Author: Kata Indonesia

Jakarta Tuan Rumah Sidang AIPA ke-44 Bawa Fokus Kesejahteraan ASEAN Jakarta – DKI Jakarta menjadi tuan rumah Sidang Umum ke-44 ASEAN Inter-Parliamentary Assembly (AIPA). Pertemuan parlemen se-ASEAN ini berlangsung selama lima hari sejak 5 hingga 10 Agustus 2023 ini, dengan dihadiri para delegasi dari negara-negara anggota ASEAN membahas isu-isu yang berkaitan dengan tema “Responsive Parliaments for a Stable and Prosperous ASEAN.” Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI, Putu Supadma Rudana sebelumnya telah menegaskan pentingnya peran ASEAN Inter-Parliamentary Union (AIPA) dalam rangka untuk menjaga stabilitas kawasan ASEAN. “Kami di Parlemen ingin melengkapi menyempurnakan, bagaimana growth yang tinggi harus…

Read More

Untuk ke-7 kalinya Indonesia jadi Tuan Rumah Sidang AIPA Jakarta –Sidang Umum ke-44 ASEAN Inter-Parliamentary Assembly atau AIPA pada 5-11 Agustus mendatang akan segera digelar di Jakarta. Indonesia menjadi tuan rumah sidang yang mempertemukan parlemen-parlemen se ASEAN, untuk yang ketujuh kalinya. “Dengan menjadi tuan rumah untuk ke-7 kalinya, tentu harapan kita Indonesia mampu memberikan pengaruhnya baik di kawasan ASEAN maupun kawasan Asia-Pasifik,” kata Ketua Desk Kerja sama regional BKSAP DPR RI, Putu Supadma Rudana. Putu menyebut tema yang diusung dalam Sidang Umum 44 AIPA di Jakarta adalah responsive parliament for a stable and prosperous ASEAN, yang konsepnya lebih kepada green…

Read More

BKSAP DPR: Sidang Umum AIPA Bisa Perkuat Pengaruh RI di ASEAN Jakarta – Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, melaksanakan rangkaian kegiatan Sidang Umum ke-44 ASEAN Inter-Parliamentary Assembly (AIPA) yakni run and ride di Gedung DPR RI pada, Jumat (28/7) lalu. Dalam rangkaian tersebut turut hadir Ketua Desk Kerja sama regional BKSAP DPR RI, Putu Supadma Rudana, Ketua BKSAP DPR RI Fadli Zon, Sukamta dan Mulan Jameela. “Saya ingin mengapresiasi Sekretariat Jenderal DPR RI, termasuk Biro Kerja Sama Antar Parlemen dan Korpri DPR RI yang mempersiapkan seluruh rangkaian acara menuju the 44th AIPA General Assembly, termasuk menginisiasi diadakan…

Read More

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo, menyampaikan pesan agar usai pembangunan venue dan selepas pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Tahun 2024 di Aceh-Sumatera Utara, aset bangunan venue dapat terjaga, terawat dan digunakan semaksimal mungkin agar tidak mangkrak. “Yang paling penting adalah setelah aset venue-venue ini sudah dibangun kembali semua, saya harap kedepan ini dijaga bersama untuk perawatannya atau maintenance nya, pemanfaatannya digunakan dimaksimalkan,” pesan Menpora Dito usai tinjau venue  di Komplek Olahraga Stadion Harapan Bangsa, Aceh, Kamis (3/8). Menpora Dito berharap agar Pemprov Aceh bersama masyarakat dan komunitas olahraga bersama-sama merawat dan menggunakan aset venue…

Read More

Timnas Wushu Indonesia sukses menyumbangkan 4 medali emas dan 3 perak pada kejuaraan The FISU World University Games 2021 Chengdu yang dihelat tahun 2023. Cabang olahraga wushu tercatat sebagai cabor satu-satunya sebagai penyumbang medali bagi Kontingen Merah Putih di ajang tersebut. Setelah atlet taolu putri Nandhira Mauriskha menyumbang 2 emas dan atlet taolu senior putra Edgar dengan 2 medali perak, kini giliran atlet Sanda Indonesia yang juga menjalani Trainning Camp (TC) di China menunjukkan kemampuannya dengan menyumbangkan 2 emas dan 1 perak. Dalam pertandingan final kelas 52kg putri yang berlangsung di Chengbei Gymnasium Chengdu, China, Kamis (3/8/2023), Tharisa Dea Florentina…

Read More

Protes Pernyataan Rocky Gerung, Akademisi Serukan Pentingnya Kritik Beradab Oleh : Abbad Dzul Hilmi Pernyataan Rocky Gerung yang menggunakan diksi “bajingan -tolol” telah memicu kecaman dan protes dari banyak pihak, tidak terkecuali akademisi. Publik pun diimbau untuk selalu mengedepankan kritik yang beradab sesuai nilai-nilai Pancasila. Komunikolog dari Universitas Pelita Harapan (UPH), Dr Emrus Sihombing menyampaikan bahwa diksi yang dikemukakan oleh pengamat politik Rocky Gerung merupakan sebuah contoh nyata dari bagaimana adanya praktik demokrasi dan kebebasan yang kebablasan, karena dirinya sampai menggunakan sebuah ungkapan yang sama sekali tidak pas untuk disampaikan. Sebenarnya apabila diamati dengan seksama, maka keberpolaan dari tokoh kontroversial…

