• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Ekonomi»Dukung Swasembada Energi, Pemerintah Mulai Kurangi Ekspor Minyak Mentah

Dukung Swasembada Energi, Pemerintah Mulai Kurangi Ekspor Minyak Mentah

  • Kata Indonesia
  • - Tuesday, 4 February 2025

Dukung Swasembada Energi, Pemerintah Mulai Kurangi Ekspor Minyak Mentah

Jakarta – Pemerintah Indonesia mulai mengurangi ekspor minyak mentah sebagai bagian dari upaya mencapai swasembada energi.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengungkapkan bahwa langkah ini akan mempercepat pemrosesan minyak mentah dalam negeri untuk meningkatkan produksi bahan bakar minyak (BBM) nasional.

“Kami telah meminta kilang-kilang dalam negeri untuk memanfaatkan seluruh crude oil, termasuk yang sebelumnya dianggap tidak memenuhi spesifikasi,” tutur Bahlil.

Kebijakan ini, tegasnya, akan mengurangi ekspor minyak mentah dan meningkatkan kapasitas kilang domestik.

Kilang utama seperti yang ada di Balikpapan, Cilacap, dan Dumai kini mampu mengolah berbagai jenis minyak mentah yang sebelumnya tidak memenuhi standar.

Pemerintah juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas dan teknologi kilang dalam negeri.

“Kami terus mendorong percepatan pembangunan kilang baru, seperti Kilang Tuban dan Balongan, untuk meningkatkan kapasitas pengolahan dalam beberapa tahun ke depan,” tambah Bahlil.

Dengan begitu, dalam beberapa tahun mendatang, ekspor minyak mentah akan semakin berkurang, sementara produksi dalam negeri semakin meningkat.

Diperkirakan, Indonesia akan mengekspor sekitar 28 juta barel minyak mentah tahun ini. Namun, 12-13 juta barel di antaranya akan dioptimalkan untuk memenuhi kebutuhan kilang minyak domestik, yang bertujuan mengurangi ketergantungan pada impor BBM.

Langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan produksi migas dalam negeri, yang menjadi salah satu prioritas dalam mendukung kemandirian energi nasional.

Dalam kesempatan berbeda, PT Pertamina Hulu Energi (PHE), melalui sosialisasi konsep kerja sama pengelolaan kemitraan sumur idle, turut berkontribusi dalam upaya peningkatan produksi minyak nasional.

VP Production & Project PHE, Benny Sidik, menjelaskan bahwa salah satu solusi untuk meningkatkan produksi adalah dengan mereaktivasi sumur-sumur idle yang selama ini tidak digunakan.

“Kami berharap dengan bantuan mitra yang memiliki kemampuan teknis dan keuangan yang baik, reaktivasi sumur idle ini dapat berkontribusi dalam peningkatan lifting minyak nasional secara berkesinambungan,” ujar Benny dalam acara yang digelar di Jakarta.

Melalui kemitraan dengan pihak ketiga, PHE berencana untuk menawarkan lebih dari 250 sumur idle yang ada di wilayah operasionalnya pada tahun 2025.

Ini merupakan bagian dari upaya untuk mempercepat produksi migas dalam negeri sekaligus mendukung program swasembada energi yang digagas pemerintah.

Kebijakan pengurangan ekspor minyak mentah ini merupakan langkah konkret dalam memperkuat ketahanan energi Indonesia.

Pemerintah optimistis bahwa dengan dukungan semua pihak, Indonesia akan semakin dekat dengan target swasembada energi yang lebih mandiri dan berkelanjutan. []

Danantara Buktikan Peran Besar dalam Mengelola Aset Negara

August 15, 2026

Danantara Tunjukkan Kinerja Positif sebagai Mesin Investasi Strategis Negara

August 15, 2026

Danantara Buktikan Peran Besar dalam Mengelola Aset Negara

By Kata IndonesiaAugust 15, 20260

Danantara Buktikan Peran Besar dalam Mengelola Aset Negara Oleh : Antonius Utomo Kehadiran Badan Pengelola…

Danantara Tunjukkan Kinerja Positif sebagai Mesin Investasi Strategis Negara

By Kata IndonesiaAugust 15, 20260

Danantara Tunjukkan Kinerja Positif sebagai Mesin Investasi Strategis Negara JAKARTA — Badan Pengelola Investasi Daya…

Keamanan Nasional Terjaga Menjelang Perayaan HUT RI

By Kata IndonesiaAugust 15, 20260

Keamanan Nasional Terjaga Menjelang Perayaan HUT RI Oleh : Rivka Mayangsari Menjelang peringatan Hari Ulang…

Rayakan Dengan Gembira, Bersama Menjaga Kondusivitas Hari Kemerdekaan

By Kata IndonesiaAugust 15, 20260

Rayakan Dengan Gembira, Bersama Menjaga Kondusivitas Hari Kemerdekaan Oleh : Garvin Reviano Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk meneguhkan kembali rasa cinta tanah air, persatuan, dan optimisme terhadap masa depan bangsa. Kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui upacara, pengibaran Bendera Merah Putih, perlombaan, maupun berbagai kegiatan masyarakat, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat kebersamaan. Karena itu, suasana perayaan perlu dijaga agar berlangsung aman, tertib, damai, dan penuh kegembiraan sehingga semangat kemerdekaan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Momentum kemerdekaan merupakan milik seluruh rakyat Indonesia. Kegembiraan yang hadir di tengah masyarakat menjadi cerminan kehidupan sosial yang harmonis sekaligus menunjukkan optimisme masyarakat terhadap kondisi bangsa. Berbagai kegiatan seperti kerja bakti, pemasangan bendera, perlombaan antarkampung, kegiatan kebudayaan, hingga aktivitas komunitas di ruang publik dapat menjadi sarana mempererat hubungan antarwarga. Di tengah dinamika nasional yang berkembang, kegiatan tersebut juga penting untuk menjaga ruang sosial tetap positif dan tidak mudah dipengaruhi oleh narasi yang dapat menimbulkan keresahan. Pemerintah terus memberikan perhatian terhadap stabilitas keamanan menjelang peringatan kemerdekaan. Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago mengatakan bahwa situasi dalam negeri hingga saat ini berada dalam kondisi terkendali. Penegasan tersebut disampaikan setelah rapat koordinasi bersama sejumlah pejabat terkait, termasuk Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, dan Kepala BIN. Menurut Djamari, perkembangan situasi nasional masih berada dalam kendali pemerintah dan aparat keamanan. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa masyarakat dapat menjalankan aktivitas, termasuk mempersiapkan berbagai kegiatan peringatan HUT ke-81 RI, dengan tetap mengedepankan kewaspadaan dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku. Pernyataan Djamari sekaligus memberikan pesan bahwa stabilitas nasional merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat. Pemerintah terus melakukan koordinasi serta pemantauan terhadap berbagai perkembangan yang berpotensi memengaruhi keamanan nasional. Sementara itu, masyarakat dapat berkontribusi dengan menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing, menghindari tindakan provokatif, serta tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi. Dengan kondisi keamanan yang terkendali, momentum kemerdekaan dapat dirayakan secara lebih nyaman dan positif. Pesan untuk menjaga kondusivitas juga disampaikan Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni. Pihaknya mengajak masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu keamanan yang beredar menjelang HUT ke-81 RI. Sahroni mendorong masyarakat untuk memperkuat rasa memiliki terhadap bangsa dan menjaga kepentingan Republik Indonesia secara bersama-sama. Ajakan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan suasana yang aman dan harmonis, terutama ketika ruang publik dan media sosial dipenuhi berbagai informasi mengenai perkembangan nasional. …

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.