar Raniry, Dr. Ir. M Dirhamsyah, MT, IPU, menyampaikan bahwa salah satu tantangan besar yang dihadapi oleh mahasiswa adalah kurangnya peralatan laboratorium yang memadai. Hal ini menghambat proses belajar mengajar dan pengembangan penelitian yang seharusnya dapat dilakukan oleh para mahasiswa. Keterbatasan informasi yang sering kali terlambat juga menjadi masalah tersendiri. Para mahasiswa tidak jarang merasa tertekan karena mereka harus mengejar ketertinggalan dalam hal perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat cepat.

Oleh karena itu, Dirhamsyah menekankan pentingnya kehadiran pakar-pakar dari AMANAH yang dapat direkrut untuk mengajar dan memberikan bimbingan kepada mahasiswa. Dengan adanya kolaborasi ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan teoritis tetapi juga praktis yang akan sangat berguna ketika mereka terjun ke dunia kerja.

Kehadiran Gedung AMANAH diharapkan dapat menjembatani kesenjangan ini dengan adanya fasilitas laboratorium dan ruang kerja yang dilengkapi peralatan modern. Dengan dukungan fasilitas yang memadai, mahasiswa dapat berkolaborasi dengan AMANAH, memanfaatkan peralatan yang tersedia, dan menjalin hubungan dengan para ahli yang dapat membimbing mereka dalam pengembangan produk teknologi yang lebih baik. Dirhamsyah percaya bahwa dengan adanya kolaborasi ini, generasi muda Aceh tidak hanya akan lebih siap untuk menghadapi tantangan di dunia kerja, tetapi juga dapat berkontribusi secara signifikan dalam meningkatkan ekonomi daerah mereka.

Dengan berbagai fasilitas yang tersedia di gedung baru AMANAH, generasi milenial Aceh diharapkan dapat memainkan peran yang lebih signifikan dalam pengembangan ekonomi kreatif. Gedung ini menjadi simbol dari komitmen untuk menciptakan ruang bagi inovasi, kolaborasi, dan pemberdayaan anak muda dalam berbagai bidang kreatif.

Gedung baru AMANAH dengan fasilitas yang memadai memberikan dukungan yang sangat diperlukan bagi generasi muda Aceh untuk berkembang di sektor ekonomi kreatif. Fasilitas tersebut diharapkan dapat memfasilitasi terciptanya inovasi dan kolaborasi kreatif. Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan berbagai pihak, AMANAH optimistis bahwa generasi milenial Aceh akan mampu berkontribusi dalam membawa ekonomi kreatif daerah menuju masa depan yang lebih cerah.

  • )* Anggota Komunitas Kreatif Aceh

Kasus Penembakan Aceh Jadi Perhatian, Perlindungan Warga Diutamakan

November 8, 2026

Pembahasan UMP 2027 Didorong Sejalan dengan Penguatan UU Ketenagakerjaan

November 8, 2026

Kasus Penembakan Aceh Jadi Perhatian, Perlindungan Warga Diutamakan

By Kata IndonesiaNovember 8, 20260

Kasus Penembakan Aceh Jadi Perhatian, Perlindungan Warga Diutamakan Oleh: Damar Setiawan Pemerintah terus menunjukkan komitmen…

Pembahasan UMP 2027 Didorong Sejalan dengan Penguatan UU Ketenagakerjaan

By Kata IndonesiaNovember 8, 20260

Pembahasan UMP 2027 Didorong Sejalan dengan Penguatan UU Ketenagakerjaan Jakarta – Pembahasan penetapan Upah Minimum…

UMP 2027 Menjaga Keseimbangan Upah Layak dan Keberlanjutan Usaha

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

UMP 2027 Menjaga Keseimbangan Upah Layak dan Keberlanjutan Usaha Oleh: Anggi Kurniawan Penyusunan kebijakan Upah…

