• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Komitmen Pemerintah Wujudkan Swasembada Pangan Tuai Pujian

Komitmen Pemerintah Wujudkan Swasembada Pangan Tuai Pujian

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 7 February 2025

Pemerintah terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. Langkah konkret yang diambil Presiden Prabowo Subianto dengan menandatangani empat aturan strategis terkait sistem irigasi, neraca komoditas, pupuk, dan penyuluhan mendapat apresiasi luas. Kebijakan ini diyakini mampu mempercepat pencapaian kemandirian pangan Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengungkapkan bahwa aturan baru ini menjadi landasan utama dalam mendukung kebijakan percepatan swasembada pangan.

“Kami sangat gembira dengan langkah cepat yang diambil pemerintah. Dengan adanya regulasi ini, tidak ada alasan lagi untuk menunda pencapaian target swasembada,” ujar Zulhas

Presiden Prabowo sendiri menegaskan target swasembada pangan akan tercapai pada akhir tahun 2025. Dalam sidang kabinet paripurna di Istana Negara, ia menyampaikan optimisme bahwa Indonesia tidak akan lagi bergantung pada impor beras, jagung, dan garam.

“Target ini bahkan lebih cepat dari yang sebelumnya ditetapkan, yaitu tahun 2026. Ini bukti bahwa kerja keras dan kebijakan yang tepat dapat membawa perubahan besar,” tegasnya.

Sebagai tindak lanjut dari kebijakan ini, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menginstruksikan Perum Bulog untuk menyerap 3 juta ton gabah petani hingga April 2025.

Upaya ini bertujuan menjaga stabilitas pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani. “Kami berharap target penyerapan ini bisa tercapai sepenuhnya untuk memperkuat ketahanan pangan nasional,” ungkap Amran.

Sementara itu, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo, menyatakan bahwa stok beras Bulog saat ini berkisar antara 1,9 juta hingga 2 juta ton. Dengan tambahan penyerapan 3 juta ton gabah, stok beras nasional akan meningkat menjadi 5 juta ton dalam beberapa bulan ke depan.

“Kami juga telah menyetujui penyesuaian standar pengolahan beras guna mempercepat distribusi,” tambahnya.

Upaya percepatan swasembada pangan juga mendapat dukungan dari Kementerian Transmigrasi yang menggandeng Badan Usaha Milik Petani (BUMP) Indonesia. Wakil Menteri Transmigrasi, Viva Yoga Mauladi, menyatakan bahwa sektor transmigrasi memiliki peran strategis dalam mendukung produksi pangan nasional.

“Kolaborasi dengan berbagai pihak akan semakin memperkuat program ini,” katanya.

Sebagai langkah konkret, pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp16 triliun dari APBN untuk mendukung program ini.

Dengan sinergi antara kementerian, lembaga, dan dukungan penuh dari berbagai pemangku kepentingan, optimisme tinggi mengiringi upaya mewujudkan swasembada pangan nasional pada 2025 sesuai dengan visi Presiden Prabowo Subianto.

