• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»MBG Tunjukkan Dampak Nyata bagi Puluhan Juta Peserta Didik

MBG Tunjukkan Dampak Nyata bagi Puluhan Juta Peserta Didik

  • Kata Indonesia
  • - Monday, 2 March 2026

MBG Tunjukkan Dampak Nyata bagi Puluhan Juta Peserta Didik

Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menunjukkan dampak positif yang semakin nyata bagi dunia pendidikan nasional. Program ini telah dinikmati oleh puluhan juta peserta didik di berbagai daerah dan dinilai berkontribusi langsung terhadap peningkatan kesehatan, kesiapan belajar, serta pembentukan karakter anak sejak usia dini. Kehadiran MBG tidak hanya menjawab persoalan gizi, tetapi juga memperkuat fondasi pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

 

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa program makan bergizi merupakan ikhtiar strategis negara dalam menyiapkan kualitas manusia sejak dini. Menurutnya, anak-anak yang terpenuhi kebutuhan gizinya akan memiliki fondasi yang kuat untuk belajar, bertumbuh, dan berkembang secara optimal.

 

“Program makan bergizi adalah ikhtiar menyiapkan kualitas manusia sejak dini, sehingga anak-anak dan masyarakat memiliki fondasi yang kuat untuk belajar, bertumbuh, dan berkontribusi,” tegas Abdul Mu’ti.

 

Ia menjelaskan bahwa MBG dirancang tidak semata sebagai program pemenuhan kebutuhan pangan, melainkan sebagai bagian dari pendekatan pendidikan yang menyeluruh. Anak-anak yang sehat secara fisik diyakini lebih siap menerima pembelajaran, memiliki konsentrasi yang lebih baik, serta mampu mengembangkan potensi diri secara maksimal di sekolah.

 

Dalam perspektif nilai, Abdul Mu’ti mengaitkan arah MBG dengan konsep Islam bastatan fil ‘ilmi wal jism, yakni keunggulan ilmu pengetahuan yang berjalan seiring dengan ketangguhan raga. Ia merujuk pada kisah Thalut sebagai pemimpin yang dipilih bukan karena kekayaan materi, melainkan karena kekuatan fisik dan kebijaksanaan intelektual yang dimilikinya.

 

“Tafsir-tafsir modern menyebut bahwa amanah besar menuntut daya lahir dan batin yang dipandu iman, ilmu, serta upaya pendidikan yang sistematis. Kontekstualisasi hari ini menempatkan ilmu sebagai seluruh pengetahuan yang bermanfaat, dan jism sebagai kesehatan, kebugaran, ketahanan mental, serta kecakapan hidup,” jelasnya.

 

Menurut Abdul Mu’ti, kerangka pemikiran tersebut menegaskan bahwa MBG tidak berhenti pada pemenuhan gizi semata, tetapi menjadi pintu masuk pembentukan karakter peserta didik. Generasi yang kuat, kata dia, membutuhkan tubuh yang terawat agar ilmu dapat bertumbuh dan diwujudkan dalam kerja nyata yang bermanfaat bagi masyarakat.

 

Ia menambahkan bahwa tujuan akhir Program Makan Bergizi Gratis adalah melahirkan generasi yang siap belajar, siap bekerja, dan siap memikul tanggung jawab sosial. Pada titik ini, makanan bergizi dipandang bukan sekadar intervensi kesehatan, melainkan bagian integral dari upaya membangun kualitas manusia Indonesia yang tangguh dan berdaya saing.

 

Dengan jangkauan yang telah menyentuh puluhan juta peserta didik, MBG diharapkan menjadi fondasi penting dalam menyiapkan generasi emas Indonesia. Program ini diyakini akan berkontribusi besar dalam menghadapi tantangan zaman sekaligus mendukung pencapaian visi besar Indonesia Emas 2045. (*)

Reformasi Penyelenggaraan Ibadah Haji Membangun Tata Kelola Lebih Akurat dan Akuntabel

October 1, 2026

Presiden Prabowo Dorong Antrean Haji Turun dari 49 Tahun ke 14 Tahun

October 1, 2026

Reformasi Penyelenggaraan Ibadah Haji Membangun Tata Kelola Lebih Akurat dan Akuntabel

By Kata IndonesiaOctober 1, 20260

Reformasi Penyelenggaraan Ibadah Haji Membangun Tata Kelola Lebih Akurat dan Akuntabel Oleh : Gavin Asadit…

Presiden Prabowo Dorong Antrean Haji Turun dari 49 Tahun ke 14 Tahun

By Kata IndonesiaOctober 1, 20260

Presiden Prabowo Dorong Antrean Haji Turun dari 49 Tahun ke 14 Tahun Jakarta – Presiden…

Presiden Prabowo Prioritaskan Kepastian Masa Tunggu Jemaah Haji Indonesia

By Kata IndonesiaOctober 1, 20260

Presiden Prabowo Prioritaskan Kepastian Masa Tunggu Jemaah Haji Indonesia JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto terus…

Kepuasan Publik Atas 2 Tahun Prabowo-Gibran: Pentingnya Program Kebutuhan Dasar

By Kata IndonesiaOctober 1, 20260

Kepuasan Publik Atas 2 Tahun Prabowo-Gibran: Pentingnya Program Kebutuhan Dasar Oleh: Bagas Nurahman Menjelang dua…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.