• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Khazanah»5 Rekomendasi Pesantren Paling Keren di Bekasi

5 Rekomendasi Pesantren Paling Keren di Bekasi

  • Kata Indonesia
  • - Saturday, 17 February 2024

Ada lebih dari 200 pesantren di Bekasi, berikut kami rangkumkan lima pesantren yang paling hits di kota dan kabupaten Bekasi. Lima pesantren ini memiliki keunikan dan karakteristik yang berbeda dari pesantren-pesantren lainnya yang bisa menjadi pertimbangan ayah dan bunda dalam menentukan tempat terbaik bagi putra dan putrinya untuk menimba ilmu agama dan ilmu umum sebagai bekal menghadapi tantangan kehidupan.

1. Pesantren Attaqwa Bekasi


Pondok Pesantren Attaqwa didirikan oleh Al-Maghfurlah Kiai Haji Noer Ali sejak 1940. Pondok Pesantren Attaqwa Putra memiliki jenjang pendidikan mulai dari Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Aliyah (MA), dan Madrasah Tahfiz. Berlokasi di Jalan Ujung Harapan Kelurahan Bahagia Kecamatan Babelan Kabupaten Bekasi, Ponpes Attaqwa menggunakan kombinasi antara Kurikulum Pemerintah dengan Kurikulum Luar Negeri (Cambridge & Al-Azhar Mesir) serta Kurikulum Pondok.

Selain kampus putra, Pondok Pesantren Attaqwa memiliki kampus putri, untuk mendidik anak perempuan menjadi generasi yang benar, pintar, terampil, dan disiplin. Pondok Pesantren Putri memiliki jenjang pendidikan mulai dari MTs. MA, dan Ma’had Aly Attaqwa. Lokasi Pondok Pesantren Putri tidak jauh dari Pondok Pesantren Putra.

2. Pesantren Hidayatunnajah


Pondok Pesantren Hidayatunnajah didirikan pada 1989 oleh Kiai Haji Mahrus Amin dengan nama Annajah. Pada 2008 berganti menjadi Pesantren Hidayatunnajah, dengan beberapa perubahan pada kurikulum dan tata tertib.

Pondok Pesantren Hidayatunnajah memilili jenjang pendidikan mulai dari PAUD, TK, SD, MTs, MA, I’dad Muhafizhat dan I’dad Mu’alilmil Lughah Al-Arabiyyah (Diploma 2/D2), hingga Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Hidayatunnajah (setara S1). Lokasinya berada di Jalan Raya Pebayuran Desa Kertasari Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi.

3. Pesantren Motivasi Indonesia


Pesantren Motivasi Indonesia didirikan oleh Kiai Haji Nurul Huda pada tahun 2012 dengan motto “LOVE ALL SERVE ALL”. Memadukan tradisi intelektual Islam klasik khas pesantren salafiyah Nahdlotul Ulama (kitab kuning) dengan tradisi pendidikan pesantren modern, Pesantren Motivasi Indonesia menawarkan kurikulum terobosan terkini, fun learning, ramah anak, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi terbaru dengan membekali santrinya media pembelajaran berupa sistem android dalam proses belajar, satu santri satu tablet android untuk membekali santri tiga muatan inti pesantren; Dirosah Islamiyah, Bahasa Inggris, dan Teknologi Informasi.

Kurikulum inti dari di Pesantren Motivasi Indonesia adalah pendidikan karakter muslim yang memiliki sifat tawassuth, tawazun, i’tidal, dan tasamuh sebagai ajaran utama Ahlussunnah wal Jamaah yang dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari santri dalam berbagai kegiatan ekstrakurikuler dan program pesantren untuk memperkuat Akidah, melaksanakan Syariah, berakhlakul karimah dalam hidup bernegara, menjunjung tinggi kebudayaan luhur Nusantara sebagai nilai-nilai dalam berdakwah.

4. Pesantren Al-Hidayah Al-Mumtazah


Pondok Pesantren Al-Hidayah Al-Mumtazah Bekasi mengembangkan program terpadu, yaitu pendidikan selama 6 tahun. Meliputi, Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) dengan pendidikan Diniyah secara reguler.Pondok Pesantren Al-Hidayah Al-Mumtazah juga membuka program pendidikan singkat (intensif) untuk Diniyah yang dibarengi program 3 tahun bagi lulusan MTs dan SMP yang ingin melanjutkan studi di Pondok Pesantren Al-Hidayah Al-Mumtazah. Dengan catatan, para santri harus mengikuti program pendidikan mengajar atau pengabdian minimal 1 tahun di luar waktu pendidikan.

Tidak hanya pendidikan formal, santri-santri mengikuti beragam kegiatan sesuai minat dan bakat. Mulai dari Tahsin dan Tahfidz, pengkajian kitab kuning (Kutubutturots), pidato 3 bahasa (Arab, Inggris dan Indonesia), marawis, hadrah, praktik ubudiyah, pramuka, paskibra, qalami, dan grup pianika.

5. Pesantren Modern Al-Hassan Bekasi


Pesantren Modern Al-Hassan Bekasi didirikan oleh Kiai Haji Ahmad Satori Ismail pada tahun 2004. Keunggulan pesantren ini adalah penggunaan Bahasa Arab sehari-hari serta dalam kegiatan belajar mengajar dan memiliki program tahfidz Al-Qur’an 30 juz untuk mencetak santri yang menguasai ilmu agama secara mendalam.

