• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Menuju IKN sebagai Kota Berbasis Teknologi di Era Kepemimpinan Prabowo-Gibran

Menuju IKN sebagai Kota Berbasis Teknologi di Era Kepemimpinan Prabowo-Gibran

  • Kata Indonesia
  • - Sunday, 22 December 2024

Menuju IKN sebagai Kota Berbasis Teknologi di Era Kepemimpinan Prabowo-Gibran

Oleh Ariani Yudhistira

Ibu Kota Nusantara (IKN) merupakan simbol transformasi Indonesia menuju masa depan yang berkelanjutan dan berbasis teknologi. Di era kepemimpinan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, visi IKN sebagai kota global berbasis teknologi semakin nyata dengan dukungan dari berbagai pihak, baik domestik maupun internasional.

Pemerintah, melalui kerja sama strategis dengan negara mitra seperti Kanada dan Amerika Serikat, berupaya mewujudkan konsep kota pintar yang terintegrasi, ramah lingkungan, dan didukung oleh teknologi canggih.

Kerja sama bilateral Indonesia-Kanada menjadi salah satu langkah penting dalam mempercepat pembangunan IKN. Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Basuki Hadimuljono, menegaskan pentingnya peran Kanada dalam menyediakan solusi teknologi dan keberlanjutan untuk pembangunan IKN. Kolaborasi ini melibatkan pengalaman Kanada dalam teknologi digital, solusi kota pintar, dan sistem keberlanjutan yang sejalan dengan visi IKN. Dengan dukungan ini, IKN diharapkan menjadi model kota masa depan yang inovatif, tidak hanya untuk Indonesia tetapi juga sebagai inspirasi global.
Dukungan internasional juga datang dari Amerika Serikat melalui United States Trade and Development Agency (USTDA). Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital OIKN, Mohammed Ali Berawi, menjelaskan bahwa pembangunan Integrated Command and Control Center (ICCC) di IKN adalah salah satu wujud kolaborasi ini. ICCC akan menjadi pusat komando terpadu yang memanfaatkan teknologi kota cerdas untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas hidup masyarakat. Dengan hibah terbesar dari USTDA, proyek ini melibatkan tujuh perusahaan Amerika Serikat yang akan mengimplementasikan teknologi canggih di IKN. Langkah ini menunjukkan bahwa IKN tidak hanya menjadi kota berbasis teknologi, tetapi juga simbol kerja sama internasional yang kuat.
Pengembangan IKN juga didukung oleh penelitian dan inovasi yang dipimpin oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Kepala Organisasi Riset Elektronika dan Informatika BRIN, Budi Prawara, menyoroti pentingnya riset kendaraan listrik otonom dalam mendukung konsep kota pintar di IKN. Kendaraan listrik otonom tidak hanya membantu menciptakan sistem transportasi cerdas tanpa emisi, tetapi juga mendukung pengembangan industri kreatif berbasis teknologi di Indonesia. Dengan mengintegrasikan teknologi internet of things (IoT), kecerdasan buatan (AI), dan mekatronika, IKN berkomitmen untuk memanfaatkan teknologi modern guna meningkatkan efisiensi dan daya saing di tingkat global.
Konsep kota pintar di IKN juga mencakup berbagai aspek kehidupan, termasuk transportasi, infrastruktur, energi, dan lingkungan. Pemerintah Indonesia berencana menerapkan sistem transportasi tanpa emisi, berbasis kendaraan bersama, dan otonom, yang akan menjadi tulang punggung mobilitas di IKN. Dengan dukungan teknologi AI dan big data, sistem transportasi ini diharapkan mampu menciptakan efisiensi tinggi serta pengalaman pengguna yang lebih baik. Selain itu, mekatronika cerdas akan menjadi elemen kunci dalam memastikan bahwa semua sistem di IKN dapat beradaptasi dengan perkembangan teknologi global.
Transformasi IKN sebagai kota berbasis teknologi tidak hanya memberikan manfaat bagi Indonesia, tetapi juga membuka peluang besar bagi mitra internasional untuk berinvestasi dan berkolaborasi. Kanada, dengan pengalaman luasnya dalam solusi teknologi keberlanjutan, dapat menjadi mitra strategis untuk mempercepat implementasi konsep kota pintar di IKN. Sementara itu, keterlibatan Amerika Serikat melalui USTDA menunjukkan bahwa IKN memiliki daya tarik global sebagai pusat inovasi dan teknologi.
Visi IKN sebagai kota pintar juga sejalan dengan revolusi industri 5.0, di mana integrasi teknologi menjadi kunci utama. Dalam konteks ini, perkembangan AI, big data, dan mekatronika cerdas memainkan peran penting dalam menciptakan sistem yang lebih efisien, adaptif, dan berkelanjutan. IKN diharapkan menjadi laboratorium hidup (living lab) yang memungkinkan pengujian dan implementasi teknologi terbaru untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.
Kepemimpinan Prabowo-Gibran memiliki komitmen kuat untuk menjadikan IKN sebagai simbol kemajuan teknologi Indonesia. Dengan dukungan kebijakan yang visioner dan kolaborasi strategis dengan berbagai pihak, IKN diharapkan mampu menjadi kota masa depan yang tidak hanya modern, tetapi juga inklusif dan berwawasan lingkungan. Transformasi ini tidak hanya mencerminkan ambisi Indonesia untuk menjadi pemain utama di panggung global, tetapi juga menunjukkan tekad bangsa ini untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.
IKN sebagai kota berbasis teknologi akan menjadi katalisator bagi perkembangan teknologi di Indonesia. Dengan memanfaatkan potensi riset dan inovasi lokal, serta dukungan dari mitra internasional, IKN diharapkan mampu menjadi contoh sukses bagaimana teknologi dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Selain itu, transformasi ini juga akan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penciptaan lapangan kerja baru, peningkatan daya saing, dan pengembangan industri kreatif berbasis teknologi.
Menuju era baru di bawah kepemimpinan Prabowo-Gibran, IKN menjadi simbol harapan dan kebanggaan bangsa. Dengan visi yang jelas dan kolaborasi yang erat antara pemerintah, masyarakat, dan mitra internasional, IKN akan menjadi bukti nyata bahwa Indonesia mampu memimpin di era teknologi dan keberlanjutan. Transformasi ini bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga tentang membangun identitas dan masa depan Indonesia sebagai negara maju yang berdaya saing global.

