Musim Haji, Juru Masak dari Indonesia Dikirim ke Mekkah

0
Seorang petugas haji anggota tim katering Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) tengah mengawasi proses produksi di salah satu dapur perusahaan katering yang mensuplai konsumsi bagi jamaah haji Indonesia di Madinah, Selasa (24/8). Setiap harinya, tim katering Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) mengawasi kualitas makanan yang disajikan kepada para jamaah haji, mulai dari proses produksi, pengepakan hingga distribusi ke hotel jamaah haji.

JAKARTA, KataIndonesia.com – Pemerintah mengirimkan sejumlah juru masak dari dalam negeri ke Kota Mekkah, Arab Saudi. Juru masak itu nantinya akan menyediakan makanan dengan menu khas dari Indonesia.

Itu dilakukan pemerintah untuk memenuhi kebutuhan konsumsi para jemaah haji asal Indonesia. Selain juru masak, pemerintah juga mengirimkan bahan masakan yang sesuai dengan menu asli Indonesia.

“Juru masak dan bumbu yang digunakan didatangkan khusus dari Indonesia dengan menu khas tanah air,” ucap Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri, Sri Ilham Lubis kepada wartawan di Asrama Haji Medan, Selasa (27/7).

Selain itu, pemerintah juga menambah layanan katering. Sebelumnya, katering hanya untuk 15 kali makan. Kali ini jumlahnya ditambah sampai 40 kali makan.

Pemerintah pada musim haji kali ini menyewa pemondokan di Madinah dengan sistem full musim dan blocking time. Artinya para jemaah haji tidak perlu lagi berpindah tempat penginapan.

“Tahun ini gelang barcode yang digunakan memiliki kode khusus, sehingga bisa dicek melalui android atau peralatan IT untuk memudahkan mengetahui keberadaan jemaah haji di tanah suci,” jelas Sri.

Sementara itu, pemeriksaan dan pendataan biometrik bagi seluruh calon jemaah Haji untuk mempermudah pelayanan bagi peserta haji itu sendiri. Hal itu, merupakan terobosan dilakukan Kementerian Agama RI pada musim haji tahun ini.‎

“Selama ini pemeriksaan biometrik dan sidik jari dilakukan saat jemaah tiba di Bandara Arab Saudi, baik Jeddah maupun Madinah. Akibatnya antrean di bandara menjadi sangat panjang dan lama,” tandasnya.

 

 

LAPORAN: ARIF AKMANI

Advertisement