• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Dukung Pemerintah Pulihkan Bencana, SPPG Ponpes Nurul Ikhlas X Koto Tanah Datar, Salurkan Bantuan Makanan Untuk Masyarakat Terdampak Galodo di Malalo

Dukung Pemerintah Pulihkan Bencana, SPPG Ponpes Nurul Ikhlas X Koto Tanah Datar, Salurkan Bantuan Makanan Untuk Masyarakat Terdampak Galodo di Malalo

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 27 November 2025

Dalam upaya membantu meringankan beban korban bencana alam yang terjadi di Malalo, Tanah Datar, Sumatera Barat, SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi).

Pesantren Nurul Ikhlas Padang Panjang telah meluncurkan program bantuan makanan darurat. Bantuan ini bertujuan untuk memberikan dukungan kepada masyarakat yang terkena dampak bencana Galodo yang memengaruhi kehidupan banyak orang di wilayah tersebut.

Bencana Galodo telah menyebabkan kerugian besar baik dari segi infrastruktur maupun kebutuhan pangan masyarakat. Dihadapkan pada situasi ini, SPPG Pesantren Nurul Ikhlas berkomitmen untuk berkontribusi melalui inisiatif berbagi kasih, yaitu penggalangan dana dan distribusi makanan yang sesuai dengan kebutuhan dasar para korban.

Direktur KMI Pesantren Nurul Ikhlas Padang Panjang Abdillah El Zakir menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pendidikan karakter bagi para santri, khususnya dalam menanamkan nilai kepedulian sosial, empati, dan semangat berbagi kepada sesama.

“Kami ingin para santri tidak hanya unggul dalam ilmu agama dan akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban saudara-saudara kita di Malalo,” ujarnya.

“Kami merasa berkewajiban untuk membantu sesama, terutama di saat-saat sulit seperti ini. Kami berharap bantuan yang kami berikan dapat sedikit meringankan kesulitan yang dialami oleh saudara-saudara kita di Malalo,” tegasnya.

“Kami mendukung Program Presiden Prabowo agar Dapur MBG segera menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terkena bencana,” jelasnya.

Bantuan yang diberikan terdiri dari berbagai kebutuhan makanan pokok yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan harian para korban bencana dalam masa darurat.

Masyarakat Malalo menyambut bantuan tersebut dengan penuh rasa haru dan terima kasih. Mereka berharap kepedulian dari berbagai pihak terus mengalir hingga proses pemulihan pasca-bencana dapat berjalan dengan baik.

Pesantren Nurul Ikhlas Padang Panjang berkomitmen untuk terus hadir dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan, sebagai bagian dari dakwah bil hal dan pengabdian kepada masyarakat.

Pemerintah Libatkan Sekolah dan Keluarga Bangun Literasi Gizi Lewat MBG

August 30, 2026

Megaproyek PLTS: Indonesia Berani Menjemput Masa Depan Energi Bersih 

August 30, 2026

Pemerintah Libatkan Sekolah dan Keluarga Bangun Literasi Gizi Lewat MBG

By Kata IndonesiaAugust 30, 20260

Pemerintah Libatkan Sekolah dan Keluarga Bangun Literasi Gizi Lewat MBG JAKARTA — Pemerintah mendorong Program…

Megaproyek PLTS: Indonesia Berani Menjemput Masa Depan Energi Bersih 

By Kata IndonesiaAugust 30, 20260

Megaproyek PLTS: Indonesia Berani Menjemput Masa Depan Energi Bersih  Oleh: Catur Ronggo Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt peak (GWp) yang diluncurkan Presiden Prabowo Subianto di Bali pada 25 Agustus 2026 layak dibaca sebagai salah satu langkah konkrit dalam membangun kemandirian energi. Target tersebut bukan sekadar menambah kapasitas pembangkit, tetapi juga menunjukkan perubahan cara pandang pemerintah: energi bersih ditempatkan sebagai instrumen ketahanan nasional, penguatan industri, penciptaan lapangan kerja, dan pengurangan ketergantungan pada energi fosil. Presiden Prabowo menargetkan pembangunan PLTS 100 GWp dapat diselesaikan dalam tiga tahun. Tenggat agresif menunjukkan pemerintah ingin mempercepat eksekusi, bukan membiarkan transisi energi berhenti pada dokumen perencanaan. Target itu sekaligus menjadi tantangan koordinasi bagi kementerian, PLN, pelaku usaha, dan seluruh ekosistem energi nasional untuk mengubah potensi surya Indonesia menjadi kapasitas listrik yang nyata. Pilihan energi surya memiliki dasar yang kuat. Pemerintah mencatat potensi energi surya Indonesia mencapai sekitar 3.294 GWp, sementara kapasitas terpasang hingga April 2026 baru sekitar 1,5 GWp. Kesenjangan tersebut memperlihatkan besarnya ruang yang masih dapat dimanfaatkan. Karena itu, megaproyek 100 GWp bukan hanya proyek infrastruktur, melainkan upaya mengubah sumber daya alam yang selama ini belum optimal dimanfaatkan menjadi kekuatan ekonomi dan energi nasional. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memperkirakan kebutuhan investasi untuk keseluruhan program mencapai sekitar 73 miliar dolar AS atau lebih dari Rp1.140 triliun. Nilai tersebut memang sangat besar, tetapi harus dilihat sebagai investasi jangka panjang untuk memperkuat fondasi energi nasional. Bahlil juga memperkirakan program ini dapat menciptakan sekitar 5,52 juta lapangan kerja dan menghasilkan efisiensi subsidi energi hingga Rp73,9 triliun setiap tahun. Dengan demikian, belanja pembangunan diarahkan untuk menghasilkan manfaat ekonomi yang lebih luas. Besarnya kebutuhan investasi juga membuka ruang kolaborasi antara negara dan sektor swasta. Pemerintah menyiapkan skema Independent Power Producer bagi investor yang mampu menawarkan harga listrik kompetitif. Apabila tidak terdapat penawaran yang memenuhi prinsip efisiensi, pemerintah menyiapkan opsi pembangunan melalui Danantara. Pola ini menunjukkan negara tetap memegang kendali strategis, sekaligus membuka kesempatan bagi modal dan kemampuan usaha untuk mempercepat pembangunan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa pembangunan dilakukan bertahap agar pelaksanaan dapat dikawal secara terukur. Tahap awal diarahkan pada 17 GWp, dilanjutkan 18 GWp, kemudian sekitar 35 GWp pada fase berikutnya, sementara kapasitas sisanya akan ditetapkan melalui tahapan lanjutan. Peta jalan tersebut penting karena proyek sebesar 100 GWp membutuhkan kesiapan lahan, jaringan transmisi, pembiayaan, teknologi penyimpanan, serta koordinasi lintas sektor.…

PLTS 100 GWp, Lompatan Peradaban Energi Indonesia

By Kata IndonesiaAugust 29, 20260

PLTS 100 GWp, Lompatan Peradaban Energi Indonesia Oleh : Radjiman Arif Indonesia sedang memasuki babak…

Daulat Energi Mendekat, Megaproyek PLTS Disiapkan Serap 5,52 Juta Tenaga Kerja

By Kata IndonesiaAugust 29, 20260

Daulat Energi Mendekat, Megaproyek PLTS Disiapkan Serap 5,52 Juta Tenaga Kerja JAKARTA – Pemerintah di…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.