• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Masjid Al Mukarromah Koja Siap Bantu Ombudsman RI dalam Pengawasan Pelayanan Publik

Masjid Al Mukarromah Koja Siap Bantu Ombudsman RI dalam Pengawasan Pelayanan Publik

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 6 March 2025

Yayasan Al Mukarromah menggelar ceramah dengan tema “Masjid Agen Pengawasan Pelayanan Publik” dengan menghadirkan narasumber Komisioner Ombudsman RI Hery Susanto pada Rabu (5/3/2025).

 

Acara yang dimulai dari usai sholat Ashar berjamaah, diikuti secara antusias oleh kurang lebih 300 jamaah. Mereka terdiri dari para Ketua-Ketua Rw di Kelurahan Lagoa. Ada juga para Rt, Dasawisma, Kader Posyandu, Jumantik dari 2 Rw yang ada di sekitar masjid yakni Rw 08 dan Rw Kelurahan Lagoa. Tidak lupa kalau diperhatikan ada sejumlah warga sekitar yang memenuhi ruangan aula dan juga musafir.

 

Kegiatan yang diselenggarakan di Aula di Masjid Al Mukarromah yang terletak di Kelurahan Lagoa Kecamatan Koja Kota Jakarta Utara Provinsi DKI Jakarta, juga turut hadiri Muhamad Andry selaku Asisten Administrasi dan Kesra Kota Jakarta Utara yang mewakili Ali Maulana Hakim yang tidak dapat hadir, karena mendampingi Gubernur DKI. Turut hadir Samsu Rizal Khadafi, Camat Koja dan Syaiful Anwar, Lurah Lagoa.

 

Sementara itu, anggota Ombudsman RI, Hery Susanto yang menjadi pembicara kunci mengatakan Ombudsman diberikan amanah untuk mengawasi pelayanan publik yang diselenggarakan oleh pemerintah, kementerian/lembaga, BUMN, BUMD, BHMN dan BUMS yang menggunakan APBN dan atau APBD.

Ketika ditanyakan media terkait pengawasan penyaluran zakat, infaq dan sodaqoh yang diselenggarakan oleh masjid-masjid dalam lingkungan pemerintahan, ia memberikan jawaban, “selama masjid-masjid termasuk menggunakan APBN atau APBD, maka ia berada dalam wilayah pengawasan Ombudsman RI.”

 

Hery mengungkapkan bahwa implementasi fungsi pengawasan pada pelayanan publik diwujudkan melalui tiga pilar, yaitu keimanan dan ketaqwaan individu, kontrol anggota, serta penerapan atau supremasi hukum.

 

Pada kesempatan ini Komisioner Ombudsman mengungkapkan bahwa pejabat publik harus menempatkan agama menjadi ruh dalam berbagai sikap dan perbuatan. “Seluruh aparatur negara selaku pemangku pelayanan publik tertanam keyakinan dalam dirinya bahwa bekerja melayani publik adalah bagian dari ibadah,” ujarnya

 

Hery menyampaikan Ombudsman diberikan amanah mengawasi pelayanan publik yang diselenggarakan oleh pemerintah, kementerian/lembaga, BUMN, BUMD, BHMN dan BUMS yang menggunakan APBN dan atau APBD.

 

Ia menegaskan partisipasi masyarakat terutama melalui komunitas masjid sangat penting untuk bersama-sama mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik.

 

“Fungsi masjid itu selain sebagai tempat ibadah, juga menjadi sarana pendidikan, musyawarah warga, sarana pernikahan, dan perlindungan bagi warga bila ada musibah atau bencana dan lainnya,” ujarnya.

 

Karena itu jelas Hery, partisipasi masyarakat terutama melalui komunitas masjid sangat penting untuk bersama-sama mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik.

 

“Jadi dengan demikian masjid juga bagian dari pelayanan publik yang diselenggarakan oleh bukan pemerintah namun masyarakat. Inilah kemudian Ombudsman sebagai lembaga pengawas pelayanan publik melihat bahwa masjid ini sangat strategis sebagai syiar edukasi sosialisasi, publikasi dan informasi tentang bagaimana pelayanan publik masyarakat,” ujar Hery.

