• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Pemerintahan Presiden Prabowo Fokus Tingkatkan UMKM dan Pemerataan Ekonomi Nasional

Pemerintahan Presiden Prabowo Fokus Tingkatkan UMKM dan Pemerataan Ekonomi Nasional

  • Kata Indonesia
  • - Monday, 2 December 2024

Pemerintahan Presiden Prabowo Fokus Tingkatkan UMKM dan Pemerataan Ekonomi Nasional

*Jakarta* – Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menempatkan penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai salah satu prioritas utama dalam upaya mendorong pemerataan ekonomi nasional. Dalam konteks ini, Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, mengimbau para pengusaha UMKM untuk segera mengadopsi teknologi digital guna meningkatkan produktivitas dan daya saing. Hal ini disampaikan Maman saat meresmikan Pasar Umum Negara di Jembrana, Bali, yang baru saja direvitalisasi. Pasar tersebut diharapkan menjadi pusat inovasi dan penggerak perekonomian lokal.

Maman menekankan bahwa ekosistem digital akan menjadi kebutuhan utama di masa depan. Ia mendorong pelaku UMKM untuk mulai memanfaatkan media sosial dan platform digital sebagai sarana promosi.

“Lima hingga sepuluh tahun lagi, kondisi di sini akan sama seperti kota besar lainnya. Maka, mari kita mulai belajar memanfaatkan media digital agar siap menghadapi tantangan zaman,” ungkap Maman.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Jembrana, I Nengah Tamba, menyampaikan apresiasinya atas revitalisasi pasar yang telah berdiri selama 65 tahun tersebut. Ia mengungkapkan bahwa proses revitalisasi melibatkan relokasi seribu pedagang yang sempat menemui kendala awal.

“Awalnya banyak demo, tapi kami hadapi dengan pendekatan persuasif, dan akhirnya proses ini bisa berjalan. Usaha mikro di sini ada sekitar seribu, dan kami mencoba menghidupkan ekonomi rakyat melalui berbagai kegiatan, seperti festival otomotif dan kuliner,” jelas Tamba.

Ke depan, Jembrana juga akan menghadirkan sentra tenun sebagai bagian dari program strategis “Jembrana Emas” pada 2026-2027. Sentra ini akan melibatkan 122 UMKM lokal sebagai upaya mengembangkan potensi daerah.

“Kami punya banyak tenun yang akan dikumpulkan dan dijadikan aksesori UMKM. Sentra ini diharapkan dapat menjadi simbol kebangkitan ekonomi lokal,” tambahnya.

Dalam mendukung transformasi digital UMKM, pemerintah berencana meluncurkan aplikasi “Super Apps” yang dirancang khusus untuk pengusaha UMKM. Aplikasi ini bertujuan menyatukan seluruh pelaku UMKM dalam satu platform, sehingga mempermudah pemasaran produk secara digital. Langkah ini juga melibatkan koordinasi dengan pemerintah daerah, kementerian, lembaga, dan BUMN.

Hingga November 2024, sebanyak 25,54 juta UMKM telah masuk dalam ekosistem digital, meningkat dari 22 juta pada 2023. Pemerintah menargetkan 30 juta UMKM onboarding digital pada 2025, termasuk melalui penggunaan QRIS untuk pembayaran non-tunai dan promosi daring guna memperluas pasar.

Dengan pendekatan yang terintegrasi antara digitalisasi dan penguatan infrastruktur lokal, UMKM diharapkan mampu menjadi tulang punggung ekonomi nasional, mendukung pemerataan kesejahteraan, dan siap bersaing di pasar global.

Gentengisasi Prabowo, Memperkuat UMKM dan Menghidupkan Potensi Ekonomi Daerah

November 7, 2026

Pembasahan Gambut Menjadi Langkah Penting Memutus Siklus Karhutla

November 7, 2026

Gentengisasi Prabowo, Memperkuat UMKM dan Menghidupkan Potensi Ekonomi Daerah

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Gentengisasi Prabowo, Memperkuat UMKM dan Menghidupkan Potensi Ekonomi Daerah Oleh Sulaiman Di tengah upaya memperkuat…

Pembasahan Gambut Menjadi Langkah Penting Memutus Siklus Karhutla

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Pembasahan Gambut Menjadi Langkah Penting Memutus Siklus Karhutla Oleh : Sigit Prasetyo Pembasahan gambut menjadi…

Kasus Penyadapan Ilegal Diusut, Semua Pihak Diminta Tunduk pada Hukum

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Kasus Penyadapan Ilegal Diusut, Semua Pihak Diminta Tunduk pada Hukum Jakarta – Kasus dugaan penyadapan…

Mengapresiasi Prabowo: Berani dan Tegas kepada Pengancam Negara 

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Mengapresiasi Prabowo: Berani dan Tegas kepada Pengancam Negara  Oleh: Amril Jambak Ada saatnya seorang pemimpin harus mengambil sikap tegas. Bukan semata-mata untuk menunjukkan kekuasaan, melainkan untuk memastikan bahwa negara tidak boleh dipermainkan oleh siapa pun. Terlebih jika persoalan yang dihadapi menyangkut keselamatan kepala negara, keamanan pemerintahan, serta kedaulatan bangsa. Perkembangan terbaru mengenai dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah pejabat negara menjadi persoalan serius yang tidak boleh dipandang sebagai perkara biasa. Apalagi, dugaan tersebut menyeret sejumlah individu dari lingkungan institusi penegak hukum. Pada 3 November 2026, Bareskrim Polri menetapkan tiga personel kepolisian berinisial LSP, ASN, dan EH sebagai tersangka dalam perkara dugaan penyadapan tanpa prosedur, akses ilegal, serta penghapusan data elektronik. Ketiganya kemudian menjalani penahanan untuk kepentingan penyidikan. Sehari setelahnya, 4 November 2026, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo sangat prihatin atas peristiwa tersebut. Pemerintah bahkan menilai perkara itu memiliki indikasi yang mengarah pada perbuatan makar dan berpotensi membahayakan keselamatan pimpinan serta kepentingan negara. Langkah Presiden yang menandatangani keputusan pemberhentian Listyo Sigit Prabowo dari jabatan Kepala Staf Kepresidenan juga menunjukkan bahwa persoalan ini tidak dibiarkan berlarut-larut. Untuk sementara, Presiden menunjuk Letjen TNI Ariyo Windutomo sebagai Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan. Keputusan tersebut patut diapresiasi. Sebab, seorang presiden tidak boleh ragu mengambil tindakan ketika terdapat persoalan serius yang menyentuh keamanan dan kewibawaan negara. Indonesia adalah negara hukum, bukan negara yang boleh dikendalikan oleh kepentingan kelompok, jaringan kekuasaan, ataupun faksi tertentu.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.