Adhyaksa Dault Angkat Bicara Soal Pengurangan Api Unggun di Acara Pramuka

JAKARTA, KataIndonesia.com – Adhyaksa Dault angkat bicara perihal pendapat masyarakat yang meminta sesi api unggun dalam kegiatan pramuka dihapuskan.

Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka ini setuju jika sesi api unggun dapat dikurangi untuk menurunkan kekhawatiran orang tua atau guru terhadap anak yang sedang mengikuti kegiatan pramuka.

Namun Dault menegaskan tidak akan menyamaratakan semua sesi api unggun dalam kegiatan pramuka. Sebagai gantinya, kata ia, akan dibuat jadwal perkemahan yang akan membuat api unggun.

Baca Juga

“Intinya kegiatan api unggun boleh dilaksanakan asalkan sesuai waktu dan tempat,” kata Dault dalam siaran pers yang diterima¬†KataIndonesia.com Selasa (12/12).

Selanjutnya adalah pencarian alternatif lain selain api unggun yang hingga kini dijadikan acara puncak dengan diisi acara seperti menyanyi, berpuisi hingga berakting.

Hal yang dikhawatirkan, kata Dault adalah sebagian kecil masyarakat umum yang ikut membuat api unggun tapi tidak mengerti makna api unggun itu sendiri.

Akibatnya, beberapa kebakaran hutan di gunung terjadi kerena api unggun yang dinyalakan tidak terkontrol. Seperti halnya istilah jambore, lanjut dia yang sekarang sembarang dipakai sebagian kecil masyarakat umum tanpa mengerti arti dan maknanya.

“Nomor HP saya selalu terbuka dihubungi untuk mendiskusikan berbagai hal demi kemajuan Gerakan Pramuka,” ujar pria kelahiran 54 Tahun silam.

Related Posts

Add New Playlist