• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Politik»Pemilih Gen Z dan Milenial jadi Jurus Utama Ganjar Di Pilpres 2024

Pemilih Gen Z dan Milenial jadi Jurus Utama Ganjar Di Pilpres 2024

  • Kata Indonesia
  • - Tuesday, 20 June 2023

Tidak dapat dipungkiri Gen Z serta milenial sangat berpengaruh di berbagai sektor kehidupan di Indonesia. Selain memiliki keahlian yang mumpuni di bidangnya masing masing, jumlah Gen Z dan milenial di Indonesia mencapai hampir 60% total populasi di Indonesia yang menjadikan mayoritas penduduk Indonesia adalah kaum muda. Saat ini banyak sektor yang mengincar Gen Z dan milenial karena jumlahnya yang menjadi mayoritas di Indonesia.

Salah satu sektor yang sangat bergantung pada Gen Z dan milenial adalah sektor pemilihan umum. Seperti yang kita tahu, pemilihan umum merupakan hal yang bergantung kepada mayoritas suara pemilih. Jika salah satu calon pemimpin mendapatkan suara penuh dari milenial dan Gen Z, tentunya sangat mudah untuk memenangi pemilihan umum tersebut.

Hal tersebutlah yang sekarang sedang diterapkan oleh salah satu calon presiden yang akan maju di pilpres tahun 2024 nanti, yakni Ganjar Pranowo. Karena mengetahui dampak dari Gen Z serta milenial yang sangat besar, Ganjar fokus untuk mendapatkan suara dari Gen Z serta milenial.

Bagaimana tidak, jumlah Gen Z dan milenial pada pilpres tahun 2024 diperkirakan menyentuh angka 75% dari total pemilih. Hal ini merupakan hal yang sangat menguntungkan apabila seorang capres menarik hati Gen Z dan milenial.

Salah satu cara untuk menarik suara dari Gen Z dan milenial adalah berasal dari media sosial, karena hampir semua Gen Z dan milenial memiliki media sosial yang mereka kelola setiap harinya. Ganjar Pranowo merupakan yang paling aktif di media sosial jika dibandingkan dengan kandidat kandidat calon presiden lainnya yang tidak terlalu aktif di media sosial.

Ganjar Pranowo di medsos juga tidak melulu membicarakan soal politik, namun beliau kerap terlihat mengupload video guyonan, aktivitasnya sehari hari, bahkan beliau sering bercanda dengan netizen di kolom komentar yang menjadikan media sosial beliau ramai didatangi dan dikomentari positif oleh kaum Gen Z dan Milenial.

Kegiatan yang dilakukan oleh Ganjar Pranowo juga identik dengan yang dilakukan Gen Z dan milenial seperti bersepeda, bermain sepak bola, bahkan beliau turut mendukung perkembangan industri game online dan ikut memainkan game online. Hal ini tentunya sangat menarik milenial dan Gen Z sebab mereka merasakan terdapat ikatan yang kuat terhadap Ganjar Pranowo apabila ia kelak menjadi presiden. Hak Kaum Gen Z dan milenial dapat lebih ditingkatkan kembali serta kesejahteraan Gen Z dan milenial tentunya terjamin apabila dipimpin oleh Ganjar.

Kinerja Ganjar dalam menarik kaum Gen Z dan milenial berjalan dengan lancar dan beliau sekarang memegang predikat sebagai calon presiden dengan calon pemilih gen Z terbanyak dibandingkan dengan capres lainnya. Ditambah, terdapat kembali desas desus yang menyatakan bahwa calon wakil presiden yang akan maju mendampingi Ganjar pada pemilu 2024 adalah seseorang yang sangat sangat identik dengan memperjuangkan Gen Z serta milenial, yakni Sandiaga Uno. Dengan adanya duet tersebut, tentunya mayoritas dari Gen Z dan milenial akan memilih mereka untuk menjadi presiden dan wakil presiden tahun 2024 nanti.

Gen Z dan milenial juga terkenal dengan kebiasaannya mendahulukan logika dan fakta dalam menentukan pilihan mereka. Mereka merupakan kelompok yang paling anti terhadap kampanye kampanye yang menggunakan trik dan suap menyuap. Karena menurut mereka hal tersebut merupakan trik lama dan sudah tidak mempan dilakukan kepada mereka. Mereka lebih menghargai kampanye yang bersih dan kampanye yang pintar, yang memiliki strategi memukau.

Kriteria calon seperti itu lah yang akan mereka pilih demi kemakmuran yang lebih maju di Indonesia. Oleh karena itu, calon presiden yang menjadi mayoritas pilihan Gen Z atau milenial merupakan pilihan terbaik bagi Indonesia selama 5 tahun ke depan.

