Pagi-Pagi, Jokowi Deklarasikan Perang Melawan Hoaks di Instagram

0

JAKARTA, KataIndonesia.com – Presiden Joko Widodo(Jokowi) menyapa netizen pagi ini dengan imbauan khusus. Orang nomor satu di Indonesia itu mengingatkan tentang bahaya media sosial (medsos) sebagai hutan belantara berita bohong alias hoaks. Kepala Negara menyampaikan imbauan perang melawan berita hoaks itu dalam unggahan statusnya di akun resmi Instagram Presiden, @jokowi, Kamis (11/10), sekitar pukul 09.30.

Dalam foto yang diunggah, terlihat posisi Jokowi sedang duduk kursi krem dengan latar belakang lima bendera merah putih dan tangan menggenggam perangkat telepon pintar. Mata Presiden terlihat fokus menatap layar ponselnya.

Hingga berita ini diturunkan, status itu disukai lebih dari 75.000 netizen. Berikut status lengkap instragram resmi Jokowi yang dikutip MerahPutih.com, pukul 10.33 WIB:

Media sosial adalah hutan belantara berita dan informasi. Di dalamnya, kita harus pandai-pandai memilah dan memilih: mana substansi dan sekadar sensasi, yang benar dan yang salah, yang asli dan yang palsu, ujaran kebenaran dan kebencian, suara dan kegaduhan, voice dan noise.

Selamat pagi.

Kemarin di hadapan pelajar se-Indonesia, Jokowi mengungkapkan kejengahannya dengan maraknya berita hoaks yang beredar di Tanah Air. Presiden pun meminta tolang kepada para pelajar sebagai sosok yang dipercaya memerangi penyebaran kabar bohong di tengah masyarakat.

“Jadi, anak-anak tolong kalau ada hal-hal yang namanya hoaks, kabar bohong, saling mencela, tolong diluruskan, dibetulkan,” kata Jokowi, di hadapan para pelajar dalam acara Silaturahmi Presiden RI dengan peserta Apresiasi Kebangsaan Siswa Indonesia(AKSI) di Bogor, Rabu (10/10). AKSI adalah latihan kepemimpinan yang diikuti 340 siswa SMA dan 170 siswa SMK se-Indonesia. Mereka terdiri atas ketua OSIS dan ketua seksi kerohanian dari 34 provinsi di Indonesia dan didampingi oleh guru pembina OSIS dan wakil kepala sekolah bidang kesiswaan dari tiap sekolah.

“Kita harus sadar betul, jangan sampai kita diadu-adu oleh berbagai kepentingan. Ini berbahaya sekali, apalagi anak-anakku semua pemimpin di sekolah masing-masing baik pemimpin rohaniwan, baik ketua OSIS, kalau tidak bisa mengajak teman-temannya melihat bahwa Indonesia beragam, maka akan berbahaya sekali,” imbuh Jokowi.

Menurut Jokowi, dampak dari hoaks ini sampai memecah belah persatuan bangsa. Presiden pun menegaskan persatuan adalah modal utama Indonesia untuk memenangkan kompetisi dengan negara lain.

“Aset terbesar kita adalah persaudaraan, persatuan, dan kerukunan! Tidak ada yang lain, kalau kita bersatu, kita rukun maka kita punya potensi besar akan mengalahkan negara-negara lain dalam kita bersaing,” tandas Jokowi.