UU Ketenagakerjaan dan UMP 2027 Menjadi Jalan Memperkuat Kesejahteraan Buruh

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

UU Ketenagakerjaan dan UMP 2027 Menjadi Jalan Memperkuat Kesejahteraan Buruh Oleh: Mega Triyana Pembahasan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2027 menjadi momentum penting untuk memperkuat perlindungan dan kesejahteraan pekerja melalui kebijakan pengupahan yang lebih terarah. Kehadiran undang-undang ketenagakerjaan yang baru diharapkan memberikan landasan lebih kuat bagi pemerintah dalam memastikan hak-hak pekerja terlindungi. Penetapan upah minimum juga perlu memperhatikan perkembangan kebutuhan hidup masyarakat, daya beli, serta kemampuan dunia usaha agar peningkatan kesejahteraan dapat berlangsung secara berkelanjutan. Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan mulai mempersiapkan berbagai aspek yang menjadi dasar penetapan UMP 2027. Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menyampaikan bahwa formula pengupahan tahun mendatang akan mengacu pada undang-undang perlindungan ketenagakerjaan yang baru disahkan DPR pada 6 Oktober 2026. Regulasi ini menjadi bagian penting dalam memperkuat kepastian hukum sekaligus memberikan pedoman bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan pengupahan. Dengan landasan hukum yang diperbarui, penetapan upah diharapkan semakin memperhatikan keseimbangan antara perlindungan pekerja dan keberlangsungan kegiatan ekonomi. Salah satu aspek yang menjadi perhatian pemerintah adalah kebutuhan hidup layak (KHL) sebagai pertimbangan dalam menentukan besaran upah minimum. Yassierli menjelaskan bahwa pemerintah sedang menghitung estimasi KHL dengan memanfaatkan data yang dihimpun dan dievaluasi oleh kementerian serta lembaga terkait. Penghitungan ini diperlukan untuk memperoleh gambaran mengenai kebutuhan riil pekerja dalam memenuhi kehidupan sehari-hari. Komponen kebutuhan tersebut mencakup pangan, tempat tinggal, transportasi, pendidikan, kesehatan, hingga kebutuhan rumah tangga yang terus mengalami perkembangan. Penempatan KHL dalam pembahasan UMP menunjukkan bahwa kebijakan pengupahan tidak semata-mata berorientasi pada persentase kenaikan tahunan. Upah minimum memiliki keterkaitan langsung dengan kemampuan pekerja memenuhi kebutuhan dasar dan mempertahankan kualitas hidup keluarganya. Penghasilan yang lebih layak dapat memberikan ruang bagi pekerja untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak, memperoleh layanan kesehatan, serta membangun ketahanan ekonomi rumah tangga. Oleh karena itu, penghitungan kebutuhan hidup perlu menjadi pertimbangan substantif agar kebijakan pengupahan memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara nyata. Pembahasan kebijakan juga dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur melalui mekanisme kelembagaan yang telah ditetapkan. Yassierli menyampaikan bahwa prosesnya akan dimulai melalui Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit Nasional sebelum berlanjut ke Dewan Pengupahan Nasional. Selanjutnya, masukan dari Dewan Pengupahan Daerah menjadi bagian dari pertimbangan gubernur dalam menetapkan besaran UMP di masing-masing wilayah. Mekanisme ini memberikan ruang bagi pemerintah, pengusaha, dan pekerja untuk menyampaikan pandangan berdasarkan kepentingan serta kondisi yang mereka hadapi. Dari kalangan pekerja, usulan kenaikan UMP 2027 sebesar 7,5 hingga 9,5 persen telah disampaikan oleh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bersama Partai Buruh. Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Pekerja, Said Iqbal, juga menyampaikan pandangan mengenai kebutuhan peningkatan upah minimum pada tahun mendatang. Simulasi yang mempertimbangkan inflasi dan pertumbuhan ekonomi menghasilkan perkiraan kenaikan sekitar 7,8 persen berdasarkan asumsi yang digunakan. Masukan dari kalangan pekerja menjadi bagian penting karena buruh merupakan kelompok yang merasakan langsung dampak perubahan harga kebutuhan pokok dan biaya hidup.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.