• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Pengamat Dukung Penuh Penempatan MBG dalam Fungsi Pendidikan

Pengamat Dukung Penuh Penempatan MBG dalam Fungsi Pendidikan

  • Kata Indonesia
  • - Monday, 2 March 2026

Pengamat Dukung Penuh Penempatan MBG dalam Fungsi Pendidikan

Jakarta — Pengamat kebijakan publik Trubus Rahardiansyah menyatakan dukungan penuh terhadap penempatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam fungsi pendidikan.

 

Menurutnya, penempatan program MBG dalam ranah pendidikan sudah sesuai, karena berkontribusi pada peningkatan kesiapan belajar siswa serta menjadi bagian dari investasi jangka panjang pembangunan sumber daya manusia.

 

“Anak-anak yang sehat dan terpenuhi kebutuhan gizinya akan memiliki kesiapan belajar yang jauh lebih baik di sekolah,” jelasnya.

 

Trubus menilai bahwa penerima manfaat utama MBG adalah peserta didik yang menjadi subjek sentral dalam sistem pendidikan nasional.

 

 

“Dalam pendekatan pembangunan sumber daya manusia, intervensi gizi terhadap peserta didik adalah bagian tak terpisahkan dari ekosistem pendidikan itu sendiri,” ungkap Trubus, yang juga Ketua Umum Asosiasi Analis Kebijakan Indonesia (AAKI).

 

Dirinya menyebut bahwa kesehatan dan nutrisi yang baik secara langsung berkorelasi dengan kemampuan kognitif dan konsentrasi belajar siswa. Program Makan Bergizi Gratis bertujuan untuk memastikan bahwa setiap anak memiliki fondasi fisik yang kuat untuk menyerap ilmu pengetahuan secara optimal.

 

“Dengan gizi yang tercukupi, diharapkan angka putus sekolah dapat berkurang dan prestasi akademik siswa meningkat,” sebutnya.

 

 

Penempatan program ini dalam lingkup fungsi pendidikan dinilai sebagai pendekatan menyeluruh dan terintegrasi guna mendukung pencapaian tujuan pendidikan nasional secara lebih komprehensif, efektif, serta berkelanjutan dalam jangka panjang bagi peningkatan kualitas generasi penerus bangsa.

 

“Investasi pada gizi anak sekolah bukan hanya tentang makanan, melainkan juga tentang menciptakan lingkungan belajar yang kondusif,” kata Trubus.

 

Dengan menempatkan program ini dalam fungsi pendidikan, implementasi dan pengawasannya dinilai akan lebih terarah, terukur, serta terintegrasi dengan agenda peningkatan kualitas sumber daya manusia. [-RWA]

Reformasi Penyelenggaraan Ibadah Haji Membangun Tata Kelola Lebih Akurat dan Akuntabel

October 1, 2026

Presiden Prabowo Dorong Antrean Haji Turun dari 49 Tahun ke 14 Tahun

October 1, 2026

Reformasi Penyelenggaraan Ibadah Haji Membangun Tata Kelola Lebih Akurat dan Akuntabel

By Kata IndonesiaOctober 1, 20260

Reformasi Penyelenggaraan Ibadah Haji Membangun Tata Kelola Lebih Akurat dan Akuntabel Oleh : Gavin Asadit…

Presiden Prabowo Dorong Antrean Haji Turun dari 49 Tahun ke 14 Tahun

By Kata IndonesiaOctober 1, 20260

Presiden Prabowo Dorong Antrean Haji Turun dari 49 Tahun ke 14 Tahun Jakarta – Presiden…

Presiden Prabowo Prioritaskan Kepastian Masa Tunggu Jemaah Haji Indonesia

By Kata IndonesiaOctober 1, 20260

Presiden Prabowo Prioritaskan Kepastian Masa Tunggu Jemaah Haji Indonesia JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto terus…

Kepuasan Publik Atas 2 Tahun Prabowo-Gibran: Pentingnya Program Kebutuhan Dasar

By Kata IndonesiaOctober 1, 20260

Kepuasan Publik Atas 2 Tahun Prabowo-Gibran: Pentingnya Program Kebutuhan Dasar Oleh: Bagas Nurahman Menjelang dua…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.