• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Khazanah»Demi Menghindari Bullying, Ponpes Darul Amanah Kendal Siap Hadirkan Psikolog

Demi Menghindari Bullying, Ponpes Darul Amanah Kendal Siap Hadirkan Psikolog

  • Kata Indonesia
  • - Sunday, 26 January 2025

Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah Terpilih, Taj Yasin Maimoen, menegaskan bahwasanya pondok pesantren tidak menerima aksi kekerasan apapun dalam kegiatan keseharian dan belajar mengajar.

Sosok yang akrab disapa Gus Yasin tersebut mengungkapkan bahwa pondok pesantren di jawa tengah dengan keragamannya supaya menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai2 tradisi dan kekhasannya dengan uswah dari sosok pengasuh yang melekat,sehingga dapat menjadi tren yang diikuti oleh pondok pesantren di seluruh Indonesia.

“Sehingga kali ini ada pembahasan bagaimana pondok pesantren ada tren bahwa pondok pesantren berkomitmen menjaga marwahnya,sehingga selalu mengedepankan uswah hasanah” kata sosok yang akrab disapa Gus Yasin di acara ‘Naharul Ijtima’ RMI PWNU Jawa Tengah, di Pondok Pesantren Darul Amanah Kendal, Jawa Tengah pada Sabtu 25 Januari 2025.

Untuk melawan aksi bullying,kekerasan Gus Yasin berharap setiap pondok pesantren memiliki manajemen dalam menangani permasalahan anak remaja tersebut. Di dalam acara itu, Gus Yasin menyerap aspirasi dari setiap perwakilan pesantren dan nantinya di harapkan akan jadi pedoman dari hasil pembahasan acara tersebut.

“Yang nantinya saya juga mengikuti ada modulnya sebagai pedoman yang nanti dibawa ke pondok=pondok pesantren untuk mengatasi masalah tersebut, akan ada pendampingan, bahkan nanti akan ada ahli=ahli dalam psikolog dan sebagainya untuk mengatasi bullying dan kekerasan di pesantren,” kata dia.

Di saat bersamaan, Pimpinan Pondok Pesantren Darul Amanah, KH. Muhammad Fatwa, M.Pd menyampaikan dukungannya mengenai wacana pendampingan pondok pesantren dengan psikolog dan psikiater. Menurutnya pendampingan tersebut harus dilakukan demi mencegah terjadinya aksi kekerasan yang saat ini ramai menjadi isu bagi kalangan remaja di berbagai institusi pendidikan.

“Pendampingan dan psikolog sangat diperlukan agar pengentasan masalah bullying dapat diselesaikan dan tidak menjadi momok dan permasalahan bagi pesantren,” kata Kiai Fatwa.

Dia menyampaikan bahwa penanganan permasalahan bullying dan kekerasan merupakan tanggungjawab bersama untuk berkontribusi dalam pembangunan Indonesia.

“Para Kyai, Bu Nyai Pengasuh Pesantren se Jawa Tengah berkomitmen menyiapkan para santri untuk siap berkontribusi di tengah masyarakat sehingga pesantren tidak dilihat dari sebelah mata,” ungkap Kiai Fatwa.

Dalam kesempatan yang sama, para pengasuh pesantren seluruh Jawa Tengah membaca pernyataan bersama untuk bersikap untuk menjaga keutuhan NKRI dan menjaga marwah pondok pesantren.

Ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PWNU Jawa Tengah KH. Ahmad Fadlullah Turmudzi
mengatakan, bahwa santri Jawa Tengah siap berkontribusi untuk mengisi kebutuhan Fardhu Kifayah dalam pembangunan Indonesia khususnya untuk menyongsong tahun 2045

“Kyai,Bu Nyai dan Santri sebagai bagian penting dari Ekosistem Pesantren siap berkontribusi di tengah masyarakat dan mewujudkan Indonesia Emas 2045,” jelas KH. Ahmad Fadlullah Turmudzi.

Pernyataan Bersama Pengasuh Pondok Pesantren Se Jawa Tengah :

“Bismillahirrohmanirrohim
1.Kami Pengasuh Pondok Pesantren se Jawa Tengah siap menjaga keutuhan NKRI
2.Kami Pengasuh Pondok Pesantren se Jawa Tengah berkomitmen dalam menjaga Marwah Pesantren.
3.Kami Pengasuh Pondok Pesantren siap mengantarkan para santri mewujudkan Indonesia Emas 2045”

