• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Ekonomi»AMANAH Dorong Generasi Muda Aceh Berinovasi Melalui Pelatihan Kerajinan Tangan di Pidie

AMANAH Dorong Generasi Muda Aceh Berinovasi Melalui Pelatihan Kerajinan Tangan di Pidie

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 16 August 2024

AMANAH Dorong Generasi Muda Aceh Berinovasi Melalui Pelatihan Kerajinan Tangan di Pidie

ACEH — Aneuk Muda Aceh Unggul dan Hebat (AMANAH) mendorong para generasi muda untuk terus berinovasi melalui pelatihan kerajinan tangan di Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh. Kegiatan pelatihan ini digelar di Fitri Souvenir, Desa Garot, Kecamatan Indrajaya, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh. Kawasan tersebut dikenal sebagai sentra kerajinan tangan khas Aceh sejak dahulu hingga saat ini.

Produk kerajinan tangan buatan pengrajin di wilayah Desa Garot umumnya berupa tas, dompet, paying, sarung bantal, baju adat, dan aneka bordiran benang emas. Adapula kerajinan kopiah khas Aceh yaitu makeutub dan produk kerajinan lainnya.

Kehadiran AMANAH bisa membantu mempromosikan produk-produk pengrajin lokal ke pasar yang lebih luas. Salah seorang pengrajin lokal, Fitriani mengatakan bahwa AMANAH memberikan dukungan yang banyak kepada para pengrajin melalui pelatihan kerajinan tangan.

“Alhamdulillah banyak yang pengrajin kami dapatkan dari pelatihan ini. Kami bisa bersaing dengan produk-produk yang lebih unggul. Support AMANAH cukup banyak,” kata Fitriani.

Pelatihan yang diadakan oleh AMANAH tidak hanya menyasar ibu-ibu rumah tangga untuk meningkatkan keterampilannya, melainkan menyasar para generasi muda guna memperkenalkan kerajinan khas Pidie.

Regenerasi dibutuhkan untuk melestarikan budaya kerajinan tangan tradisional, terutama industri kerajinan tangan khas Pidie.

Keterlibatan anak muda setempat tidak hanya dibutuhkan untuk melakuka inovasi dalam hal produksi kerajinan tangan tetapi juga diharapkan dapat membantu memasarkan produk-produk lokal dengan memanfaatkan teknologi digital.

Pendampingan AMANAH terhadap para pengrajin lokal difokuskan pada inovasi produk dan pemasarannya sehingga lebih mudah untuk dijual. Para peserta juga diajarkan untuk membuat produk kerajinan tangan yang sedang trendi seperti tas, topi, bandana, hingga kipas.

“Cukup sedih yang melestarikan cuma orang tua. Orang dewasa yang menjahit. Terpikir oleh saya untuk ayo bersama kita (anak muda) bangkit supaya lebih maju, warisan budaya tetap terjaga” ujarnya.

Fitriani juga memberikan apresiasinya kepada AMANAH yang telah memberikan pelatihan untuk mendorong anak muda agar terus berinovasi di bidang produksi dan pemasaran produk-produk lokal.

“Kami di sini mewakili para pengrajin ingin berterima kasih kepada AMANAH. Dengan adanya AMANAH, (produk kerajinan tangan) yang di pelosok-pelosok dapat terekspos, yang takt ahu jadi tahu produk kita,” tutup Fitriani.

Melindungi Anak dan Remaja dari Rekrutmen Terorisme Digital

July 29, 2026

Negara Makin Bersiap Melawan Terorisme Digital 

July 29, 2026

Melindungi Anak dan Remaja dari Rekrutmen Terorisme Digital

By Kata IndonesiaJuly 29, 20260

Melindungi Anak dan Remaja dari Rekrutmen Terorisme Digital Oleh: Dhita Karuniawati Perkembangan teknologi digital telah…

