Di Bawah Langit Azerbaijan

39

OLEH: Bastian Zulyeno
Baku, Azerbaijan 7 Juni 2018

Biru ombak menari dalam tumpahan banjir Nabi Nuh
Bergelombang barisan kokoh gunung Kaukasus
Dan kuhirup udara hamparan sabana khas Asia tengah

Dari sini dimulai kisah Laila dan Majnun
Di sini Khusrow menyatkan cinta pada Shirin
Di sini pula Nizhami menoreh tujuh jelitanya

Advertisement

Pagi tadi Kawanan burung menyapa pagiku
Merobek keasinganku
Aku datang dari negeri yang pernah kalian singgah

Aku sudah lama kenal negeri ini
Dari puisi cinta yang langit bisikkan dalam hidupku
Tapi kakiku baru kali ini menginjak tanahnya

Di sini juga rasa itu sempat hadir
dihembus angin tropis menepis ke hati
Tapi ku sadar rasa itu hanya buih di tengah laut Kaspia biarkan lebur bersama mutiara Caviar

Langit sama dengan bintang yang beda
Kini malam mulai tegak beranjak menyusup ke tengah sejuknya mimpi indah

Merajut langkah pengembaraan
Menatap hari dengan beban bekal yang kudapat

Selamat jalan langit Kaukasus
Temui aku dalam pengabdian
Indahmu ku kenang selalu, karena telah ku jamah setiap rasa dari yang maha indah.

Ramah tanahmu
Wangi pagimu
Cantik bungamu
Ku puji Kau karena ciptaanMu.

 

Info Lomba Terbaru