• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Ekonomi»Apresiasi Upaya Pemerintah Dorong UMKM sebagai Penggerak Ekonomi Nasional

Apresiasi Upaya Pemerintah Dorong UMKM sebagai Penggerak Ekonomi Nasional

  • Kata Indonesia
  • - Tuesday, 4 February 2025

Apresiasi Upaya Pemerintah Dorong UMKM sebagai Penggerak Ekonomi Nasional

Oleh : Dirandra Falguni

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) telah lama menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia. Dengan kontribusi mencapai 61% dari Pendapatan Domestik Bruto (PDB) dan menyerap sekitar 117 juta tenaga kerja, UMKM memiliki peran yang sangat signifikan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Pemerintah, bersama berbagai pihak, terus mendorong keberlangsungan dan daya saing sektor ini melalui berbagai kebijakan dan inisiatif strategis.

Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi PAN, Arisal Aziz, menunjukkan perhatiannya terhadap aduan pelaku UMKM terkait penurunan penjualan akibat persaingan dengan platform e-commerce yang masif menjual produk impor.

Dalam kunjungannya ke Kementerian Perdagangan (Kemendag), Arisal menyoroti banyaknya toko-toko lokal yang gulung tikar, termasuk di pusat-pusat perbelanjaan ternama seperti Tanah Abang dan Thamrin City.
Arisal meminta Kemendag untuk memberikan prioritas pada produk lokal dan membatasi peredaran barang impor murah, terutama dari China. Menteri Perdagangan, Budi Santoso, menanggapi serius aduan ini dan berjanji untuk mengawasi serta memberikan sanksi kepada platform e-commerce yang melanggar regulasi. Langkah ini diharapkan dapat melindungi UMKM dari ancaman produk impor murah yang sering kali masuk melalui jalur ilegal.
Selain itu, Kemendag juga menekankan pentingnya promosi produk lokal dan penguatan regulasi impor sebagai upaya strategis untuk menjaga keberlangsungan sektor UMKM. Pemerintah berkomitmen memastikan platform digital mendukung produk-produk lokal, sehingga UMKM dapat terus berkembang di tengah persaingan yang ketat.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk juga memainkan peran penting dalam mendukung pertumbuhan UMKM. Selain memberikan akses pembiayaan, BRI fokus pada pemberdayaan melalui pelatihan, pendampingan, dan program strategis lainnya.
Direktur Utama BRI, Sunarso, menjelaskan bahwa pendekatan pemberdayaan harus menjadi prioritas sebelum pembiayaan. BRI membantu UMKM menjadi mitra strategis, bukan sekadar penerima bantuan. Dengan edukasi, pelaku UMKM dapat meningkatkan manajerial, mengakses pasar dan teknologi, serta menerapkan tata kelola usaha yang baik untuk tumbuh lebih berkelanjutan.
Langkah ini sejalan dengan Asta Cita pemerintah, yang mencakup penciptaan lapangan kerja berkualitas dan pemberdayaan ekonomi inklusif. Dengan dukungan ini, UMKM diharapkan mampu menghadapi tantangan global dan berkontribusi pada visi Indonesia Emas 2045.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) meluncurkan inisiatif baru untuk menjadikan UMKM sebagai motor penggerak ekonomi lokal. Salah satu strateginya adalah menjadikan hotel-hotel di Kaltim sebagai etalase produk unggulan UMKM. Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik, menegaskan pentingnya sinergi antara sektor perhotelan dan UMKM.
Hotel bukan sekadar tempat menginap, melainkan ruang strategis untuk memperkenalkan produk lokal kepada wisatawan dan pengunjung dari luar daerah. Langkah ini diyakini dapat memperluas pasar bagi produk-produk lokal sekaligus meningkatkan daya saing UMKM di tingkat nasional dan internasional.
Akmal juga menegaskan bahwa pemerintah daerah harus menjadi katalisator dalam menghadapi tantangan UMKM. Hotel yang menolak berkolaborasi dengan UMKM lokal terancam tidak lagi menjadi pilihan untuk kegiatan resmi pemerintah. Langkah tegas ini menunjukkan komitmen Pemprov Kaltim untuk menjadikan produk lokal sebagai tuan rumah di daerahnya sendiri.
Data dari Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) menunjukkan bahwa UMKM berkontribusi besar terhadap perekonomian Indonesia. Pada tahun 2023, jumlah pelaku UMKM mencapai 66 juta, dengan kontribusi Rp9.580 triliun terhadap PDB. Sektor ini juga menyerap 97% dari total tenaga kerja nasional.
Namun, UMKM juga menghadapi berbagai tantangan, seperti persaingan dengan produk impor murah dan kesulitan mengakses pasar global. Oleh karena itu, langkah-langkah strategis seperti penguatan regulasi, pemberdayaan, dan promosi produk lokal menjadi kunci keberhasilan sektor ini.
Upaya pemerintah dalam melindungi dan mendorong UMKM sebagai penggerak ekonomi nasional patut diapresiasi. Kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan UMKM. Dengan dukungan yang tepat, UMKM dapat menjadi kekuatan utama dalam membangun perekonomian yang inklusif dan berkelanjutan.
Pemerintah juga diharapkan terus melakukan pengawasan terhadap perdagangan melalui platform digital dan memastikan keberpihakan pada produk lokal. Selain itu, sinergi dengan institusi keuangan seperti BRI dan inovasi di tingkat daerah, seperti yang dilakukan Pemprov Kaltim, dapat menjadi model bagi daerah lain untuk mendukung UMKM.
Dengan berbagai langkah strategis ini, UMKM tidak hanya akan bertahan, tetapi juga berkembang menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan visi Indonesia sebagai negara maju pada tahun 2045.