 

Hery menambahkan, pemerintah sebagai penyelenggara pelayanan publik Ombudsman dan masyarakat, ini jangan dipisahkan.

 

“Justru harus saling kolaborasi dan harmoni. Sinergi satu sama lain agar pelayanan publik lebih baik. Karenanya Saya mendukung program Ngaji Pengawasan Layanan Publik dan berlanjut menjadikan masjid sebagai alat pengawasannya,” pungkasnya.

 

Sementara itu, Ketua Yayasan Al Mukarromah Koja, Jakarta Utara, Ramdansyah mengatakan ini kali kedua pihaknya mengundang Ombudsman RI. Sebelumnya pada 2023 lalu Ombudsman juga hadir pada kegiatan Ngaji Bareng Pelayanan Publik.

 

Masjid kata dia, dapat meneruskan pesan-pesan aduan masyarakat. Ia dapat menjadi Sahabat Ombudsman untuk memperkuat masyarakat di Kelurahan Lagoa atau di kecamatan Koja.

 

“Kami berinisiatif membantu Ombudsman untuk melakukan pengawasan pelayanan publik. Dengan begitu maka pengawasan yang terjadi akan lebih efektif. Masjid Al Mukaromah turut mensosialisasikan program yang bernama Sahabat Ombudsman,” ujar Ramdansyah.

 

“Sahabat Ombudsman itu adalah kita melakukan membantu atau sebagai agen social change terkait dengan pelayanan publik, pengawasan publik dalam bentuk komunikasi informasi dan edukasi,” imbuh pria yang pernah menjabat sebagai Ketua Panwaslu Provinsi DKI Jakarta.

 

Masjid dapat meneruskan pesan pesan aduan masyarakat. Ia dapat menjadi Sahabat Ombudsman untuk memperkuat masyarakat madani,” ujar Ramdansyah selaku Ketua Umum Yayasan Al Mukarromah.

 

Sahabat Ombudsman adalah agen untuk meneruskan pesan-pesan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) kepada masyarakat terkait pengawasan layanan publik.

 

Yayasan Al Mukarromah kerap melakukan kerjasama dengan lembaga pemerintah atau BUMN dalam membantu warga guna pemenuhan pelayanan publik. Khususnya sektor primer. Semisal pemenuhan sembako dengan gelar pasar murah. Serta aktivitas sosial bagi masyarakat luas yang merupakan bagian pelayanan publik.

 

Adapun ada acara hari ini, pihaknya jelas Ramdansyah memberikan edukasi. Masyarakat diajak dialog, tanya jawab dan seterusnya.

 

“Jadi fungsi yang kita lakukan di masjid adalah sebagai sahabat Ombudsman adalah sebagai agen perubahan untuk komunikasi memberikan informasi dan edukasi,” jelas Ramdansyah.

 

“Fungsi masjid dalam pelayanan misalnya beberapa waktu lalu terjadi kebakaran di kilang Pertamina di Plumpang. Kami kemudian melakukan katakanlah, ketimbang yang satu menyalahkan Pertamina yang satu menyalahkan yang lain, kami memilih melakukan trauma healing. Itu harus dilakukan. Jangan kemudian menyebabkan kisruh nah ini yang kemudian menurut saya penting melakukan pendekatan partisipasi dan kemudian tidak membuat kontra di masyarakat ini yang kami lakukan selama ini,” imbuhnya.

 

Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan Pekan Ramadhan Masjid Al Mukarromah Koja Farid Wajedi Abdullah yang juga Ketua Rw 09 Kelurahan Lagoa mendukung keberadaan program Ngaji Bareng Pengawasan Pelayanan Publik. “Hal ini memberikan nilai tambah atas keberadaan lembaga Ombudsman,” ujarnya dalam pidato sambutannya.

