KATAINDONESIA.COM – Seiring perkembangan zaman , penggunaan sosial media dikalangan masyarakat Indonesia sangat berkembang pesat. Banyak masyarakat yang memanfaatkan sosial media untuk berkomunikasi, bertukar informasi terhadap satu sama lain, mendapatkan infromasi yang mereka cari, atau pun sebagai hiburan dikala padatnya kesibukan yang dijalani.

Penggunaan sosial media juga tidak memiliki batasan umur dan pekerjaan , bisa dikatakan hampir semua kalangan dapat menggunakannya. Kebanyakan masyarakat Indonesia memanfaatkan kecanggihan teknologi yang tersedia . Salah satunya mendapatkan informasi melalu gadget atau sosial media yang mereka punya . Terlalu padatnya aktivitas masyarakat membuat mereka seringkali tidak memiliki waktu untuk membaca surat kabar atau menonton tv untuk mendapatkan informasi yang mereka perlukan.

Oleh karena itu, mereka menggunakan smartphone atau gadget untuk mendapatkan segala informasi yang penting bagi mereka. Tetapi keadaan ini dijadikan beberapa pihak untuk melalukan kejahatan di sosial media , salah satunya menyebarkan berita tidak benar atau hoax untuk kepentingan tertentu . Hoax adalah usaha untuk menipu atau mengakali pembaca agar mempercayai berita yang disampaikan. Padahal biasanya jika masyarakat mendapatkan berita atau informasi secara tidak langsung mempengaruhi emosi ,perasaan,tindakan orang yang mendapatkan berita tersebut . Sangat disayangkan jika berita atau informasi yang mereka terima bersifat provokatif atau opini yang negatif sehingga akan menimbulkan kerugiaan terhadap pihak yang merasa dirugikan ,merusak reputasi , kerugian materi dan lain sebagainnya.

Sebenarnya, bukan hal yang aneh atau baru lagi di saat seperti ini kita mendengar atau mendapatkan berita-berita besar yang kebenarannya masih diragukan. Namun untuk sebagian pihak atau kalangan masyarakat tertentu yang tidak terpengaruh oleh perkembangan teknologi menjadi sasaran tepat oleh sebagian orang atau oknum karena dianggap akan mudah menerima informasi . oleh karena itu seharusnya para masyarakat harus lebih berhati hati dalam menyikapi informasi yang mereka dapatkan di sosial media .

Berdasarkan data yang dirilis Asosiasi Penyelenggaraan jasa internet Indonesia (APJII),hampir 55% penduduk Indonesia atau sekitar 132 juta jiwa, merupakan pengakses internet. Dari jumlah tersebut 54% diantaranya pengguna facebook dan 5.54% pengguna twitter. Direktur tindak pidana siber bareskim Polri BrigjennPol Mohammad Fadli Imran mengatakan, hampir 91% berita hoax yang disebar membuat konten sosial dan politik. Peredaran berita bohong atau hoax terus merajalela seiring penggunaan media sosial secara meluas di tengah masyarakat. Sebagai langkah pengawasan, DPR RI dan Pemerintah sepakat melakukan revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik atau UU ITE sebagai tata kelola prilaku di dunia maya.

Dirjen Aplikasi Telematika, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan pemerintah berharap masyarakat memasuki proses pembelajaran agar cermat menggunakan perkembangan teknologi saat ini. Menurut dia, pemblokiran terhadap sejumlah situs dilakukan oleh pemerintah sejak UU ITE diberlakukan. Soal pemblokiran sejumlah situs, kata Dirjen yang kerap disapa Sammy, dilakukan oleh pemerintah jika sudah melanggar rambu-rambu sesuai UU ITE seperti berita bohong dan memicu SARA.

