Rahasia Ibu Yuni Menjadi Juru Masak KBRI Baku Azerbaijan

0

BAKU, KataIndonesia.com – Bagi pekerja maupun mahasiswa asal Indonesia di Baku, Azerbaijan, bukan hal mudah menjumpai masakan dengan cita rasa tanah air. Nama Yuni pun menjadi pengobat rindu tatkala lidah ingin menikmati makanan khas Indonesia.

Yuni pun sangat lihai menyiapkan makanan di Wisma Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Baku, Azerbaijan. Wanita asal Jakarta tersebut juga sudah tiga tahun menjadi juru masak di KBRI Baku dan biasa memasak untuk para tamu undangan KBRI Baku, Azerbaijan.

“Saya biasa masak Sate maranggi, Nasi rawon, Soto, Sambel goreng udang. Biasanya saya masak untuk tamu undangan dari Azerbaijan dan Indonesia” Ujar Yuni.

Saat acara-acara jamuan makan malam KBRI dengan tamu dari Indonesia pula Yuni harus benar-benar total dalam memasak. Misalnya ketika kunjungan Para Menteri dan Pengusaha dari Indonesia ke Azerbaijan pada acara Indonesia Cultural Festival (ICF) 2018 September lalu, Yuni pula yang menyediakan semua masakan untuk jamuan makan malam.

Ia pun bangga bisa menyajikan hidangan bagi para Menteri.

“Saya masak cara desa saja. Pas Pak Menteri ke sini saya juga masakin sate maranggi, Nasi Rawon,” ucap Yuni.

Ketika ditanya oleh kataindonesia.com mengapa bisa memasak dengan lezat, Yuni menjawab bahwa dirinya sewaktu di Jakarta mengikuti beberapa kursus keterampilan termasuk memasak, hingga akhirnya keterampilan dan keahliannya memasak sampai ke telinga Husnan Bey Fananie.

Duta Besar Indonesia untuk Azerbaijan, Husnan Bey Fananie menyampaikan bahwa tamu Indonesia yang datang ke KBRI Baku serasa sedang ada di Indonesia karena sajian masakannya.

“Ketika tamu datang ke wisma kbri baku, serasa indonesia banget, tamu yang datang kesini betah dan nyaman sekali di wisma, pertama disajikan menu indonesia. Dan masih banyak lagi yang berbau indonesia ada disni,” ucap Dubes yang telah meraih penghargaan Dubes Terbaik tiga kali berturut-turut di Azerbaijan.

Husnan menambahkan bahwa biasanya KBRI Baku setiap sebulan sekali mengadakan pertemuan dengan WNI yang ada di Azerbaijan, dengan masuk untuk Silaturrahmi dan lepas kangen dengan masakan Indonesia.

 

LAPORAN: HAFYZ MARSHAL, RUSDIL FIKRI