• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Internasional»Perang Iran-Israel Bergejolak, Ekonomi Indonesia Tetap On The Track

Perang Iran-Israel Bergejolak, Ekonomi Indonesia Tetap On The Track

  • Kata Indonesia
  • - Sunday, 21 April 2024

Perang Iran-Israel Bergejolak, Ekonomi Indonesia Tetap On The Track

Oleh: Ayub Kurniawan

Perang antara negeri di wilayah Timur Tengah, yakni Iran dengan Israel belakangan tengah bergejolak. Bahkan dampak dari bergejolaknya konflik tersebut menjadikan perekonomian dunia dalam ambang ketidakstabilan. Meski begitu, namun nyatanya sektor ekonomi di Indonesia tetap saja on the track.

Kondisi perekonomian nasional di Indonesia ternyata masih mencatatkan hal yang positif dan cenderung stabil meski tengah terjadi perang antara Iran dengan Israel. Hal tersebut menunjukkan bahwa bangsa ini memiliki pondasi perekonomian yang sangat kuat sehingga tidak mudah terguncang.

Tentunya berbagai macam hal mempengaruhi mengapa ekonomi nasional tetap pada jalurnya atau on track meski di tengah bergejolaknya perang antara Iran dengan Israel. Salah satunya adalah bagaimana strategi yang diterapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia (RI) sangat optimal untuk menjaga stabilisasi tersebut.

Sebelumnya, diketahui bahwa konflik yang terjadi antara negara di Timur Tengah dalam beberapa hari belakangan ini memang sempat memanas setelah Iran meluncurkan drone dan rudal peledak ke Israel sebagai sebuah bentuk balasan atas serangan Israel terhadap konsulatnya di Suriah, pada tanggal 14 April 2024 lalu.

Terkait adanya gejolak yang luar biasa dalam taraf internasional tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto menyatakan bahwa pemerintah tetap tenang ketika menghadapi dampak dari ketegangan geopolitik yang terjadi di Timur Tengah itu, utamanya pasca serangan Iran ke Israel beberapa waktu lalu.

Sejauh ini sama sekali tidak ada yang perlu dikhawatirkan, karena dinilai bahwa kecil potensi perang tersebut untuk meluas sehingga mampu memberikan dampak terhadap perekonomian nasional di Tanah Air.

Lebih lanjut, ternyata kepercayaan dari para investor atau penanam modal terhadap bagaimana kuatnya ketahanan perekonomian Indonesia cukup baik pula meski di tengah terjadinya gejolak pasar global skibat dari ekskalasi geopolitik di Timur Tengah saat ini.

Bahkan, sasaran pertumbuhan ekonomi nasional saja masih ditetapkan pada kisaran angka lebih dari 5 (lima) persen pada tahun 2024 ini, yang mana angka tersebut jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi global yang diperkirakan hanya akan tumbuh pada 3,2 persen saja.

Dalam kondisi serba tidak pasti seperti sekarang ini, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) masih menjadi shock absorber atau peredam guncangan, terutama melalui adanya anggaran subsidi dan kompensasi dari bahan bakar minyak (BBM) sehingga gejolak ekonomi dunia tidak berdampak secara langsung kepada masyarakat.

Kemudian, Pemerintah RI juga terus mengerahkan bantuan langsung tunai (BLT0 dalam rangka mitigasi akan risiko pangan. Hal tersebut dipersiapkan untuk pengendalian inflasi pangan, yang mana sejalan dengan kebijakan itu, pemerintah juga terus menggalakkan pengendalian inflasi di daerah.

Strategi lain yang dilakukan oleh pemerintah untuk semakin memperkuat ketahanan atau stabilitas ekonomi nasional adalah melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk mengoptimalkan pembelian dollar Amerika Serikat (AS) dalam jumlah yang besar dengan waktu yang singkat.

Langkah pengoptimalan pembelian dollar AS tersebut, terutama berlaku pada BUMN yang terdampak akibat bahan baku impor dan juga BUMN dengan porsi utang luar negeri yang besar seperti Pertamina, PLN, BUMN Farmasi, MIND ID.

Jelas saja, kalau situasi dollar AS sedang mengalami penguatan, maka tentu tidak akan bijak untuk melakukan pembelian dollar pada harga yang sedang tinggi, maka dari itu perlu adanya peredaman kebutuhan terhadap dollar.

Cara lain yang dilakukan oleh pemerintah dalam menjaga supaya laju perekonomian nasional Indonesia tetap pada jalurnya atau on the track adalah pemerintah telah memiliki instrumen dalam bentuk devisa akan hasil ekspor yang ingin ditempatkan di dalam negeri.