Satgas Gempa NTT Dikawal hingga Fase Darurat Beralih ke Rehabilitasi

August 19, 2026

Kebijakan Transformatif Tunjukkan Negara Bergerak Cepat Membenahi Masalah

August 19, 2026

Satgas Gempa NTT Dikawal hingga Fase Darurat Beralih ke Rehabilitasi

By Kata IndonesiaAugust 19, 20260

Satgas Gempa NTT Dikawal hingga Fase Darurat Beralih ke Rehabilitasi Jakarta – Penanganan korban gempa…

Kebijakan Transformatif Tunjukkan Negara Bergerak Cepat Membenahi Masalah

By Kata IndonesiaAugust 19, 20260

Kebijakan Transformatif Tunjukkan Negara Bergerak Cepat Membenahi Masalah  Oleh: Agus Sasongko Sudah saatnya publik menilai perjalanan pembangunan bukan hanya dari janji, tetapi juga dari arah kebijakan dan hasil yang mulai terlihat di tengah kehidupan masyarakat. Dalam 21 bulan pemerintahan, berbagai langkah yang diambil menunjukkan adanya upaya mempercepat penyelesaian persoalan yang selama ini dianggap rumit dan membutuhkan waktu panjang. Di tengah tantangan pada sektor pangan, energi, pendidikan, kesehatan, hingga pelayanan publik, rangkaian kebijakan transformatif menjadi sinyal bahwa negara sedang bergerak lebih cepat membenahi masalah sekaligus membangun fondasi yang lebih kuat bagi masa depan Indonesia. Gambaran tersebut mengemuka dalam Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Gedung Nusantara, Jakarta. Pada kesempatan itu, Prabowo Subianto menyampaikan bahwa pemerintah telah memutuskan sekaligus menjalankan 121 kebijakan transformatif selama 663 hari pemerintahan. Artinya, rata-rata satu kebijakan lahir setiap lima hari sebagai bagian dari upaya menyelesaikan persoalan negara yang sebagian telah berlangsung selama puluhan tahun dan membutuhkan keberanian dalam pengambilan keputusan. Menurut Prabowo Subianto, pencapaian tersebut lahir dari kombinasi keberanian mengambil keputusan, kerja keras, arah kebijakan yang jelas, serta semangat gotong royong seluruh unsur bangsa. Pemerintah juga tidak mengklaim seluruh persoalan telah selesai, tetapi menilai berbagai tantangan nasional mulai memasuki tahap penyelesaian yang lebih nyata. Cara pandang tersebut memperlihatkan bahwa pembangunan diposisikan sebagai proses berkelanjutan yang menuntut konsistensi, bukan sekadar mengejar pencapaian jangka pendek yang mudah dilupakan. Salah satu indikator keberhasilan yang paling menonjol selama setahun terakhir terlihat pada sektor pangan. Indonesia berhasil mencapai swasembada delapan komoditas utama lebih cepat dibanding target awal yang diperkirakan membutuhkan empat hingga lima tahun. Beras, jagung, gula konsumsi, daging ayam, telur ayam, bawang merah, cabai besar, dan cabai rawit menjadi komoditas yang berhasil diperkuat melalui kombinasi kebijakan produksi, distribusi, serta dukungan kepada petani. Pencapaian ini memperlihatkan bahwa percepatan kebijakan dapat menghasilkan dampak nyata ketika hambatan birokrasi dan distribusi mulai disederhanakan. Keberhasilan tersebut diperkuat oleh langkah pemerintah menghapus 145 aturan penyaluran pupuk yang selama ini dinilai menghambat akses petani. Selain itu, harga pupuk berhasil diturunkan hingga 20 persen sehingga biaya produksi menjadi lebih ringan. Kebijakan tersebut tidak hanya membantu meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga berdampak terhadap kinerja PT Pupuk Indonesia yang mencatat peningkatan keuntungan sebesar 252,8 persen. Situasi ini memperlihatkan bahwa kebijakan yang tepat dapat menghadirkan manfaat ganda, yakni memperkuat kesejahteraan petani sekaligus meningkatkan kinerja badan usaha milik negara. Pada sektor energi, pemerintah juga menunjukkan langkah strategis melalui implementasi diesel berbasis campuran biodiesel B50. Sejak 1 Juli 2026, Indonesia tidak lagi mengimpor solar dari luar negeri sehingga mampu menghemat devisa sekitar Rp170 triliun atau setara USD9,5 miliar. Langkah tersebut menjadi salah satu pencapaian penting dalam memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar negeri. Keberhasilan itu menunjukkan bahwa hilirisasi sumber daya dan pemanfaatan energi domestik mulai memberikan hasil yang konkret bagi perekonomian nasional.…

Kebijakan Transformatif: Pemerintahan Jadi Cepat, Tegas, dan Berorientasi Hasil

By Kata IndonesiaAugust 19, 20260

Kebijakan Transformatif: Pemerintahan Jadi Cepat, Tegas, dan Berorientasi Hasil Oleh: Ahmad Mustofa Di tengah berbagai…

Kebijakan Transformatif Buka Jalan Indonesia Lebih Mandiri dan Berdaulat

By Kata IndonesiaAugust 19, 20260

Kebijakan Transformatif Buka Jalan Indonesia Lebih Mandiri dan Berdaulat JAKARTA – Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.