Peningkatan Kontribusi Hilirisasi Membuka Peluang Penguatan Industri Nasional 

October 26, 2026

Makin Dirasakan Manfaatnya, Kontribusi Hilirisasi terhadap Investasi Meningkat

October 26, 2026

Peningkatan Kontribusi Hilirisasi Membuka Peluang Penguatan Industri Nasional 

By Kata IndonesiaOctober 26, 20260

Peningkatan Kontribusi Hilirisasi Membuka Peluang Penguatan Industri Nasional  Oleh: Bara Winatha Peningkatan kontribusi hilirisasi terhadap investasi dan ekspor membuka peluang strategis bagi penguatan industri nasional di tengah dinamika ekonomi global. Melalui pengolahan sumber daya alam di dalam negeri, Indonesia berpeluang meningkatkan nilai tambah produk, menciptakan lapangan kerja, mengembangkan teknologi, dan memperbesar penerimaan devisa. Namun, keberhasilannya tidak cukup diukur dari pertumbuhan investasi semata, melainkan juga dari kemampuan membangun industri yang produktif, kompetitif, dan berkelanjutan. Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani, menyampaikan bahwa kontribusi investasi hilirisasi mencapai 35 persen pada triwulan III 2026, meningkat dari 26 persen pada 2024. Kenaikan tersebut menunjukkan semakin besarnya peran kegiatan pengolahan dalam struktur investasi nasional sekaligus memperkuat arah pembangunan ekonomi berbasis nilai tambah. Menurut Rosan, investasi perlu menghasilkan manfaat yang lebih luas, terutama penyerapan tenaga kerja, peningkatan kemampuan teknologi, dan penguatan posisi Indonesia dalam rantai pasok global. Pengembangan industri nikel dan baterai kendaraan listrik menjadi salah satu fokus pemerintah. Dalam pelaksanaannya, keseimbangan antara ketersediaan bahan baku, kapasitas pengolahan, dan kebutuhan industri lanjutan harus dijaga agar ekspansi produksi disertai peningkatan kualitas manufaktur. Prospek hilirisasi juga tercermin dalam proyeksi ekspor yang disampaikan Dewan Ekonomi Nasional (DEN). Anggota sekaligus Sekretaris Eksekutif DEN, Septian Hario Seto, memperkirakan nilai ekspor produk hilirisasi mencapai US$50 miliar pada akhir 2026. Angka tersebut meningkat sekitar 45 persen dibandingkan capaian 2024 sebesar US$34,5 miliar. Pertumbuhan diperkirakan terutama berasal dari pengolahan nikel, aluminium, serta komponen baterai litium. Perkembangan tersebut memperlihatkan bahwa basis hilirisasi Indonesia mulai meluas. Septian memperkirakan ekspor produk aluminium mencapai US$7,2 miliar pada 2026, lebih dari dua kali lipat nilai 2024 sebesar US$3,5 miliar. Peningkatan kapasitas produksi dan rencana investasi fasilitas peleburan aluminium atau smelter menjadi faktor pendukung pertumbuhan sektor ini. Di sisi lain, industri baterai menawarkan peluang untuk memperkuat penguasaan teknologi. Indonesia mulai mengembangkan produksi komponen kendaraan listrik, termasuk anoda dan katoda, serta memiliki fasilitas pemurnian litium meskipun tidak mempunyai sumber daya litium domestik. Kondisi ini menunjukkan bahwa penguatan industri dapat ditempuh melalui kemampuan pengolahan, integrasi rantai pasok, dan kerja sama teknologi, bukan semata kepemilikan bahan mentah.…

Makin Dirasakan Manfaatnya, Kontribusi Hilirisasi terhadap Investasi Meningkat

By Kata IndonesiaOctober 26, 20260

Makin Dirasakan Manfaatnya, Kontribusi Hilirisasi terhadap Investasi Meningkat Jakarta – Hilirisasi industri semakin memperkuat perannya…

Penerimaan Negara dari Migas Diproyeksi Lampaui Target 2026

By Kata IndonesiaOctober 26, 20260

Penerimaan Negara dari Migas Diproyeksi Lampaui Target 2026 JAKARTA – Peningkatan penerimaan negara dari sektor…

Harga Minyak Menguat, Prospek Pendapatan Negara dari Migas Meningkat

By Kata IndonesiaOctober 25, 20260

Harga Minyak Menguat, Prospek Pendapatan Negara dari Migas Meningkat JAKARTA — Sektor hulu minyak dan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.