Ketahanan Ekonomi RI Menjadi Modal Menjaga Optimisme Nasional

November 6, 2026

Rupiah Bergerak, Peluang Penguatan Masih Terbuka

November 6, 2026

Ketahanan Ekonomi RI Menjadi Modal Menjaga Optimisme Nasional

By Kata IndonesiaNovember 6, 20260

Ketahanan Ekonomi RI Menjadi Modal Menjaga Optimisme Nasional  Oleh: Abdul Gofar Ketahanan ekonomi Indonesia yang tetap terjaga di tengah ketidakpastian global menjadi modal penting bagi pemerintah untuk mempertahankan optimisme nasional sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perekonomian Indonesia tumbuh sebesar 5,47 persen secara tahunan atau year-on-year (yoy) pada triwulan III 2026. Capaian tersebut menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi nasional masih berada dalam jalur positif dengan dukungan berbagai sektor produktif, peningkatan perdagangan, serta penguatan industri manufaktur. Produk Domestik Bruto (PDB) berdasarkan harga konstan tercatat mencapai Rp3.633,2 triliun, sedangkan berdasarkan harga berlaku mencapai Rp6.741,0 triliun. Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, M. Edy Mahmud, menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi pada periode tersebut memperlihatkan kemampuan Indonesia menjaga momentum pembangunan di tengah berbagai tantangan perekonomian internasional. Menurutnya, industri pengolahan menjadi sektor yang memberikan kontribusi paling besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional dengan andil mencapai 1,20 poin persentase. Selain itu, perdagangan menyumbang 0,94 poin persentase, konstruksi sebesar 0,62 poin persentase, serta sektor informasi dan komunikasi memberikan kontribusi 0,49 poin persentase. Industri pengolahan sendiri mengalami pertumbuhan sebesar 5,87 persen, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional. Peningkatan tersebut didukung permintaan pasar domestik maupun internasional yang semakin membaik. Salah satu subsektor yang memperlihatkan perkembangan positif adalah industri makanan dan minuman dengan pertumbuhan 7,09 persen. Kinerja ini ditopang peningkatan ekspor Crude Palm Kernel Oil (CPKO), produk turunan minyak kelapa sawit atau CPO, serta pemanfaatannya untuk kebutuhan produksi biodiesel di dalam negeri. Industri kimia, farmasi, dan obat tradisional juga mencatatkan pertumbuhan 8,10 persen seiring meningkatnya produksi Fatty Acid Methyl Ester (FAME) dan pupuk menjelang musim tanam. Sementara itu, industri logam dasar tumbuh mencapai 9,94 persen berkat peningkatan ekspor berbagai komoditas, termasuk katoda tembaga, nickel matte, dan aluminium. Perdagangan besar dan eceran, termasuk reparasi mobil serta sepeda motor, turut menunjukkan perkembangan dengan pertumbuhan 7,14 persen. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pada periode yang sama tahun 2025 sebesar 5,46 persen dan tahun 2024 sebesar 4,85 persen. Sebelum pengumuman pertumbuhan ekonomi tersebut, sejumlah indikator makroekonomi juga telah memberikan gambaran positif mengenai kondisi perekonomian nasional. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menilai stabilitas harga, perkembangan industri manufaktur, dan kinerja perdagangan luar negeri menjadi tiga faktor penting yang menjaga kekuatan ekonomi Indonesia. Ia menyampaikan bahwa pemerintah berupaya mempertahankan keseimbangan antara stabilitas dan pertumbuhan melalui koordinasi kebijakan yang berkelanjutan. Dari sisi harga, inflasi Oktober 2026 tercatat sebesar 3,23 persen secara tahunan, masih berada dalam sasaran pemerintah sebesar 2,5±1 persen. Inflasi inti juga melambat menjadi 2,56 persen, sedangkan inflasi harga yang diatur pemerintah mencapai 3,24 persen. Meskipun demikian, kelompok pangan bergejolak masih perlu mendapatkan perhatian karena mengalami inflasi 5,81 persen akibat kenaikan harga cabai rawit, cabai merah, dan tomat. Fenomena El Niño yang memperpanjang musim kemarau turut memengaruhi produksi dan ketersediaan sejumlah komoditas pangan.…

Rupiah Bergerak, Peluang Penguatan Masih Terbuka

By Kata IndonesiaNovember 6, 20260

Rupiah Bergerak, Peluang Penguatan Masih Terbuka Jakarta – Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika…

Optimisme terhadap Rupiah Ditopang Fundamental Ekonomi yang Kuat

By Kata IndonesiaNovember 6, 20260

Optimisme terhadap Rupiah Ditopang Fundamental Ekonomi yang Kuat Oleh : Rivka Mayangsari Kondisi perekonomian Indonesia…

Stabilitas Rupiah Terus Dijaga di Tengah Ketidakpastian Global

By Kata IndonesiaNovember 6, 20260

Stabilitas Rupiah Terus Dijaga di Tengah Ketidakpastian Global Oleh : Gavin Asadit Stabilitas nilai tukar…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.