Negara Makin Bersiap Melawan Terorisme Digital 

By Kata IndonesiaJuly 29, 20260

Negara Makin Bersiap Melawan Terorisme Digital  Oleh : Gavin Asadit Perkembangan teknologi digital telah membawa banyak manfaat bagi masyarakat, mulai dari kemudahan akses informasi hingga percepatan transformasi ekonomi. Namun, di balik berbagai peluang tersebut, ruang siber juga menghadirkan tantangan baru berupa penyebaran paham radikal, propaganda ekstremisme, rekrutmen anggota kelompok teror, hingga pendanaan terorisme melalui platform digital. Pemerintah memandang ancaman tersebut sebagai bentuk baru terorisme yang membutuhkan pendekatan penanganan yang lebih adaptif dan kolaboratif. Oleh karena itu, sepanjang 2026 pemerintah terus memperkuat strategi nasional dalam menghadapi terorisme digital melalui sinergi antara Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), aparat penegak hukum, penyelenggara platform digital, serta masyarakat. Perubahan pola penyebaran paham radikal menjadi perhatian serius pemerintah. Jika sebelumnya proses radikalisasi banyak berlangsung melalui pertemuan langsung, kini media sosial, aplikasi percakapan, forum daring, hingga berbagai platform digital menjadi sarana utama penyebaran propaganda. Laporan tren terorisme yang dipublikasikan BNPT bersama UNDP menunjukkan bahwa sebagian pelaku tindak pidana terorisme dalam beberapa tahun terakhir pertama kali terpapar konten ekstremis melalui internet, bahkan terdapat pelaku yang seluruh aktivitas radikalisasinya berlangsung di ruang digital. Temuan tersebut memperlihatkan bahwa ancaman terorisme kini semakin bergeser ke ranah siber sehingga strategi pencegahan harus ikut bertransformasi dengan memperkuat literasi digital, pengawasan ruang siber, serta ketahanan masyarakat terhadap propaganda ekstremisme. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komisaris Jenderal Polisi Eddy Hartono, menegaskan bahwa pencegahan terorisme tidak lagi hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga harus mengedepankan upaya preventif melalui penguatan ketahanan masyarakat di ruang digital. Menurutnya, BNPT terus memperkuat strategi kontra narasi, meningkatkan kerja sama dengan kementerian dan lembaga terkait, serta memperluas edukasi kepada generasi muda agar mampu mengenali dan menolak berbagai bentuk propaganda ekstremisme yang beredar melalui internet. Ia menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci karena ancaman digital berkembang sangat cepat dan tidak mengenal batas wilayah. Sejalan dengan penguatan strategi pencegahan, pemerintah juga memperkuat tata kelola ruang digital melalui berbagai regulasi dan kebijakan. Kementerian Komunikasi dan Digital terus meningkatkan kerja sama dengan BNPT dalam mempersempit ruang gerak penyebaran konten radikal, termasuk melalui implementasi kebijakan perlindungan anak di ruang digital dan peningkatan pengawasan terhadap platform digital. Pemerintah menilai bahwa ruang digital yang sehat harus dibangun melalui keseimbangan antara perlindungan kebebasan berekspresi dan perlindungan masyarakat dari konten yang mengandung unsur radikalisme, kekerasan, maupun propaganda terorisme. Pendekatan tersebut dilakukan secara bertahap melalui penguatan sistem pengawasan, peningkatan literasi digital, serta koordinasi dengan penyelenggara platform digital nasional maupun global. …

Terorisme Digital Makin Adaptif, Pemerintah Perkuat Kolaborasi Pencegahan Ekstremisme

By Kata IndonesiaJuly 29, 20260

Terorisme Digital Makin Adaptif, Pemerintah Perkuat Kolaborasi Pencegahan Ekstremisme Jakarta – Pemerintah terus memperkuat langkah…

Pemerintah Mitigasi Terorisme Digital, 250 Anak Terpapar Ekstremisme Dibina dan Direhabilitasi

By Kata IndonesiaJuly 29, 20260

Pemerintah Mitigasi Terorisme Digital, 250 Anak Terpapar Ekstremisme Dibina dan Direhabilitasi Jakarta – Pemerintah terus…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.