• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Dari Indonesia ke Dunia Gerakkan Perubahan Melalui HLF-MSP dan IAF 2024

Dari Indonesia ke Dunia Gerakkan Perubahan Melalui HLF-MSP dan IAF 2024

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 29 August 2024

Dari Indonesia ke Dunia Gerakkan Perubahan Melalui HLF-MSP dan IAF 2024

Oleh: Khalilah Nafisah)*

Indonesia, pada 1-3 September 2024, akan menjadi pusat perhatian dunia saat menjadi tuan rumah dua forum internasional penting: High-Level Forum on Multi-Stakeholder Partnerships (HLF MSP) dan Indonesia Africa Forum (IAF) Ke-2. Kedua acara ini, yang diselenggarakan di Bali, bukan hanya sekadar ajang diplomasi dan pertemuan para pemimpin dunia, tetapi juga merupakan momentum strategis bagi Indonesia untuk menegaskan perannya sebagai negara yang proaktif dalam mendorong perubahan global.

Dengan mengusung tema besar HLF MSP “Strengthening Multi-Stakeholder Partnerships: Towards a Transformative Change,” dan IAF 2024 “Bandung Spirit for Africa’s Agenda 2063”, menghadirkan kesempatan emas bagi Indonesia untuk membuktikan bahwa kita, sebagai bangsa, siap menggerakkan perubahan yang lebih inklusif dan berkelanjutan, baik di dalam negeri maupun di panggung internasional.

HLF-MSP dan IAF 2024 bukan hanya sekadar forum biasa. Keduanya merupakan platform penting yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dari berbagai negara untuk berdiskusi, berbagi pengalaman, dan menemukan solusi bersama untuk tantangan-tantangan global yang semakin kompleks. HLF MSP, misalnya, berfokus pada penguatan kemitraan multi-pihak dalam menghadapi isu-isu global seperti ketimpangan ekonomi, perubahan iklim, dan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs) 2030. Di sisi lain, IAF Ke-2 menekankan pentingnya kerja sama antara Indonesia dan negara-negara Afrika, yang berlandaskan semangat solidaritas Global South, untuk mempromosikan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Deputi Bidang Politik, Hukum, Pertahanan dan Keamanan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas), Bogat Widyatmoko, menegaskan bahwa forum ini menjadi platform penting bagi Indonesia untuk memperkuat kemitraan strategis dengan kerangka kerja sama Selatan – Selatan. Hal ini dalam rangka mendorong pembangunan berkelanjutan dan integrasi ekonomi regional.

Dalam kondisi dunia yang penuh tantangan seperti sekarang, peran Indonesia di kancah internasional smenjadi emakin vital. Forum-forum ini memberikan Indonesia kesempatan untuk melanjutkan estafet kepemimpinan global yang telah dimulai sejak Presidensi G20. Dalam G20, Indonesia berhasil menghasilkan “Roadmap for Stronger Recovery and Resilience in Developing Countries” yang menjadi acuan bagi banyak negara dalam merespons krisis global. HLF MSP dan IAF 2024 melanjutkan komitmen ini dengan mengajak dunia untuk berkolaborasi lebih erat melalui kemitraan yang inklusif dan inovatif, guna mengatasi tantangan-tantangan global yang mempengaruhi dunia.

HLF MSP dan IAF 2024 juga membawa serta tantangan yang tidak dapat diabaikan. Meskipun forum-forum ini dirancang untuk menciptakan solusi bagi tantangan global, implementasi dari solusi-solusi tersebut sering kali terhambat oleh berbagai faktor, seperti perbedaan kebijakan antar negara, keterbatasan sumber daya, dan kurangnya koordinasi lintas sektor. Namun, tantangan ini justru harus menjadi pendorong, banyak negara untuk bekerja lebih keras dalam menciptakan perubahan yang diinginkan.

Misalnya, dalam konteks HLF MSP, salah satu fokus utamanya adalah pembiayaan pembangunan yang inovatif. Menciptakan mekanisme pembiayaan yang efektif dan berkelanjutan untuk mendukung pembangunan di negara-negara berkembang bukanlah tugas yang mudah. Dibutuhkan pendekatan yang kreatif dan kolaboratif, serta partisipasi dari berbagai sektor, termasuk sektor swasta dan masyarakat sipil, untuk mewujudkannya. Kolaborasi antar negara peserta dapat berperan penting dalam merancang solusi-solusi ini, baik melalui ide-ide baru maupun dengan menggunakan teknologi untuk menciptakan akses yang lebih luas terhadap sumber-sumber pembiayaan.

Di sisi lain, IAF Ke-2 memberikan peluang besar bagi Indonesia untuk memperkuat hubungan dengan negara-negara Afrika. Kerja sama ini tidak hanya akan membuka peluang ekonomi dan investasi, tetapi juga dapat memperdalam solidaritas antara negara-negara Global South. Indonesia, sebagai negara yang memiliki pengalaman dalam pembangunan dan memiliki sumber daya alam yang melimpah, dapat berbagi pengalaman dan pengetahuan dengan negara-negara Afrika. Di sini, Indonesia dapat menjadi jembatan dalam pertukaran pengetahuan, baik melalui program-program pertukaran, penelitian bersama, maupun inisiatif-inisiatif lain yang dapat memperkuat hubungan bilateral.

Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Pahala Mansury, menegaskan bahwa kemitraan antara Indonesia dan negara-negara Afrika memiliki banyak nilai strategis yang dapat dimanfaatkan untuk mengatasi tantangan global saat ini. Pihak Kemlu berharap agar terciptanya keberlanjutan kerja sama ini, mengingat banyaknya kesamaan nilai dan kepentingan strategis antara Indonesia dan negara-negara Afrika.