Instrumen dalam bentuk devisa hasil ekspor tersebut dinilai relatif terkendali, meski begitu pemerintah tetap menginginkan adanya impor konsumtif dapat ditahan dulu dalam situasi seperti sekarang ini.

Sebenarnya bukan hanya pemerintah saja, melainkan seluruh phak juga memiliki kewajiban yang sama untuk bisa menahan diri dan melakukan deskalasi dan menjaga kestabilan regional untuk mengurangi dampak ketidakpastian ekonomi global akibat adnaya konflik antara Iran dengan Israel.

Konflik tersebut tentunya bisa saja mendatangkan dampak yang cukup besar pada ekonomi global, khususnya pada mereka yang terkait dengan minyak. Sehingga peningkatan akan freight cost tersebut menjadi salah satu hal yang penting untuk dimitigasi seoptimal mungkin.

Saat ini, nyatanya perekonomian di Indonesia tetap menunjukkan angka pertumbuhan yang sangat solid sebesar lima persen dengan inflasi yang terkontrol pada rentang 2,5 persen, plus minus satu persen. Neraca perdagangan nasional juga masih dalam kondisi yang surplus serta cadangan devisa negara masih kuat, yakni pada angka 136 miliar dollar AS.

Akibat berbagai macam langkah dan kebijakan serta strategi dari Pemerintah RI seperti bauran fiskal dan moneter, menjaga stabilitas nilai tukar, menjaga APBN dan memonitor kenaikan logistik serta kenaikan harga minyak, hal tersebut terbukti sangat efektif menjadikan ekonomi Indonesia tetap dalam jalurnya atau on the track meski di tengah kondisi konflik atau peran antara Iran dengan Israel.

*) Yayasan Satu Kawan Sejuta Sahabat

HUT ke-81 TNI, Mengapresiasi Kekuatan Pertahanan yang Tumbuh Bersama Rakyat

October 3, 2026

Mengapresiasi Peran TNI, dari Evakuasi hingga Pemulihan Bencana

October 3, 2026

HUT ke-81 TNI, Mengapresiasi Kekuatan Pertahanan yang Tumbuh Bersama Rakyat

By Kata IndonesiaOctober 3, 20260

HUT ke-81 TNI, Mengapresiasi Kekuatan Pertahanan yang Tumbuh Bersama Rakyat Oleh: Javas Babad Alaska Peringatan…

Mengapresiasi Peran TNI, dari Evakuasi hingga Pemulihan Bencana

By Kata IndonesiaOctober 3, 20260

Mengapresiasi Peran TNI, dari Evakuasi hingga Pemulihan Bencana Oleh : Rahmat Prawira Indonesia merupakan negara…

