• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Beasiswa Garuda Buka Peluang Lanjutkan Pendidikan S1 ke Luar Negeri

Beasiswa Garuda Buka Peluang Lanjutkan Pendidikan S1 ke Luar Negeri

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 24 April 2025

Jakarta – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi meluncurkan program Beasiswa Garuda bagi siswa-siswi berprestasi di seluruh Indonesia. Program ini memberikan kesempatan emas bagi lulusan SMA dan Madrasah Aliyah untuk melanjutkan pendidikan jenjang S1 di perguruan tinggi luar negeri yang masuk dalam daftar Top 100 dunia.

Peluncuran program dilakukan di Gedung D Kemendiktisaintek secara hybrid, dihadiri oleh Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Stella Christie, serta pejabat Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Beasiswa Garuda didanai oleh dana abadi pendidikan yang dikelola oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), dan merupakan bagian dari gagasan Asta Cita nomor empat Presiden dan Wakil Presiden RI, untuk memperkuat pembangunan SDM, sains, teknologi, dan pendidikan nasional.

“Beasiswa Garuda memberikan kesempatan kepada siswa yang unggul dan memiliki kompetensi untuk menempuh studi di kampus-kampus terbaik dunia. Ini bukan hanya tentang kuliah gratis, tapi juga tentang membentuk pemimpin masa depan yang dapat mentransfer ilmu dan teknologi ke Indonesia,” ujar Wamen Stella Christie.

Program ini dirancang tidak hanya untuk mencetak ilmuwan masa depan, tetapi juga penggerak distribusi sains dan teknologi yang dapat menjawab tantangan pembangunan nasional. Target utamanya adalah melahirkan SDM unggul yang kompeten secara akademik maupun profesional, serta mendapatkan sertifikasi yang diakui dunia industri.

Direktur Jenderal Sains dan Teknologi, Ahmad Najib Burhani, menegaskan bahwa program ini sangat penting untuk membangun kemandirian riset dan inovasi dalam negeri.

“Sebagian besar paten Indonesia masih bergantung pada kolaborasi dengan SDM luar. Melalui Beasiswa Garuda, kita ingin membangun ekosistem sains dan teknologi yang lebih kuat di dalam negeri,” ujarnya.

Sesditjen Saintek, Samsuri, menambahkan bahwa program ini juga menyasar siswa dari keluarga kurang mampu agar mereka mendapatkan akses setara untuk menggapai pendidikan tinggi bermutu.

“Kami tidak hanya mencari siswa berprestasi, tapi juga mereka yang memiliki semangat besar untuk memberi kontribusi nyata bagi bangsa,” jelasnya.

Dengan peluncuran Beasiswa Garuda, pemerintah berharap akan lahir generasi muda Indonesia yang siap bersaing di panggung global dan memperkuat posisi Indonesia dalam bidang sains dan teknologi. [^]

Pemerintah Benahi DTSEN agar Bantuan Sosial Lebih Tepat Sasaran

September 1, 2026

Energi Terbarukan dan Industri Hijau Buka Babak Baru Investasi Nasional 

September 1, 2026

Pemerintah Benahi DTSEN agar Bantuan Sosial Lebih Tepat Sasaran

By Kata IndonesiaSeptember 1, 20260

Pemerintah Benahi DTSEN agar Bantuan Sosial Lebih Tepat Sasaran JAKARTA — Pemerintah terus membenahi Data…

