• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Bendera Bajak Laut Tidak Layak Jadi Tren Sosial Anak Bangsa

Bendera Bajak Laut Tidak Layak Jadi Tren Sosial Anak Bangsa

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 29 August 2025

Bendera Bajak Laut Tidak Layak Jadi Tren Sosial Anak Bangsa

Jakarta – Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali semangat nasionalisme. Rangkaian kegiatan melalui Operasi Terpusat Merdeka Jaya 2025, mulai dari upacara kenegaraan di Istana Negara hingga Pesta Rakyat di kawasan Monas, berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Ketua DPC Barisan Merah Putih (BMP) Kabupaten Jayapura, Yakob Fiobetauw, mengingatkan pentingnya menjaga makna kemerdekaan agar tidak tercampur dengan budaya populer.

“Momentum HUT Kemerdekaan Republik Indonesia seharusnya dijadikan ajang menumbuhkan semangat nasionalisme, bukan malah mencampuradukkan simbol negara dengan urusan hiburan populer,” ujarnya.

Yakob menilai, bendera bajak laut yang sempat dikibarkan sebagian masyarakat hanyalah simbol hiburan dan tidak seharusnya dikaitkan dengan peringatan kemerdekaan. Ia menegaskan bahwa bendera Merah Putih harus tetap ditempatkan sebagai satu-satunya lambang persatuan bangsa.

Nada serupa disampaikan Wakil Ketua Fraksi Golkar, Firman Soebagyo. Ia menilai pengibaran bendera tengkorak ala anime One Piece dapat menimbulkan potensi provokatif yang mengganggu stabilitas

“Ini cara-cara provokatif yang ingin menjatuhkan pemerintahan, tidak boleh,” tegas Firman. Ia mengimbau generasi muda agar tidak terjebak dalam tren budaya populer yang justru mengikis rasa cinta tanah air.

Di sisi lain, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan momentum kemerdekaan tidak hanya sebatas perayaan seremonial.

“Momentum 80 tahun kemerdekaan harus menjadi semangat untuk memperkuat persatuan. Polri bersama seluruh stakeholder berkomitmen menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran masyarakat,” tegas Kapolri.

Perayaan tahun ini menunjukkan bahwa semangat kebersamaan bangsa Indonesia masih terjaga dengan baik. Dengan dukungan aparat keamanan dan kesadaran publik, situasi tetap kondusif.

Pesan utama yang hendak ditegaskan adalah bahwa semangat kemerdekaan harus lebih kuat dari sekadar tren budaya populer. Kemerdekaan yang diperjuangkan para pahlawan dengan darah dan pengorbanan harus terus dijaga dengan nasionalisme murni dan cinta tanah air yang tulus. ***

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Daulat Energi Mendekat, Megaproyek PLTS Disiapkan Serap 5,52 Juta Tenaga Kerja

August 29, 2026

Pemerintah Dorong PLTS 100 GWp untuk Hemat Subsidi Rp73,9 Triliun

August 29, 2026

Daulat Energi Mendekat, Megaproyek PLTS Disiapkan Serap 5,52 Juta Tenaga Kerja

By Kata IndonesiaAugust 29, 20260

Daulat Energi Mendekat, Megaproyek PLTS Disiapkan Serap 5,52 Juta Tenaga Kerja JAKARTA – Pemerintah di…

Pemerintah Dorong PLTS 100 GWp untuk Hemat Subsidi Rp73,9 Triliun

By Kata IndonesiaAugust 29, 20260

Pemerintah Dorong PLTS 100 GWp untuk Hemat Subsidi Rp73,9 Triliun JAKARTA – Pemerintah terus mempercepat…

DSI Perkuat Tata Kelola Ekspor Komoditas Strategis Indonesia

By Kata IndonesiaAugust 29, 20260

DSI Perkuat Tata Kelola Ekspor Komoditas Strategis Indonesia Oleh: Rania Zafirah Indonesia memasuki babak baru…

Sinyal Kuat Muktamar PBNU: Hambatan ‘Idah Politik Sirna, Gus Yusuf Mantap Masuk Bursa Ketum

By Kata IndonesiaAugust 29, 20260

Dinamika Muktamar Nahdlatul Ulama mendadak bergerak cair dan penuh kejutan. K.H. Muhammad Yusuf Chudlori (Gus…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.