• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Ekonomi»Energi»PLN Indonesia Power PLTG Gilimanuk Hadirkan Pengelolan Sampah

PLN Indonesia Power PLTG Gilimanuk Hadirkan Pengelolan Sampah

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 28 August 2025

LN Indonesia Power (PLN IP) melalui Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Bali PLTG Gilimanuk mempersembahkan program unggulan bertajuk MESATUA BALI (Mengelola Sampah untuk Alam Bali Lestari) sebagai wujud nyata komitmen korporat dalam mendukung transisi energi berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat. Program ini tidak hanya mengatasi persoalan lingkungan, tetapi juga membuka jalan bagi transformasi sosial dan ekonomi di wilayah pesisir Bali.

Berangkat dari tantangan nyata seperti tingginya volume limbah pelabuhan, limbah rumah tangga, abrasi pantai, penggundulan hutan taman nasional, dan keterbatasan akses ekonomi masyarakat rentan, MESATUA BALI hadir sebagai solusi berbasis komunitas.

Melalui pendekatan ekonomi sirkular, program ini mengolah limbah organik dan anorganik. Limbah organik yang dimanfaatkan berupa limbah rumah tangga dan home industry yang diolah menjadi Pupuk Organik Cair Multiguna.

Sedangkan limbah anorganik berfokus pada limbah diapers yang dimanfaatkan menjadi media tanam untuk pembibitan buah dan sayur. Kedua jenis limbah tersebut diolah dengan pemanfaatan sisa produksi perusahaan berupa air reject demineralisasi. Inovasi pemanfaatan limbah air demineralisasi dan limbah diapers sebagai media tanam merupakan terobosan baru yang untuk pertama kalinya diimplementasikan di Kabupaten Jembrana, Bali.

Kehadiran inovasi ini tidak hanya menghadirkan kebaruan dalam pengelolaan limbah, tetapi juga membuka peluang pemanfaatan sumber daya alternatif yang ramah lingkungan serta bernilai guna bagi masyarakat.

Program ini telah melibatkan 13 anggota kelompok Suketeki, memperluas manfaat ke 65 petani dari 5 Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani), dan berhasil membuka lapangan kerja bagi 34 pemuda lokal. Bahkan, pemerintah Kelurahan Gilimanuk telah menerbitkan Pararem Desa Adat Nomor 1 Tahun 2025 sebagai bentuk dukungan kebijakan terhadap pengelolaan sampah berbasis komunitas.

”Program MESATUA BALI menjadi bukti bahwa inovasi sosial bisa menjadi jembatan antara energi dan kehidupan. Kami di PLN Indonesia Power percaya bahwa keberlanjutan bukan hanya soal teknologi, tetapi juga tentang bagaimana kita membangun masa depan bersama, dari desa hingga dunia,” tegas Bernadus Sudarmanta, Direktur Utama PLN Indonesia Power.

MESATUA BALI telah mencatat berbagai capaian, di antaranya:
– Penjualan pupuk organik cair mencapai 150-200 liter perbulan
– ⁠Penanaman 100 pohon cemara pantai untuk mitigasi abrasi
– Penghijauan lahan tandus di wilayah Taman Nasional Bali Barat
– ⁠Pengurangan limbah diapers dan metana dari limbah organik
– ⁠Peningkatan pendapatan kelompok melalui penjualan pupuk organik cair dan penjualan bibit
– ⁠Replikasi program ke wilayah Jembrana dan Banyuwangi

Program ini juga menjadi pusat pembelajaran masyarakat, dengan modul edukasi “Zero Waste Komunitas” dan kunjungan dari sekolah serta akademisi. Bahkan, telah berkolaborasi dengan TPA Ash-Shiddiqiyyah di wilayah Negara, Bali melalui program TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak) untuk memperluas dampak ke ranah pendidikan dan ketahanan pangan keluarga. Kegiatan yang telah dilakukan berupa edukasi penanaman buah dan sayur dengan media tanam diapers dan sosialisasi terkait pemenuhan gizi seimbang yang berkolaborasi dengan Puskesmas setempat.

Dengan pendekatan yang sistemik, MESATUA BALI mengubah paradigma pengelolaan limbah menjadi sumber daya. Program ini menunjukkan bahwa keberlanjutan bisa dimulai dari hal sederhana, dari diapers menjadi media tanam, dari limbah menjadi pupuk, dan dari komunitas menjadi pusat inovasi.

 

Bijak Menyikapi Kasus Air Keras dengan Menghormati Hukum

April 21, 2026

Hukum Harus Diberi Ruang: Menjaga Integritas Proses dalam Kasus Air Keras

April 21, 2026

Bijak Menyikapi Kasus Air Keras dengan Menghormati Hukum

By Kata IndonesiaApril 21, 20260

Bijak Menyikapi Kasus Air Keras dengan Menghormati Hukum Oleh Angga Yudhistira Kasus penyiraman air keras…

Hukum Harus Diberi Ruang: Menjaga Integritas Proses dalam Kasus Air Keras

By Kata IndonesiaApril 21, 20260

Hukum Harus Diberi Ruang: Menjaga Integritas Proses dalam Kasus Air Keras Oleh: Fahri Aditya Nugraha…

Hormati Proses Hukum, Kasus Air Keras Ditangani Sesuai Mekanisme

By Kata IndonesiaApril 21, 20260

Hormati Proses Hukum, Kasus Air Keras Ditangani Sesuai Mekanisme Jakarta – Pemerintah menegaskan pentingnya penghormatan…

Kasus Air Keras Diusut, Semua Pihak Diminta Hormati Proses Hukum

By Kata IndonesiaApril 21, 20260

Kasus Air Keras Diusut, Semua Pihak Diminta Hormati Proses Hukum Jakarta – Kasus penyiraman air…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.