)* penulis merupakan pengamat tata kota

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana JAKARTA – Pemerintah memperkuat koordinasi Satuan…

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana *Jakarta* – Pemerintah terus memperkuat sinergi antara…

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi Oleh : Jems Andrian Pemerintah bersama…

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah  Oleh: Ricky Rinaldi Dinamika perekonomian global yang diwarnai tingginya ketidakpastian pasar keuangan internasional, ketegangan geopolitik lintas benua, serta kebijakan suku bunga tinggi di negara-negara maju memicu tekanan yang signifikan terhadap nilai tukar mata uang di berbagai negara berkembang, termasuk Indonesia. Fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS menjadi tantangan nyata yang memerlukan kecermatan serta presisi strategi kebijakan ekonomi makro secara komprehensif. Dalam menghadapi volatilitas pasar keuangan tersebut, ketahanan ekonomi nasional tidak ditentukan oleh respon kepanikan jangka pendek, melainkan oleh kekuatan fundamental ekonomi riil dan solidnya koordinasi kebijakan antar-lembaga. Langkah strategis pemerintah bersama otoritas moneter dalam menjaga ketahanan fundamental ekonomi terbukti menjadi benteng utama dalam mempertahankan stabilitas finansial, menjaga daya beli masyarakat, serta memastikan keberlanjutan arus investasi nasional secara inklusif. Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan pemerintah terus memperkuat sinergi kebijakan fiskal dan moneter bersama Bank Indonesia guna meredam dampak gejolak nilai tukar terhadap perekonomian domestik. Menurutnya, APBN menjalankan peran vital sebagai peredam kejutan (shock absorber) untuk melindungi daya beli masyarakat berpenghasilan rendah dari potensi dampak kenaikan harga barang-barang impor (imported inflation). Pengelolaan defisit anggaran secara disiplin, efisiensi belanja negara, serta optimalisasi penerimaan perpajakan dan non-pajak dipastikan tetap terjaga dengan aman guna menopang kepastian iklim usaha dan memberikan tingkat kepercayaan yang tinggi bagi pasar keuangan global. Suahasil menjelaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia saat ini berada dalam kondisi yang sangat berdaya tahan, didukung oleh laju pertumbuhan ekonomi yang konsisten berada di atas lima persen, tingkat inflasi nasional yang terkendali dalam sasaran target, serta neraca perdagangan yang terus mencatatkan surplus secara beruntun. Pemerintah memberikan kepastian bagi dunia usaha bahwa ketahanan fiskal Indonesia sangat memadai untuk menghadapi guncangan eksternal. Instrumen insentif perpajakan dan kemudahan fasilitas kepabeanan tetap dialokasikan secara tepat sasaran untuk mendukung industri manufaktur berorientasi ekspor serta mendorong penggunaan komponen dalam negeri demi menekan ketergantungan bahan baku impor. Menjaga fundamental ekonomi di tengah tekanan fluktuasi mata uang merupakan wujud tanggung jawab kepemimpinan ekonomi yang matang dan berpandangan jauh ke depan. Pemerintah memberikan penegasan yang jelas kepada publik bahwa stabilitas Rupiah ditopang oleh kekuatan sektor riil dan cadangan devisa yang mencuputi. Ketegasan pemerintah dalam mendorong pendalaman pasar keuangan serta optimalisasi penempatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam di dalam negeri menjadi instrumen hukum yang sangat krusial untuk memperkuat ketersediaan likuiditas valuta asing di pasar domestik. Penguatan fundamental ini juga diperkokoh melalui pengawasan ketat terhadap efisiensi belanja BUMN dan korporasi swasta yang memiliki kewajiban utang luar negeri. Koordinasi berkala dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memastikan setiap potensi risiko likuiditas terdeteksi dan dimitigasi secara terukur sebelum berdampak pada sektor perbankan nasional. Langkah pencegahan yang terintegrasi ini menjamin bahwa seluruh industri keuangan nasional memiliki bantalan modal yang sangat tebal dalam menghadapi gejolak eksternal. Langkah percepatan penataan ekosistem modal usaha dan daya saing industri dalam negeri ini berjalan selaras dengan dorongan penanaman modal strategis. Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani mengatakan ketahanan fundamental ekonomi nasional menjadi faktor penentu utama yang menjaga kepercayaan para investor global untuk tetap menanamkan modal jangka panjang di Indonesia. Menurutnya, dinamika kurs jangka pendek tidak menyurutkan minat investasi langsung (Foreign Direct Investment) karena daya tarik Indonesia terletak pada besarnya potensi pasar domestik, kelimpahan sumber daya alam, dan ketegasan kebijakan hilirisasi industri.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.