Komitmen MBG dan Single National Identity Card Menguat dalam Taklimat Presiden 

July 21, 2026

Taklimat Presiden Tegaskan Optimisme Indonesia Menuju Lumbung Pangan Dunia

July 21, 2026

Komitmen MBG dan Single National Identity Card Menguat dalam Taklimat Presiden 

By Kata IndonesiaJuly 21, 20260

Komitmen MBG dan Single National Identity Card Menguat dalam Taklimat Presiden  Oleh: Fajar Dwi Santoso Taklimat Presiden dalam Sidang Kabinet Paripurna kembali memperlihatkan arah kebijakan pemerintah yang tidak hanya berfokus pada pencapaian pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada penguatan kualitas sumber daya manusia dan reformasi tata kelola pemerintahan. Di hadapan jajaran kabinet, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunan nasional harus menyentuh persoalan mendasar masyarakat, mulai dari pemenuhan gizi anak hingga penyederhanaan birokrasi melalui digitalisasi layanan publik. Kedua agenda tersebut saling berkaitan sebagai fondasi menuju Indonesia yang lebih produktif, inklusif, dan berdaya saing. Komitmen pemerintah terhadap peningkatan kualitas generasi penerus kembali ditegaskan melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Presiden memandang program tersebut bukan sekadar kebijakan sosial, melainkan investasi jangka panjang untuk membangun sumber daya manusia unggul. Menurut Presiden, masih tingginya angka stunting dan masih adanya anak-anak yang belum memperoleh asupan makanan yang memadai menjadi alasan utama mengapa negara harus hadir secara langsung melalui program pemenuhan gizi. Presiden juga menilai berbagai kritik terhadap MBG perlu dilihat secara proporsional. Alih-alih hanya memperdebatkan besaran anggaran, perhatian publik seharusnya diarahkan pada manfaat nyata yang dirasakan masyarakat. Dalam pandangannya, indikator keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari angka makroekonomi, tetapi juga dari kemampuan pemerintah menjaga stabilitas harga pangan, memastikan pupuk tersedia bagi petani dengan harga terjangkau, serta menjamin anak-anak memperoleh makanan bergizi di sekolah. Penegasan tersebut menunjukkan bahwa pembangunan ekonomi dan pembangunan manusia merupakan dua agenda yang berjalan beriringan. Pendekatan tersebut sejalan dengan berbagai kajian internasional yang menempatkan investasi pada gizi anak sebagai salah satu instrumen paling efektif untuk meningkatkan produktivitas nasional dalam jangka panjang. Anak yang memperoleh gizi memadai sejak dini memiliki peluang lebih besar untuk tumbuh sehat, memiliki kemampuan belajar yang baik, serta menjadi tenaga kerja produktif pada masa depan. Karena itu, keberlanjutan MBG memiliki dimensi strategis yang jauh melampaui pemberian makanan semata. Pandangan serupa juga pernah disampaikan Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik Sudaryati Deyang. Ia menjelaskan bahwa fokus pemerintah tidak hanya memperluas jangkauan penerima manfaat, tetapi juga memastikan kualitas layanan, keamanan pangan, dan tata kelola program terus diperbaiki agar manfaat MBG benar-benar dirasakan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan program bergantung pada pengawasan yang baik, keterlibatan pemerintah daerah, serta sinergi dengan pelaku usaha lokal sehingga manfaat ekonomi turut mengalir ke daerah. Di sisi lain, Presiden juga memberikan penekanan kuat terhadap reformasi birokrasi sebagai prasyarat percepatan pembangunan. Ia mengakui Indonesia telah berada pada jalur pembangunan yang benar, namun efektivitas pemerintahan masih perlu terus ditingkatkan. Salah satu tantangan yang masih dihadapi adalah banyaknya regulasi yang tumpang tindih dan prosedur birokrasi yang belum sepenuhnya efisien. Karena itu, pemerintah memilih mempercepat transformasi digital melalui pengembangan GovTech serta implementasi Single National Identity Card. Gagasan ini menjadi langkah penting untuk menyederhanakan pelayanan publik yang selama ini tersebar di berbagai kementerian dan lembaga. Dengan identitas digital nasional yang terintegrasi, masyarakat diharapkan tidak lagi menghadapi proses administrasi yang berulang, sementara pemerintah dapat meningkatkan akurasi data serta efektivitas penyaluran berbagai program.…

Taklimat Presiden Tegaskan Optimisme Indonesia Menuju Lumbung Pangan Dunia

By Kata IndonesiaJuly 21, 20260

Taklimat Presiden Tegaskan Optimisme Indonesia Menuju Lumbung Pangan Dunia Oleh: Shafiq Tauqy Optimisme Indonesia menjadi…

Percepatan Infrastruktur dan Ekonomi Desa Jadi Fokus Taklimat Presiden

By Kata IndonesiaJuly 21, 20260

Percepatan Infrastruktur dan Ekonomi Desa Jadi Fokus Taklimat Presiden Jakarta – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk…

Taklimat Presiden Soroti Penguatan Infrastruktur, Pangan, dan Efisiensi BUMN

By Kata IndonesiaJuly 21, 20260

Taklimat Presiden Soroti Penguatan Infrastruktur, Pangan, dan Efisiensi BUMN Presiden Prabowo Subianto menyoroti percepatan pembangunan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.