Kesuksesan penyelenggaraan HLF MSP dan IAF 2024 tidak dapat dilepaskan dari upaya Indonesia untuk mencapai Visi Indonesia Emas 2045. Visi ini mencerminkan impian Indonesia untuk menjadi negara maju pada peringatan 100 tahun kemerdekaannya. Namun, visi ini hanya dapat terwujud jika semua pihak berperan aktif dalam prosesnya. Partisipasi dalam forum-forum internasional seperti HLF MSP dan IAF adalah salah satu cara untuk memastikan bahwa kita, sebagai bangsa, berada di jalur yang benar menuju tujuan tersebut.

Dengan berpartisipasi dalam HLF MSP dan IAF, kebijakan-kebijakan yang dihasilkan dari forum ini dapat mencerminkan kebutuhan dan harapan, serta dapat diimplementasikan secara efektif untuk mencapai tujuan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Indonesia harus memanfaatkan kesempatan ini untuk menjalin kolaborasi yang dapat membawa manfaat nyata, baik bagi Indonesia maupun bagi komunitas global. Dari Indonesia ke dunia, mari kita gerakkan perubahan melalui HLF MSP dan IAF 2024, dan buktikan bahwa kita siap untuk menghadapi tantangan global dengan semangat solidaritas dan kerja sama yang kuat.

)* Penulis adalah pegiat isu sosial Indonesia

 

MBG Halal Menjadi Standar Penting Keamanan Pangan Anak

October 2, 2026

Sertifikasi Halal Menjadi Bagian Perbaikan Tata Kelola Program MBG

October 2, 2026

MBG Halal Menjadi Standar Penting Keamanan Pangan Anak

By Kata IndonesiaOctober 2, 20260

MBG Halal Menjadi Standar Penting Keamanan Pangan Anak Oleh: Dhita Karuniawati Program Makan Bergizi Gratis…

Sertifikasi Halal Menjadi Bagian Perbaikan Tata Kelola Program MBG

By Kata IndonesiaOctober 2, 20260

Sertifikasi Halal Menjadi Bagian Perbaikan Tata Kelola Program MBG Oleh: Bagas Nurahman Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus dikembangkan melalui penguatan tata kelola untuk memastikan pelaksanaannya memberikan manfaat optimal bagi masyarakat. Salah satu aspek yang semakin mendapat perhatian adalah pemenuhan sertifikasi halal dalam penyelenggaraan program. Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam membangun sistem penyediaan pangan yang tidak hanya memperhatikan kandungan gizi dan keamanan, tetapi juga memastikan makanan yang diterima masyarakat sesuai dengan ketentuan kehalalan. Ketua MUI Bidang Fatwa, Prof KH Asrorun Niam Sholeh, mengatakan pihaknya mengapresiasi langkah perbaikan tata kelola yang dilakukan Badan Gizi Nasional (BGN). Percepatan sertifikasi halal bagi program MBG dinilai dapat memperkuat kepercayaan publik sekaligus memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dengan cakupan penerima manfaat yang luas, jaminan kehalalan menjadi bagian penting dalam membangun penyelenggaraan MBG yang semakin tertib, berkualitas, dan dapat dipertanggungjawabkan. Pemenuhan sertifikasi halal bagi seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi langkah strategis karena unit tersebut berada di garis depan dalam penyediaan makanan bagi penerima manfaat. Sertifikasi memberikan kepastian terhadap bahan yang digunakan, proses pengolahan, serta tata kelola produksi makanan. Karena itu, percepatan pemenuhan sertifikasi halal di tingkat SPPG dapat menjadi bagian dari standardisasi pelaksanaan MBG di berbagai daerah sekaligus memperkuat kualitas layanan kepada masyarakat. Dalam konteks tata kelola program, sertifikasi halal menunjukkan bahwa kualitas MBG dibangun melalui standar yang saling melengkapi. Pangan yang disediakan tidak hanya harus memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga memperhatikan keamanan, kelayakan, mutu, serta ketentuan kehalalan. Pendekatan tersebut membuat perbaikan tata kelola MBG tidak semata berorientasi pada jumlah makanan yang tersalurkan, tetapi juga pada kualitas pangan yang diterima oleh setiap penerima manfaat. Guru Besar Ilmu Fikih UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menyatakan konsep pangan dalam Islam mencakup prinsip halal dan thayyib. Halal berkaitan dengan bahan serta proses produksi yang sesuai ketentuan, sedangkan thayyib mencakup kelayakan, mutu, dan keamanan pangan. Penerapan kedua prinsip tersebut secara konsisten menjadi landasan penting untuk membangun penyediaan makanan yang berkualitas dalam program MBG. Prinsip halal dan thayyib juga dapat diterapkan sebagai standar yang menyeluruh dalam rantai penyelenggaraan MBG. Mulai dari pemilihan bahan baku, pengolahan, penyimpanan, hingga distribusi, setiap tahapan perlu dikelola dengan memperhatikan standar yang telah ditetapkan. Dengan demikian, sertifikasi halal tidak berhenti pada dokumen administratif, tetapi menjadi bagian dari proses memastikan tata kelola pangan berjalan secara konsisten dari hulu hingga ke penerima manfaat.…

Pemerintah Siapkan Regulasi Teknis Sertifikasi Halal MBG

By Kata IndonesiaOctober 2, 20260

Pemerintah Siapkan Regulasi Teknis Sertifikasi Halal MBG Jakarta – Pemerintah memperkuat mekanisme teknis sertifikasi halal…

Pemerintah Siapkan Regulasi Teknis Sertifikasi Halal MBG

By Kata IndonesiaOctober 2, 20260

Pemerintah Siapkan Regulasi Teknis Sertifikasi Halal MBG Jakarta – Pemerintah memperkuat mekanisme teknis sertifikasi halal…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.