Read More

Pakar Komunikolog: Kritik Yang Dilakukan Rocky Gerung Sangat Diluar Adab *Jakarta* – Di dalam komunikasi, pesan-pesan yang disampaikan tidak ada yang bebas, namun pesan-pesan itu harus terikat dengan nilai-nilai tertentu yang berlaku di masyarakat. Kritik yang dilakukan oleh Rocky Gerung kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) sangat diluar adab. Hal ini dikatakan Pakar Komunikolog Emrus Sihombing pada Acara Klik Indonesia Petang bertema “Menjaga Demokrasi Yang Beretika” di salah satu stasiun TV Nasional, di Jakarta, Rabu (02/08) petang. Menurutnya, setiap negara memiliki dan menganut sistem demokrasi, namun implementasinya tidak sama. Indonesia tidak menganut demokrasi liberal, namun demokrasi yang berasaskan nilai-nilai Pancasila. Jadi…

Read More

Komunikolog: Kata “Bajingan-Tolol” Tidak Mencerminkan Nilai Demokrasi Pengamat politik Rocky Gerung menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai “bajingan tolol” dalam orasinya pada acara buruh di Bekasi, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Umpatan dilontarkan dalam merespons kebijakan Jokowi dalam mengelola negara. Dr. Emrus Sihombing Komunikolog Universitas Pelita Harapan menyebut, pernyataan Rocky Gerung tidaklah sesuai etika dan tidak berdasarkan atas nilai-nilai Pancasila. Menurutnya, umpatan tersebut tidak mencerminkan keberadaban sesuai asas Pancasila. ”Keberadaban sendiri sesuai dengan nilai-nilai yang ada di Indonesia termasuk etika, kesopanan dan menghargai orang lain. Saya melihat ada diksi yang muncul akhir pekan ini yang tidak tepat, inilah contoh demokrasi…

Read More

Akademisi Kriminolog Sebut Ungkapan Rocky Gerung Tidak Rasional dan Tidak Beretika JAKARTA — Akademisi menyebutkan bahwa salah satu ungkapan yang dikeluarkan oleh pangamat politik Rocky Gerung sama sekali tidak rasional dan tidak beretika serta juga sama sekali tidak mencerminkan akal sehat. Komunikolog Indonesia, Dr Emrus Sihombing menanggapi pernyataan dari seorang intelektual sekelas Rocky Gerung tersebut yang kini tengah viral di media sosial. Pasalnya, Rocky Gerung menggunakan sebuah diksi Bajingan-Tolol yang kemudian banyak sekali disorot oleh berbagai pihak karena dianggap tidak mencerminkan nilai intelektual dan tidak beradab. Sontak menurut Emrus bahwa siapapun orangnya meski memiliki status sosial apapun, namun ketika sudah…

Read More

Komunikolog Emrus Sihombing : Rocky Gerung Sudah Kebablasan di Era Demokrasi *Jakarta* – Komunikolog Universitas Pelita Harapan Emrus Sihombing mengatakan diksi “Bajingan-Tolol yang utarakan Rocky Gerung kepada Presiden Joko Widodo telah kebablasan di era denokrasi saat ini. Hal tersebut dikatakan Komunikolog Emrus Sihombing saat berdialog di TVRI rabu 2/8/2023. Menurutnya, Indonesia menganut demokrasi yang berasaskan nilai Pancasila. Di dalamnya ada kata kemanusiaan yang adil dan beradab, sehingga demokrasi yang kita akui adalah demokrasi yang beradab. Keberadaban sendiri sesuai dengan nilai-nilai yang ada di Indonesia termasuk etika, kesopanan dan menghargai orang lain, ujar Emrus. “Saya melihat ada diksi yang muncul akhir…

Read More

Diksi ”Bajingan-Tolol”, Komunikolog Emrus Sihombing: Contoh Demokrasi Yang Kebablasan Komunikolog Universitas Pelita Harapan, Dr Emrus Sihombing menyebut bahwa setiap negara mesti memiliki sistem demokrasi, dan Indonesia adalah salah satu negara yang menganut sistem demokrasi yang berasaskan nilai-nilai Pancasila. Hal tersebut diungkapkannya dalam salah satu stasiun televisi nasional yang bertajuk ”Menjaga Demokrasi Yang Beretika” pada Rabu, 2 Agustus 2023. Ia menyebut bahwa demokrasi Indonesia harus berdasarkan Pancasila yang didalamnya terdapat nilai ”beradab” sehingga demokrasi Indonesia haruslah yang beradab. ”Kita tentu menganut demokrasi, namun bukan yang liberal, namun berasas nilai Pancasila. Di dalamnya ada kata beradab, sehingga demokrasi yang kita akui adalah…

Read More

Komunikolog Sebut Pernyataan Rocky Gerung Terhadap Presiden Tidak Beradab Jakarta – Komunikolog Universitas Pelita Harapan, Dr. Emrus Sihombing mengatakan Indonesia menganut demokrasi berasas nilai Pancasila. Di dalamnya ada kata “beradab”, sehingga demokrasi yang kita akui adalah demokrasi yang beradab. “Saya melihat ada diksi yang muncul akhir pekan ini yang tidak tepat, inilah contoh demokrasi yang kebablasan seperti adanya diksi ‘bajingan-tolol’. Tentunya apa yang disampaikan dengan diksi itu sama sekali tidak pas,” tutur Emrus dalam dialog di salah satu TV Nasional, Rabu (02/08/2023). Menurutnya, kritik yang produktif dan kritik yang dibungkus dengan agenda harus bisa dipisahkan. Dirinya melihat rekam jejak Rocky…

Read More