Di makam Ir Soeratin yang merupakan ketua umum pertama PSSI, Ketua Umum Masyarakat Sepak Bola Indonesia (MSBI) Sarman El Hakim mengingatkan Presiden Prabowo usia PSSI genap 100 tahun di tahun 2030.

“Ini momentum luar biasa, 5 tahun lagi PSSI akan genap berusia 100 tahun, sebuah tonggak sejarah jika Presiden Prabowo ingin mencatatkan namanya sebagai Presiden yang dapat menyelamatkan Sepak Bola secara utuh dan menyeluruh. Seperti yang kita lihat banyak anomali terjadi di tubuh PSSI saat ini dan akhirnya berdampak buruk untuk Sepak Bola Indonesia baik prestasi maupun pembinaannya, tentu banyak yang harus dibenahi,” jelas Sarman saat mengunjungi makam Ir Soeratin di Bandung (17/4).
Ia menjelaskan, salah satu kesalahan fatal pengurus PSSI saat ini adalah tidak mendaftarkannya kembali Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia 2034.

“Pengurus PSSI telah mengkhianati tujuan utama mereka sebagai federasi dengan tidak mendaftarkan kembali Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia 2034, dengan segala kemampuan yang kita miliki sudah sepantasnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia,” ujar Sarman dalam keterangan persnya.

Turut melakukan aksi di Bandung, Sarman membentangkan spanduk bertuliskan Menuju Satu Abad 1930-2030 Sepak Bola Nasional Indonesia sebagai sebuah bentuk simbolis pengingat untuk Presiden Prabowo.