Mengapresiasi Peran Yonif TP dalam Pertahanan dan Pembangunan Ekonomi Daerah

By Kata IndonesiaOctober 3, 20260

Mengapresiasi Peran Yonif TP dalam Pertahanan dan Pembangunan Ekonomi Daerah  Oleh: Syahrul Fahrozi Langkah pemerintah dalam meluncurkan serta mereorganisasi pilar pertahanan melalui Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) merupakan terobosan strategis yang amat penting dan patut diapresiasi. Kebijakan visioner ini menegaskan komitmen nyata dalam menghadirkan instrumen pertahanan nasional yang tidak hanya berfokus pada fungsi kedaulatan militer semata, melainkan juga bertindak sebagai motor penggerak utama pembangunan ekonomi di tingkat daerah. Konsep pertahanan negara yang ideal dan komprehensif sejatinya tidak pernah berdiri terisolasi dari kondisi sosial-ekonomi masyarakat di sekitarnya. Melalui pengembangan kekuatan pertahanan ini, keberadaan benteng keamanan di berbagai penjuru nusantara diintegrasikan secara presisi guna menjawab dua tantangan utama bangsa secara simultan, yaitu memperkuat ketahanan nasional sekaligus mengakselerasi peningkatan kesejahteraan rakyat. Inovasi kebijakan pada struktur militer ini memperlihatkan keunggulan, di mana setiap prajurit dibekali kualifikasi tempur infanteri yang handal sekaligus kapabilitas teritorial pembangunan yang adaptif. Selain wajib menguasai kemampuan taktis mendasar seperti menembak, beladiri, dan patroli wilayah, para prajurit disiapkan secara terstruktur dalam kompi-kompi khusus yang mencakup bidang produksi pertanian, peternakan, perikanan, konstruksi zeni, hingga pelayanan kesehatan masyarakat. Pembagian fungsi yang spesifik ini memungkinkan pangkalan militer berkontribusi langsung pada perbaikan sarana dan fasilitas umum masyarakat, seperti pembenahan akses jalan dan jembatan, pengolahan lahan-lahan kritis menjadi lahan produktif, serta penyediaan sarana pelayanan kesehatan warga secara berkala. Skema ini membuktikan bahwa pembaharuan Sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta dapat diimplementasikan secara konkret dan memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Dari perspektif pertumbuhan ekonomi daerah, penempatan satuan teritorial berkapasitas besar di berbagai wilayah memberikan dampak pengganda yang sangat signifikan terhadap roda perekonomian lokal. Kehadiran ribuan prajurit beserta keluarga yang bermukim di sekitar pangkalan secara otomatis menumbuhkan ceruk pasar baru yang sangat potensial. Permintaan akan pasokan kebutuhan pokok harian, komoditas pangan lokal, hingga ketersediaan jasa pendidikan dan sarana perumahan terbukti menstimulasi daya beli warga secara luas. Para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah serta pedagang di pasar-pasar tradisional mendapatkan kepastian keterserapan produk yang berkelanjutan. Penataan kembali fokus pangkalan militer ini secara efektif dan efisien berhasil mengubah kawasan di sekitarnya menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu mengurangi tingkat ketimpangan pembangunan antarwilayah. Keberhasilan dalam mengimplementasikan agenda strategis pemerintah ini juga sangat bertumpu pada kuatnya sinergi antara instrumen militer, pemerintah daerah, dan segenap komponen masyarakat setempat. Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan bahwa keberadaan Yonif TP ditujukan untuk senantiasa menyatu dengan rakyat, menghadirkan rasa aman secara berkelanjutan, serta memberikan manfaat nyata bagi pembangunan wilayah. Penempatan pangkalan militer di area-area strategis, seperti kawasan pesisir maupun wilayah batas terluar, ditargetkan untuk melindungi kekayaan sumber daya alam lokal sekaligus mendukung stabilitas kawasan ekonomi dan objek pariwisata daerah. Selain itu, pengalokasian patroli rutin berkala dan pengaktifan kembali Sistem Keamanan Lingkungan bersama warga menjadi langkah nyata dalam menciptakan iklim yang kondusif bagi masuknya investasi serta keberlangsungan usaha warga. Dukungan penuh yang ditunjukkan oleh jajaran pemerintah daerah turut mempercepat pencapaian target penyiapan satuan teritorial ini secara optimal. Bupati Majalengka Eman Suherman menyampaikan bahwa keberadaan Yonif TP di wilayahnya memberikan dampak positif yang nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta memberdayakan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah setempat. Apresiasi senada juga diutarakan oleh Bupati Pangandaran Citra Pitriyami, yang menyatakan kesiapan penuh pemerintah daerah untuk menyinergikan berbagai program pembangunan daerah, khususnya pada sektor pertanian, peternakan, dan pelayanan kesehatan masyarakat, dengan fungsi teritorial militer. Kolaborasi lintas sektor yang terstruktur ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi yang terarah sanggup mempercepat pencapaian target-target pembangunan nasional secara inklusif. Dampak positif dari integrasi fungsi pertahanan dan pembangunan ini juga menjangkau hingga ke wilayah Indonesia bagian timur. Kasdam XV/Pattimura Brigjen TNI Wawan Pujiatmoko menjelaskan bahwa penempatan satuan berkapasitas lebih dari seribu personel di wilayah Maluku secara langsung menggerakkan roda perekonomian masyarakat lokal. Kebutuhan harian para prajurit dan keluarganya terbukti mendorong peningkatan daya beli, memperbaiki kualitas serta aksesibilitas layanan pendidikan, serta memperkuat program ketahanan pangan daerah melalui optimalisasi lahan-lahan pertanian yang dikelola bersama. Pendekatan terpadu ini menciptakan kemandirian pangan di tingkat lokal sekaligus mempererat hubungan kemanunggalan antara tentara dan rakyat dalam bingkai pembangunan wilayah secara berkelanjutan. Kehadiran dan penyebaran Yonif TP di berbagai daerah membuktikan secara nyata bahwa stabilitas keamanan nasional dan pertumbuhan ekonomi daerah merupakan dua pilar utama yang saling melengkapi dan menguatkan satu sama lain. Dengan terus menjaga keharmonisan sinergi antara prajurit TNI, pemerintah daerah, dan seluruh lapisan masyarakat, agenda strategis ini akan menjadi fondasi yang kokoh dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan sejahtera di masa depan.…

Dua Tahun Prabowo–Gibran, Apresiasi Penguatan Pertahanan, Selamat HUT ke-81 TNI

By Kata IndonesiaOctober 3, 20260

Dua Tahun Prabowo–Gibran, Apresiasi Penguatan Pertahanan, Selamat HUT ke-81 TNI Oleh: Indah Prameswari Memasuki dua…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.