Menahan Diri Pascademo adalah Cara Menjaga Demokr si Tetap Bermartabat Oleh: Ricky Rinaldi Demonstrasi merupakan bagian penting dari kehidupan demokrasi karena menjadi salah satu ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, kritik, dan penolakan terhadap kebijakan yang dinilai tidak sesuai dengan kepentingan publik. Kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum juga telah dijamin dalam konstitusi dan diatur melalui Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998. Namun, demokrasi tidak hanya membutuhkan keberanian untuk menyampaikan pendapat, tetapi juga kedewasaan untuk menahan diri setelah aspirasi disampaikan. Menahan diri pascademonstrasi bukan berarti menghentikan kritik atau mengabaikan tuntutan masyarakat. Sikap tersebut justru menjadi bagian dari upaya menjaga agar perbedaan pendapat tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas. Setelah aksi berakhir, semua pihak memiliki tanggung jawab untuk mengembalikan persoalan pada ruang dialog, evaluasi, dan penyelesaian melalui mekanisme hukum yang berlaku. Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah menghormati kebebasan masyarakat menyampaikan pendapat secara damai, sekaligus menekankan pentingnya menjaga ketertiban. Pemerintah perlu memastikan bahwa warga yang menyampaikan aspirasi secara damai mendapatkan perlindungan, sementara tindakan yang mengarah pada kekerasan dan perusakan tetap ditangani berdasarkan hukum. Sikap tersebut penting agar kebebasan berpendapat dan ketertiban publik dapat berjalan beriringan. Di sisi lain, Ketua Mahkamah Konstitusi Suhartoyo melalui putusan terkait uji Pasal 256 KUHP menegaskan bahwa hak menyampaikan pendapat di muka umum merupakan bagian dari kebebasan warga negara. Mahkamah menjelaskan bahwa ketentuan pidana tersebut berkaitan dengan aksi yang dilakukan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu dan kemudian menimbulkan gangguan kepentingan umum, keonaran, atau huru-hara. Putusan tersebut menunjukkan bahwa perlindungan terhadap kebebasan berpendapat harus tetap ditempatkan dalam kerangka hukum. Pascademonstrasi menjadi momentum penting bagi pemerintah dan masyarakat untuk melakukan evaluasi. Pemerintah perlu mendengarkan substansi tuntutan yang disampaikan, bukan semata-mata melihat demonstrasi sebagai gangguan. Aspirasi publik dapat menjadi masukan untuk memperbaiki kebijakan, meningkatkan transparansi, dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.…
Month: September 2026
Masyarakat Diminta Tenang, Aparat Selidiki Kekerasan Pascademonstrasi JAKARTA — Pemerintah mengajak masyarakat untuk tetap tenang menyusul kericuhan pascademonstrasi 27 Agustus…
Pemerintah Tegaskan Kericuhan Pascademo Diproses Berdasarkan Bukti Jakarta — Pemerintah menegaskan penanganan kericuhan setelah aksi penyampaian pendapat pada 27 Agustus…
Koperasi Merah Putih Jadi Jalan Negara Serap Produk Desa yang Lama Terabaikan Oleh : Radjiman Arif Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih…
Koperasi Merah Putih: Negara Hadir Serap Hasil Petani dan UMKM Oleh: Catur Rongg Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sedang bergerak menuju…
Koperasi Merah Putih Serap Hasil Pertanian, Perikanan, dan Peternakan JAKARTA — Menteri Koperasi Ferry Juliantono mendorong Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih…
Pemerintah Dorong Koperasi Merah Putih Serap Produk Desa Jakarta – Pemerintah terus mendorong Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) tidak hanya…
Libatkan Tokoh, Papeda Summit Perkuat Pembangunan Berkelanjutan di Tanah Papua Papua – Pelaksanaan Papeda Summit 2026 mendapat dukungan dari berbagai…
Papeda Summit 2026 Jadi Ruang Penting Pembangunan Berkelanjutan di Tanah Papua SORONG – Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya mematangkan persiapan…
RUU Perampasan Aset Menjadi Jalan Baru Melawan Korupsi yang Makin Canggih Oleh: Rania Zafirah Pemberantasan korupsi menghadapi tantangan yang semakin…
RUU Perampasan Aset: Babak Baru Perang Negara Melawan Korupsi Modern Oleh: Dhita Karuniawati Pemberantasan korupsi memasuki babak baru. Negara tidak…
RUU Perampasan Aset Dipercepat, Pemberantasan Korupsi Jadi Sasaran Utama Jakarta — Langkah maju dalam agenda penegakan hukum di Indonesia kian…