• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Jusuf Hamka Bongkar: Golkar Ditangan Airlangga Hartanto Direbut Orang Powerfull

Jusuf Hamka Bongkar: Golkar Ditangan Airlangga Hartanto Direbut Orang Powerfull

  • Kata Indonesia
  • - Monday, 12 August 2024

Anggota Dewan Penasihat Partai Golkar, Jusuf Hamka mengungkapkan pengunduran diri dari Partai Golkar karena takut terzalimi seperti Airlangga Hartarto yang baru saja mundur dari kursi ketua umum partai berlambang pohon beringin tersebut.

“Mau enggak mau, pas kebenaran ada momentum, saya melihat Pak Airlangga terzalimi saya juga takut nanti berpolitik juga terzalimi,” kata Jusuf Hamka saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (11/8).

Jusuf Hamka mengakui keputusan mundur karena melihat pergolakan di Golkar yang berujung pengunduran diri Airlangga.

“Karena melihat pergolakan politik itu kasar dan berat menurut saya, dan saya enggak akan bisa mengikuti. Oleh sebab itu lebih baik saya meletakkan jabatan dan mengundurkan diri dengan baik,” kata Airlangga.

Jusuf Hamka menilai, gejolak justru berasal dari luar Golkar, sebab banyak pihak luar ingin menjadi ketua umum Golkar.

“Di dalam Golkar-nya sendiri enggak ada gejolak. Tetapi saya enggak tahu, saya enggak bisa mengatakan dengan kata-kata, tetapi rupanya gitu lah pada kepengen Golkar, ini enggak ngerti saya kenapa pada kepengen Golkar ini,” kata Jusuf Hamka.

Menurut Jusuf Hamka, kursi ketua umum Golkar bukan terjadi perebutan di internal partai, melainkan direbut secara paksa oleh penguasa atau orang powerfull.

“Bukan perebutan, tapi direbut bukan perebutan saya pikir, tetapi direbut kalau saya bisa katakan itu direbut, bukan perebutan kalau menurut saya,” kata pengusaha tol ini.

May Day 2026 dan Kedewasaan Gerakan Buruh: Dari Seruan Jalanan ke Arsitektur Solusi

April 30, 2026

May Day 2026 Tegaskan Arah Baru Hubungan Industrial Indonesia

April 30, 2026

May Day 2026 dan Kedewasaan Gerakan Buruh: Dari Seruan Jalanan ke Arsitektur Solusi

By Kata IndonesiaApril 30, 20260

May Day 2026 dan Kedewasaan Gerakan Buruh: Dari Seruan Jalanan ke Arsitektur Solusi Oleh: Wignyan…

May Day 2026 Tegaskan Arah Baru Hubungan Industrial Indonesia

By Kata IndonesiaApril 30, 20260

May Day 2026 Tegaskan Arah Baru Hubungan Industrial Indonesia Oleh : Bima Saputra Kurniawan Peringatan…

May Day 2026: Bukti Nyata Keberpihakan Negara bagi Kesejahteraan Buruh Indonesia

By Kata IndonesiaApril 30, 20260

May Day 2026: Bukti Nyata Keberpihakan Negara bagi Kesejahteraan Buruh Indonesia Oleh Raka Pratama Peringatan…

Perayaan May Day Tegaskan Komitmen Pemerintah Berikan Perlindungan Kepada Kelompok Pekerja

By Kata IndonesiaApril 30, 20260

Perayaan May Day Tegaskan Komitmen Pemerintah Berikan Perlindungan Kepada Kelompok Pekerja Oleh: Rizky Pratama Peringatan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.