Energi Terbarukan dan Industri Hijau Buka Babak Baru Investasi Nasional 

By Kata IndonesiaSeptember 1, 20260

Energi Terbarukan dan Industri Hijau Buka Babak Baru Investasi Nasional  Oleh: Melki Nursahid  Indonesia sedang memasuki fase penting dalam pembangunan ekonomi. Transformasi energi tidak lagi sekadar agenda untuk mengurangi emisi, tetapi telah menjadi bagian strategis dari upaya memperkuat kedaulatan energi, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan daya saing industri, serta membuka sumber pertumbuhan ekonomi baru. Di tengah potensi sumber daya alam yang melimpah, kebijakan pemerintah untuk mempercepat pengembangan energi terbarukan patut dipandang sebagai langkah visioner menuju ekonomi nasional yang lebih mandiri dan berkelanjutan. Presiden Prabowo Subianto telah menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas energi terbarukan sebagai fondasi ketahanan energi nasional. Target pengembangan energi surya hingga 100 GW menjadi gambaran besarnya ambisi pemerintah dalam membangun sistem energi yang semakin kuat. Pernyataan Presiden bahwa dengan kapasitas 100 GW Indonesia dapat menjadi bangsa yang benar-benar berdiri di atas kaki sendiri menunjukkan bahwa energi dipandang sebagai bagian integral dari kedaulatan nasional. Pandangan tersebut sangat relevan dengan tantangan pembangunan Indonesia ke depan. Pertumbuhan penduduk, industrialisasi, digitalisasi, dan peningkatan aktivitas ekonomi akan membutuhkan pasokan energi yang semakin besar. Karena itu, ketahanan energi tidak cukup hanya diukur dari kemampuan menyediakan energi pada hari ini, tetapi juga dari kemampuan negara memastikan ketersediaannya dalam jangka panjang dengan biaya yang kompetitif dan sumber yang berkelanjutan. Target pengembangan energi surya tersebut tentu membutuhkan terobosan, investasi, teknologi, dan kolaborasi lintas sektor. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa pengembangan PLTS 100 GWp merupakan tindak lanjut arahan Presiden untuk mempercepat kedaulatan energi nasional. Strateginya pun tidak bertumpu pada satu model, melainkan memanfaatkan potensi berbagai wilayah melalui PLTS skala besar, PLTS terapung, PLTS atap, hingga pemanfaatan energi surya untuk kawasan industri dan kegiatan produktif. Pendekatan tersebut penting karena Indonesia memiliki karakter geografis yang sangat beragam. Potensi energi surya dapat dikembangkan sesuai kebutuhan dan karakteristik masing-masing daerah. PLTS terapung, misalnya, dapat memanfaatkan badan air tanpa harus mengorbankan lahan produktif. Sementara PLTS atap dapat mendorong masyarakat, dunia usaha, dan institusi untuk ikut menjadi bagian dari ekosistem energi bersih. Lebih jauh, pengembangan energi terbarukan harus dilihat sebagai kebijakan ekonomi, bukan semata-mata kebijakan energi. Investasi di sektor energi bersih berpotensi menciptakan rantai ekonomi baru, mulai dari pembangunan pembangkit, manufaktur komponen, jasa konstruksi, pengembangan teknologi, hingga pemeliharaan infrastruktur. Semakin besar ekosistem yang terbentuk di dalam negeri, semakin besar pula peluang Indonesia memperoleh nilai tambah. Yang tidak kalah penting, transisi energi harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kehadiran PLTS Pulau Sembur, sebagaimana disampaikan Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Oki Muraza, menjadi contoh bahwa pengembangan energi terbarukan dapat berjalan beriringan dengan penguatan koperasi dan pertumbuhan ekonomi desa. Artinya, energi bersih tidak berhenti sebagai proyek infrastruktur, tetapi dapat menjadi penggerak aktivitas ekonomi di tingkat lokal.…

Investasi Hijau Jalan Ekonomi Indonesia Tumbuh Tanpa Korbankan Masa Depan

By Kata IndonesiaAugust 31, 20260

Investasi Hijau Jalan Ekonomi Indonesia Tumbuh Tanpa Korbankan Masa Depan Oleh: Miftakhul Jannah Investasi hijau…

Ekonomi Hijau Jadi Motor Baru Pertumbuhan dan Investasi Nasional

By Kata IndonesiaAugust 31, 20260

Ekonomi Hijau Jadi Motor Baru Pertumbuhan dan Investasi Nasional Jakarta – Pemerintah terus mendorong ekonomi…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.