Selain itu, pesantren ini memiliki kurikulum terpadu untuk melatih kepemimpinan santri mulai dari sistem organisasi di setiap kamar, kelas, klub khitobah, kulub olahraga, hingga pramuka. Pesantren Modern Al-Hassan Bekasi juga peduli dengan lingkungan hidup dan melaksanakan banyak program untuk lingkungan.

Demikian rangkuman lima pesantren ter hits di Kota dan Kabupaten Bekasi yang memiliki keunggulan dan ciri khas masing-masing sebagai pertimbangan ayah dan bunda dalam mendidik putra-putri. Adapun informasi lebih detail bisa ditanyakan ke narahubung pesantren yang tersedia di website pesantren. Semoga informasi ini bermanfaat.

Pemerintah Pastikan Semua Anak Bisa Sekolah Gratis Sampai Sarjana

September 29, 2026

Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda Menyatukan Akses dan Mutu Pendidikan

September 29, 2026

Pemerintah Pastikan Semua Anak Bisa Sekolah Gratis Sampai Sarjana

By Kata IndonesiaSeptember 29, 20260

Pemerintah Pastikan Semua Anak Bisa Sekolah Gratis Sampai Sarjana Oleh: Miftah Hizyan Agenda pendidikan nasional…

Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda Menyatukan Akses dan Mutu Pendidikan

By Kata IndonesiaSeptember 29, 20260

Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda Menyatukan Akses dan Mutu Pendidikan Oleh: Rizky Adi Perman Perluasan…

Pemerintah Perluas Akses Pendidikan Papua melalui Sekolah Rakyat Terintegrasi

By Kata IndonesiaSeptember 29, 20260

Pemerintah Perluas Akses Pendidikan Papua melalui Sekolah Rakyat Terintegrasi Oleh : Yohanes Wandikbo Pendidikan merupakan…

Magang Nasional: Investasi Tenaga Kerja Muda 

By Kata IndonesiaSeptember 29, 20260

Magang Nasional: Investasi Tenaga Kerja Muda  Oleh: Yusuf Rinaldi Program Magang Nasional yang diperluas pemerintah menjadi 150 ribu peserta pada 2026 menunjukkan upaya memperkuat transisi lulusan perguruan tinggi menuju dunia kerja. Program ini tidak hanya memberikan pengalaman kerja bagi lulusan baru, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan keterampilan, membangun jejaring profesional, dan memperbesar peluang masuk ke pasar kerja formal di tengah persaingan memperoleh pekerjaan yang semakin ketat. Sejak 2025, pemerintah membuka Program Magang Nasional dengan target 100 ribu peserta. Pada 2026, kuotanya diperluas menjadi 150 ribu peserta. Program berlangsung selama enam bulan dengan fasilitas pelatihan, pendampingan mentor, sertifikat, jejaring profesional, serta uang saku yang ditanggung pemerintah. Besaran uang saku mengacu pada Upah Minimum Kabupaten/Kota di lokasi pemagangan dan dibayarkan setiap bulan berdasarkan jumlah hari yang diperhitungkan. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan perluasan program tersebut dilakukan secara bertahap dan tetap disertai evaluasi terhadap pelaksanaan setiap angkatan. Pada batch pertama terdapat 46.160 peserta, sedangkan batch kedua menetapkan 40.962 peserta. Pemerintah kemudian menyiapkan batch ketiga dengan sekitar 62 ribu peserta untuk memenuhi target 150 ribu peserta pada 2026. Pendaftaran penyelenggara disiapkan sejak September, seleksi peserta pada Oktober, dan pelaksanaan batch ketiga ditargetkan dimulai pada November. Evaluasi tersebut diarahkan untuk memastikan pemagangan benar-benar memberikan kesempatan kepada peserta meningkatkan kompetensi, memperoleh pengalaman kerja, membangun portofolio, serta memperluas jejaring. Untuk batch ketiga, pemerintah juga mengubah skema penempatan dengan menempatkan seluruh peserta di perusahaan, tanpa kementerian dan lembaga pemerintah. Dari perspektif ekonomi, pemberian uang saku selama enam bulan memberikan dukungan bagi lulusan baru yang berada dalam masa transisi dari pendidikan menuju pekerjaan. Selain memperoleh pengalaman kerja, peserta mendapatkan tunjangan yang disesuaikan dengan upah minimum daerah. Pemerintah juga memberikan fasilitas Pajak Penghasilan Pasal 21 ditanggung pemerintah melalui Peraturan Menteri Keuangan Nomor 6 Tahun 2026 yang berlaku hingga Desember 2026. Dampak terhadap penyerapan tenaga kerja menjadi indikator penting dalam melihat keberlanjutan program. Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker Darmawansyah menyampaikan bahwa sekitar 30 ribu dari 60 ribu alumni Magang Nasional 2025 yang menjalani pemagangan di industri telah bekerja tiga bulan setelah menyelesaikan program. Tingkat penyerapan tersebut meningkat dari sekitar 30 persen ketika peserta baru menyelesaikan masa pemagangan.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.