• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Politik»Benarkah Sari Yuliati Belum Transfer Biaya Pendaftaran Calon Ketum Kosgoro 1957..!!!

Benarkah Sari Yuliati Belum Transfer Biaya Pendaftaran Calon Ketum Kosgoro 1957..!!!

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 5 June 2026

Panitia Pengarah (Steering Committee/SC) Pemilihan Ketua Umum Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957 secara resmi menyatakan adanya kejanggalan fatal dan ketidaksesuaian prosedur (cacat formil) dalam proses pendaftaran Bakal Calon Ketua Umum (Caketum) atas nama Saudari Sari Yuliati.

​Berdasarkan hasil verifikasi awal, SC menilai proses pendaftaran tersebut terkesan terburu-buru, tidak transparan, dan terindikasi kuat tidak memenuhi syarat (TMS) yang telah ditetapkan dalam konstitusi organisasi.

​Pelanggaran Prosedur Mekanis Administratif

​Mascot Siregar, selaku Koordinator SC yang membidangi Pendaftaran dan Penerimaan Berkas Bakal Calon Ketua Umum PPK Kosgoro 1957, mengungkapkan bahwa tim Sari Yuliati tidak menempuh jalur resmi organisasi dalam pengembalian berkas.

​”Ada indikasi proses ini dipaksakan secara terburu-buru sehingga menabrak mekanisme hukum acara pendaftaran yang sah. Tim Saudari Sari Yuliati mengklaim telah mengantongi dukungan 40 suara. Namun, secara fisik, berkas dukungan tersebut tidak pernah diserahkan kepada kami selaku Koordinator SC yang berwenang,” ujar Mascot Siregar di Markas Kosgoro 1957, Jakarta Selatan, Jumat (5/6).

​Mascot menyayangkan adanya bypass birokrasi di mana berkas tersebut justru diambil alih langsung oleh Ketua Penyelenggara, bukan melalui penyerahan resmi kepada SC Pendaftaran.

​”Secara hukum organisasi, ini cacat prosedural. Akibatnya, hingga detik ini kami dari pihak SC tidak dapat memverifikasi secara persis validitas dan jumlah sebenarnya dari berkas suara pendukung tersebut,” tegasnya.

​Ketidakjelasan Administrasi Keuangan

​Selain masalah klaim dukungan sepihak, SC juga menyoroti kelayakan administratif terkait pemenuhan biaya pendaftaran. Meski tim Sari Yuliati mengklaim telah melakukan transfer ke rekening PPK Kosgoro 1957, pihak SC menegaskan bahwa dana tersebut belum terverifikasi masuk ke sistem kepanitiaan yang sah.

“Kami sampaikan secara terbuka bahwa SC Pendaftaran belum menerima dana tersebut. Tanpa adanya transparansi dan validasi finansial yang sah, maka secara otomatis syarat administrasi wajib ini dianggap belum terpenuhi,” lanjut Mascot.

​Kesimpulan Tim Pengarah (SC)

​Menyikapi rentetan kejanggalan tersebut, Panitia Pengarah menegaskan komitmennya untuk menjaga marwah dan konstitusi Kosgoro 1957. Pemilihan Ketua Umum harus berlandaskan pada asas kepastian hukum, keterbukaan, dan akuntabilitas.

Dengan adanya pelanggaran mekanisme administrasi dan ketidaklengkapan berkas fisik, maka pencalonan Saudari Sari Yuliati dinilai cacat secara hukum organisasi dan tidak dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya sebelum ada klarifikasi dan perbaikan mendasar sesuai regulasi yang berlaku.