)* Kontributor Beritakapuas.com

Ketahanan Ekonomi RI Menjadi Modal Menjaga Optimisme Nasional

November 6, 2026

Rupiah Bergerak, Peluang Penguatan Masih Terbuka

November 6, 2026

Ketahanan Ekonomi RI Menjadi Modal Menjaga Optimisme Nasional

By Kata IndonesiaNovember 6, 20260

Ketahanan Ekonomi RI Menjadi Modal Menjaga Optimisme Nasional  Oleh: Abdul Gofar Ketahanan ekonomi Indonesia yang tetap terjaga di tengah ketidakpastian global menjadi modal penting bagi pemerintah untuk mempertahankan optimisme nasional sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perekonomian Indonesia tumbuh sebesar 5,47 persen secara tahunan atau year-on-year (yoy) pada triwulan III 2026. Capaian tersebut menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi nasional masih berada dalam jalur positif dengan dukungan berbagai sektor produktif, peningkatan perdagangan, serta penguatan industri manufaktur. Produk Domestik Bruto (PDB) berdasarkan harga konstan tercatat mencapai Rp3.633,2 triliun, sedangkan berdasarkan harga berlaku mencapai Rp6.741,0 triliun. Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, M. Edy Mahmud, menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi pada periode tersebut memperlihatkan kemampuan Indonesia menjaga momentum pembangunan di tengah berbagai tantangan perekonomian internasional. Menurutnya, industri pengolahan menjadi sektor yang memberikan kontribusi paling besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional dengan andil mencapai 1,20 poin persentase. Selain itu, perdagangan menyumbang 0,94 poin persentase, konstruksi sebesar 0,62 poin persentase, serta sektor informasi dan komunikasi memberikan kontribusi 0,49 poin persentase. Industri pengolahan sendiri mengalami pertumbuhan sebesar 5,87 persen, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional. Peningkatan tersebut didukung permintaan pasar domestik maupun internasional yang semakin membaik. Salah satu subsektor yang memperlihatkan perkembangan positif adalah industri makanan dan minuman dengan pertumbuhan 7,09 persen. Kinerja ini ditopang peningkatan ekspor Crude Palm Kernel Oil (CPKO), produk turunan minyak kelapa sawit atau CPO, serta pemanfaatannya untuk kebutuhan produksi biodiesel di dalam negeri. Industri kimia, farmasi, dan obat tradisional juga mencatatkan pertumbuhan 8,10 persen seiring meningkatnya produksi Fatty Acid Methyl Ester (FAME) dan pupuk menjelang musim tanam. Sementara itu, industri logam dasar tumbuh mencapai 9,94 persen berkat peningkatan ekspor berbagai komoditas, termasuk katoda tembaga, nickel matte, dan aluminium. Perdagangan besar dan eceran, termasuk reparasi mobil serta sepeda motor, turut menunjukkan perkembangan dengan pertumbuhan 7,14 persen. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pada periode yang sama tahun 2025 sebesar 5,46 persen dan tahun 2024 sebesar 4,85 persen. Sebelum pengumuman pertumbuhan ekonomi tersebut, sejumlah indikator makroekonomi juga telah memberikan gambaran positif mengenai kondisi perekonomian nasional. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menilai stabilitas harga, perkembangan industri manufaktur, dan kinerja perdagangan luar negeri menjadi tiga faktor penting yang menjaga kekuatan ekonomi Indonesia. Ia menyampaikan bahwa pemerintah berupaya mempertahankan keseimbangan antara stabilitas dan pertumbuhan melalui koordinasi kebijakan yang berkelanjutan. Dari sisi harga, inflasi Oktober 2026 tercatat sebesar 3,23 persen secara tahunan, masih berada dalam sasaran pemerintah sebesar 2,5±1 persen. Inflasi inti juga melambat menjadi 2,56 persen, sedangkan inflasi harga yang diatur pemerintah mencapai 3,24 persen. Meskipun demikian, kelompok pangan bergejolak masih perlu mendapatkan perhatian karena mengalami inflasi 5,81 persen akibat kenaikan harga cabai rawit, cabai merah, dan tomat. Fenomena El Niño yang memperpanjang musim kemarau turut memengaruhi produksi dan ketersediaan sejumlah komoditas pangan.…

Rupiah Bergerak, Peluang Penguatan Masih Terbuka

By Kata IndonesiaNovember 6, 20260

Rupiah Bergerak, Peluang Penguatan Masih Terbuka Jakarta – Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika…

Optimisme terhadap Rupiah Ditopang Fundamental Ekonomi yang Kuat

By Kata IndonesiaNovember 6, 20260

Optimisme terhadap Rupiah Ditopang Fundamental Ekonomi yang Kuat Oleh : Rivka Mayangsari Kondisi perekonomian Indonesia…

Stabilitas Rupiah Terus Dijaga di Tengah Ketidakpastian Global

By Kata IndonesiaNovember 6, 20260

Stabilitas Rupiah Terus Dijaga di Tengah Ketidakpastian Global Oleh : Gavin Asadit Stabilitas nilai tukar…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.