Ngabalin: Menteri dari PAN Itu Pengkhianat

0

JAKARTA, KataIndonesia.com – Ali Mochtar Ngabalin menyebut PAN pengkhianat. Alasannya, PAN disebut mau jatah menteri tapi tak mau saat disuruh bicara tentang kepentingan bangsa.

“(Kursi) menterinya mau, tapi giliran disuruh baik-baik bicara tentang kepentingan bangsa dan negara, tidak mau. Itu namanya penghianat. Partai Amanat Nasional,” kata Ngabalin saat menjadi pembicara dalam sebuah diskusi di Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur, Sabtu (28/7/2018).

Dalam perombakan kabinet jilid 2 yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo, salah satu kader PAN yakni Asman Abnur diangkat menjadi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) menggantikan Yuddy Chrisnandy.

Ia dengan suara lantang bertanggungjawab atas apa yang diucapkannya itu, termasuk menyebut menteri dari PAN sebagai seorang pengkhianat.

Ia tidak pernah takut apalagi gentar menghadapi siapa pun yang menyematkan sebutan pengkhianat kepada dirinya lantaran pernah melakukan manuver politik dengan berbalik mendukung Presiden Joko Widodo.

Disebutkannya, justru pengkhianat sebenarnya adalah seperti Menteri yang berasal dari PAN saat ini.

Ditegaskannya, dalam demokrasi setiap orang berhak menentukan pilihan politiknya.

Ali Mochtar Ngabalin diketahui pernah menjadi juru bicara tim pemenangan Prabowo-Hatta pada Pemilu 2014 yang lalu.

Namun pada tahun 2018, Ali Mochtar Ngabalin melakukan manuver politik dengan berbalik mendukung Presiden Joko Widodo dan menjadi Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan.

“Saya tidak pernah takut, tidak pernah gentar menghadapimu dimana pun kamu berada, Partai Amanat Nasional. Tidak usah anda ragu kepada saya. Saya tidak pernah bercanda, saya tidak pernah membuat perjanjian dengan Prabowo Subianto. Saya tidak pernah makan serupiah pun, saya tidak pernah mengambil uang satu rupiah pun. Jadi, anda tidak perlu berbicara tentang pengkhianatan kepada saya,” tuturnya.

 

 

LAPORAN: EKA PURNAMASARI