• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Berhasil Tekan Kemiskinan Jateng, Bekas Pendukung Prabowo di Sumbar Deklarasi Dukung Ganjar

Berhasil Tekan Kemiskinan Jateng, Bekas Pendukung Prabowo di Sumbar Deklarasi Dukung Ganjar

  • Kata Indonesia
  • - Monday, 4 September 2023

Berhasil Tekan Kemiskinan Jateng, Bekas Pendukung Prabowo di Sumbar Deklarasi Dukung Ganja

Oleh : Raisha Dahayu

Karena berhasil menekan angka kemiskinan di Jawa Tengah (Jateng), bekas pendukung Prabowo Subianto di Kota Padang Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) kini mendeklarasikan dukungan penuh mereka kepada sosok Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 mendatang.

Calon Presiden (Capres) yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Ganjar Pranowo terbukti berhasil untuk menghapus jumlah penduduk miskin yang berada di Provinsi Jawa Tengah (Jateng) selama dirinya menjabat sebagai Gubernur di wilayah tersebut. Tidak tanggung-tanggung, bahkan hingga lebih dari sebanyak 60 ribu jiwa pada sepanjang tahun 2023 ini terselamatkan dari indikator warga miskin.

Data menunjukkan bahwa dari laporan yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah menyebutkan penduduk miskin di wilayah tersebut berhasil mengalami penurunan menjadi 3,79 juta jiwa pada bulan Maret 2023. Jika dilihat secara persentase, maka jumlah itu tandanya menunjukkan bahwa penurunan angka kemiskinan hingga sebanyak 10,77 persen.

Mengenai hal tersebut, Kepala BPS Jateng Dadang Hardiwan mengatakan bahwa catatan positif akan perbaikan ekonomi, mampu terus membawa tingkat penurunan kemiskinan yang terjadi di Jawa Tengah kembali mendekati pada saat sebelum adanya pandemi COVID-19. Diketahui bahwa jumlah penduduk miskin di sana pada Maret 2023 sebesar 3,79 juta orang, yang mana berarti mampu turun sebanyak 66,73 ribu orang apabila dibandingkan dengan bulan September 2022.

Tentunya dengan berangkat dari bagaimana rekam jejak serta pengalaman akan keberhasilan kepemimpinan yang ditunjukkan oleh Ganjar Pranowo selama menjadi Gubernur Jawa Tengah tersebut, membuat sebanyak seratusan orang yang mengaku dulunya sebagai pendukung Prabowo Subianto pada gelaran Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 silam atau yang biasa disebut dengan PS19 di Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), kini mereka menyatakan berpindah dukungan kepada Capres PDI Perjuangan itu.

Adanya deklarasi pergantian dukungan para mantan PS19 kepada sosok pemimpin berusia 54 tahun tersebut juga diwarnai dengan aksi ganti baju dari sebelumnya mereka mengenakan kaos bergambar Prabowo kini berganti menjai kaos bergambar wajah Ganjar Pranowo 2024 atau biasa dikenal dengan GP24.

Terkait dengan adanya acara pergantian dukungan tersebut, Koordinator Relawan GP24 Jhon Kenedi menyatakan bahwa perpindahan dukungan itu disebabkan oleh kekecewaan mereka selama ini terhadap Prabowo Subianto. Bukan hanya itu saja, namun kini mereka benar-benar mencari sosok pemimpin yang mampu menjadi simbol regenerasi kepemimpinan nasional, yang mana hal itu dilihat sangat jelas berada pada figur pemimpin kelahiran Kabupaten Karanganyar tersebut.

Tidak tanggung-tanggung, bahkan para eks relawan PS19 yang kini menyatukan kekuatan mereka untuk mendukung penuh Ganjar Pranowo menjadi Presiden pada tahun 2024 mendatang itu juga berasal dari banyak sekali latar belakang masyarakat yang berbeda, mulai dari para petani, pedagang, pengusaha, kaum milenial, tokoh agama hingga emak-emak dan para aktivis LSM yang seluruhnya kini telah berpindah haluan.

Lebih lanjut, deklarasi yang dilakukan di Kota Padang Sumatera Barat tersebut juga dilakukan oleh beberapa tokoh masyarakat disana, salah satunya adalah Ardian Nova Chaniago yang memiliki harapan sangat besar pada sosok kader dari partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu untuk bisa membangun Indonesia termasuk provinsi mereka agar tingkat kemiskinan dan pengangguran di Tanah Minang bisa diatasi dengan baik.

Tokoh masyarakat Sumbar tersebut melihat bahwa selama ini sosok Ganjar Pranowo memang sudah sangat berhasil untuk menurunkan angka kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah tatkala menjabat sebagai gubernur di sana. Maka dia pun sangat meyakini bahwa pemimpin masa depan bangsa itu mampu melakukan hal yang serupa hingga di seluruh Provinsi yang ada di Tanah Air.

Deklarasi dukungan kepada sosok Capres dari partai berlogo banteng dengan moncong putih tersebut juga terus meluas bahkan hingga ke banyak kalangan masyarakat termasuk para pemuda generasi penerus bangsa, atau generasi milenial.

Diketahui bahwa Ganjar Milenial Center (GMC) Sumatera Barat melakukan deklarasi untuk mendukung penuh sosok Ganjar Pranowo sebagai Presiden Republik Indonesia (RI) pada tahun 2024 mendatang. Koordinator Wilayah (Korwil) GMC Sumbar, Glant Mahkota menegaskan bahwa dilakukannya deklarasi tersebut memang berasal dari kesadaran dan hati nurani mereka selaku generasi penerus bangsa.