Komitmen MBG dan Single National Identity Card Menguat dalam Taklimat Presiden 

July 21, 2026

Taklimat Presiden Tegaskan Optimisme Indonesia Menuju Lumbung Pangan Dunia

July 21, 2026

Komitmen MBG dan Single National Identity Card Menguat dalam Taklimat Presiden 

By Kata IndonesiaJuly 21, 20260

Komitmen MBG dan Single National Identity Card Menguat dalam Taklimat Presiden  Oleh: Fajar Dwi Santoso Taklimat Presiden dalam Sidang Kabinet Paripurna kembali memperlihatkan arah kebijakan pemerintah yang tidak hanya berfokus pada pencapaian pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada penguatan kualitas sumber daya manusia dan reformasi tata kelola pemerintahan. Di hadapan jajaran kabinet, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunan nasional harus menyentuh persoalan mendasar masyarakat, mulai dari pemenuhan gizi anak hingga penyederhanaan birokrasi melalui digitalisasi layanan publik. Kedua agenda tersebut saling berkaitan sebagai fondasi menuju Indonesia yang lebih produktif, inklusif, dan berdaya saing. Komitmen pemerintah terhadap peningkatan kualitas generasi penerus kembali ditegaskan melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Presiden memandang program tersebut bukan sekadar kebijakan sosial, melainkan investasi jangka panjang untuk membangun sumber daya manusia unggul. Menurut Presiden, masih tingginya angka stunting dan masih adanya anak-anak yang belum memperoleh asupan makanan yang memadai menjadi alasan utama mengapa negara harus hadir secara langsung melalui program pemenuhan gizi. Presiden juga menilai berbagai kritik terhadap MBG perlu dilihat secara proporsional. Alih-alih hanya memperdebatkan besaran anggaran, perhatian publik seharusnya diarahkan pada manfaat nyata yang dirasakan masyarakat. Dalam pandangannya, indikator keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari angka makroekonomi, tetapi juga dari kemampuan pemerintah menjaga stabilitas harga pangan, memastikan pupuk tersedia bagi petani dengan harga terjangkau, serta menjamin anak-anak memperoleh makanan bergizi di sekolah. Penegasan tersebut menunjukkan bahwa pembangunan ekonomi dan pembangunan manusia merupakan dua agenda yang berjalan beriringan. Pendekatan tersebut sejalan dengan berbagai kajian internasional yang menempatkan investasi pada gizi anak sebagai salah satu instrumen paling efektif untuk meningkatkan produktivitas nasional dalam jangka panjang. Anak yang memperoleh gizi memadai sejak dini memiliki peluang lebih besar untuk tumbuh sehat, memiliki kemampuan belajar yang baik, serta menjadi tenaga kerja produktif pada masa depan. Karena itu, keberlanjutan MBG memiliki dimensi strategis yang jauh melampaui pemberian makanan semata. Pandangan serupa juga pernah disampaikan Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik Sudaryati Deyang. Ia menjelaskan bahwa fokus pemerintah tidak hanya memperluas jangkauan penerima manfaat, tetapi juga memastikan kualitas layanan, keamanan pangan, dan tata kelola program terus diperbaiki agar manfaat MBG benar-benar dirasakan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan program bergantung pada pengawasan yang baik, keterlibatan pemerintah daerah, serta sinergi dengan pelaku usaha lokal sehingga manfaat ekonomi turut mengalir ke daerah. Di sisi lain, Presiden juga memberikan penekanan kuat terhadap reformasi birokrasi sebagai prasyarat percepatan pembangunan. Ia mengakui Indonesia telah berada pada jalur pembangunan yang benar, namun efektivitas pemerintahan masih perlu terus ditingkatkan. Salah satu tantangan yang masih dihadapi adalah banyaknya regulasi yang tumpang tindih dan prosedur birokrasi yang belum sepenuhnya efisien. Karena itu, pemerintah memilih mempercepat transformasi digital melalui pengembangan GovTech serta implementasi Single National Identity Card. Gagasan ini menjadi langkah penting untuk menyederhanakan pelayanan publik yang selama ini tersebar di berbagai kementerian dan lembaga. Dengan identitas digital nasional yang terintegrasi, masyarakat diharapkan tidak lagi menghadapi proses administrasi yang berulang, sementara pemerintah dapat meningkatkan akurasi data serta efektivitas penyaluran berbagai program.…

Taklimat Presiden Tegaskan Optimisme Indonesia Menuju Lumbung Pangan Dunia

By Kata IndonesiaJuly 21, 20260

Taklimat Presiden Tegaskan Optimisme Indonesia Menuju Lumbung Pangan Dunia Oleh: Shafiq Tauqy Optimisme Indonesia menjadi…

Percepatan Infrastruktur dan Ekonomi Desa Jadi Fokus Taklimat Presiden

By Kata IndonesiaJuly 21, 20260

Percepatan Infrastruktur dan Ekonomi Desa Jadi Fokus Taklimat Presiden Jakarta – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk…

Taklimat Presiden Soroti Penguatan Infrastruktur, Pangan, dan Efisiensi BUMN

By Kata IndonesiaJuly 21, 20260

Taklimat Presiden Soroti Penguatan Infrastruktur, Pangan, dan Efisiensi BUMN Presiden Prabowo Subianto menyoroti percepatan pembangunan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.