Mereka dengan sangat suka rela untuk menjadi relawan muda pendukung pemimpin yang identik dengan rambut putih tersebut dan juga akan terus berkontribusi dalam berbagai macam gerakan intelektual, sosial hingga gerakan ekonomi.

Memang menjadi tidak mengherankan mengapa dukungan kepada Ganjar Pranowo kian hari semakin meningkat saja, bahkan hal tersebut datang dari Provinsi dengan masyarakat yang terkenal religius seperti Sumatera Barat (Sumbar), yang mana tidak tanggung-tanggung bahwa sebagian diantara mereka juga merupakan bekas pendukung Prabowo Subianto. Hal tersebut dikarenakan sosok Ganjar dinilai telah sangat berhasil untuk menekan angka kemiskinan di Jawa Tengah selama dirinya menjabat sebagai Gubernur.

)* Penulis adalah kontributor Gerakan Ganjar Pranowo Menang (Gagasan

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana JAKARTA – Pemerintah memperkuat koordinasi Satuan…

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana *Jakarta* – Pemerintah terus memperkuat sinergi antara…

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi Oleh : Jems Andrian Pemerintah bersama…

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah  Oleh: Ricky Rinaldi Dinamika perekonomian global yang diwarnai tingginya ketidakpastian pasar keuangan internasional, ketegangan geopolitik lintas benua, serta kebijakan suku bunga tinggi di negara-negara maju memicu tekanan yang signifikan terhadap nilai tukar mata uang di berbagai negara berkembang, termasuk Indonesia. Fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS menjadi tantangan nyata yang memerlukan kecermatan serta presisi strategi kebijakan ekonomi makro secara komprehensif. Dalam menghadapi volatilitas pasar keuangan tersebut, ketahanan ekonomi nasional tidak ditentukan oleh respon kepanikan jangka pendek, melainkan oleh kekuatan fundamental ekonomi riil dan solidnya koordinasi kebijakan antar-lembaga. Langkah strategis pemerintah bersama otoritas moneter dalam menjaga ketahanan fundamental ekonomi terbukti menjadi benteng utama dalam mempertahankan stabilitas finansial, menjaga daya beli masyarakat, serta memastikan keberlanjutan arus investasi nasional secara inklusif. Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan pemerintah terus memperkuat sinergi kebijakan fiskal dan moneter bersama Bank Indonesia guna meredam dampak gejolak nilai tukar terhadap perekonomian domestik. Menurutnya, APBN menjalankan peran vital sebagai peredam kejutan (shock absorber) untuk melindungi daya beli masyarakat berpenghasilan rendah dari potensi dampak kenaikan harga barang-barang impor (imported inflation). Pengelolaan defisit anggaran secara disiplin, efisiensi belanja negara, serta optimalisasi penerimaan perpajakan dan non-pajak dipastikan tetap terjaga dengan aman guna menopang kepastian iklim usaha dan memberikan tingkat kepercayaan yang tinggi bagi pasar keuangan global. Suahasil menjelaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia saat ini berada dalam kondisi yang sangat berdaya tahan, didukung oleh laju pertumbuhan ekonomi yang konsisten berada di atas lima persen, tingkat inflasi nasional yang terkendali dalam sasaran target, serta neraca perdagangan yang terus mencatatkan surplus secara beruntun. Pemerintah memberikan kepastian bagi dunia usaha bahwa ketahanan fiskal Indonesia sangat memadai untuk menghadapi guncangan eksternal. Instrumen insentif perpajakan dan kemudahan fasilitas kepabeanan tetap dialokasikan secara tepat sasaran untuk mendukung industri manufaktur berorientasi ekspor serta mendorong penggunaan komponen dalam negeri demi menekan ketergantungan bahan baku impor. Menjaga fundamental ekonomi di tengah tekanan fluktuasi mata uang merupakan wujud tanggung jawab kepemimpinan ekonomi yang matang dan berpandangan jauh ke depan. Pemerintah memberikan penegasan yang jelas kepada publik bahwa stabilitas Rupiah ditopang oleh kekuatan sektor riil dan cadangan devisa yang mencuputi. Ketegasan pemerintah dalam mendorong pendalaman pasar keuangan serta optimalisasi penempatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam di dalam negeri menjadi instrumen hukum yang sangat krusial untuk memperkuat ketersediaan likuiditas valuta asing di pasar domestik. Penguatan fundamental ini juga diperkokoh melalui pengawasan ketat terhadap efisiensi belanja BUMN dan korporasi swasta yang memiliki kewajiban utang luar negeri. Koordinasi berkala dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memastikan setiap potensi risiko likuiditas terdeteksi dan dimitigasi secara terukur sebelum berdampak pada sektor perbankan nasional. Langkah pencegahan yang terintegrasi ini menjamin bahwa seluruh industri keuangan nasional memiliki bantalan modal yang sangat tebal dalam menghadapi gejolak eksternal. Langkah percepatan penataan ekosistem modal usaha dan daya saing industri dalam negeri ini berjalan selaras dengan dorongan penanaman modal strategis. Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani mengatakan ketahanan fundamental ekonomi nasional menjadi faktor penentu utama yang menjaga kepercayaan para investor global untuk tetap menanamkan modal jangka panjang di Indonesia. Menurutnya, dinamika kurs jangka pendek tidak menyurutkan minat investasi langsung (Foreign Direct Investment) karena daya tarik Indonesia terletak pada besarnya potensi pasar domestik, kelimpahan sumber daya alam, dan ketegasan kebijakan hilirisasi industri.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.