Munculnya berbagai macam berita hoax dimedia sosia menimbulkan keresahan tersendiri oleh masyarakat. Dan membuat timbulnya perpecahan diantara masyarakat itu sendiri karena terdapat sebagian masyarakat yang mempercayai berita tersebut dan tidak mempercayainya, salah satunya berita mengenai kesehatan, tidak dipungkiri mudahnya masyarakat mendapatkan sebuah berita membuat masyarakat pun dengan mudah memperayai berita tersebut . Banyaknya berita yang tersebar di kalangan masyarakat membuat masyarakat bingung membedakan mana berita yang harus dipercaya dan tidak.

Terkadang untuk sebagian masyarakat mereka jadi tidak percaya akan berita yang ternyata bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya Karena ragu serta takut bahwa berita yang mereka dapatkan tidak benar, itu membuat masyarakat sekarang membutuhkan solusi untuk menanggapi berita yang mereka peroleh di sosial media. termasuk kasus yang sempat viral yaitu tips kesehatan dari Prof. Dr. dr. Bhenny Karim, SpPD-KR yang mengaku sebagai guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada (UGM) ini sempat beredar luas di media sosial seperti Whatsapp dan Facebook. Beliau mengatakan,” USIA 45 Up SEBAIKNYA SDH TIDAK USAH FOCUS MEMBURU KULINER… perBanyak REKREASI saja….Ini pesan Prof. Dr. dr. Bhenny Karim, SpPD-KR. (Guru Besar FK UGM) .
Untuk Saudara2ku yg Telah ber Usia 45 thn ke Atas , Lebih2 Disiplin Jaga KeSehatan
Proses PeNuaan (aging), Sudah Mulai Sejak usia 32 tahun, dgn Mulainya Penurunan Fungsi Organ-Organ (Seperti Ginjal, Lever, Anak Ginjal, Hypophyse dsb.nya) dan Penurunan Hormon-Hormon (Seperti Testosteron, Growth Hormon, Coenzym Q10, Melatonin dan Antioxydan).
Pada Wanita usia 45 th Mulai PeNurunan Estrogen. Pada Pria PeNurunan Hormon Progesteron dan Testosteron.

Penuaan Adalah Suatu Penyakit yg BerLangsung Kronis yg Sebenarnya Tidak Dapat di Cegah , di Obati dan di Kembalikan Menjadi Muda.
PeNuaan Bukanlah Hukuman , tetapi Akibat Titah dari Gen.

Beberapa Penyakit yang Muncul Akibat Proses PeNuaan, adalah:
1. Osteoporosis.
2. Metabolik Syndrome, dgn Akibat Penyakit Cardiovasculer (seperti Stroke, Penyakit Jantung Koroner dan Hypertensi Renal).
3. Cancer (seperti Payudara, Colorectal/Usus, Prostat, Ovarium).
4. Alzeimer (Pikun).
5. SD (Sexual Dysfunction).
APA SAJA YG HARUS DILAKUKAN?
1.BERGERAK.Jalan kaki 3 s/d 5 km/hari) dapat MenCegah Osteoporosis (Rapuh Tulang) dan Hypertensi.
2.SENAM OLAH NAFASSeperti Pranayama, Orhiba, Cikung, Yoga, dsb 2x / Minggu. Paru-paru Perlu Latihan Deep breathing/maximal breathing, untuk meningkatkan Aliran Darah di alveoli, Menguras CO2.
3.KURANGI KARBOHIDRATCukup Protein, Buah dan Sayur.
4.JAGA BERAT BADANBobot Ideal Pria ( Tinggi Badan diKurangi 100 ) , Wanita ( Tinggi Badan diKurangi 110 ).Lingkaran Perut Tak Boleh Lebih 80 cm untuk wanita, 90 cm untuk Pria. BMI Tak Boleh Lebih 30 kg/m2.
5.TEKANAN DARAH TIDAK BOLEH LEBIH 140/90.Cek Tensi Tiap Minggu.
6. KADAR GULA DARAH PUASA TIDAK BOLEH LEBIH 110, Trigliserida 150, HDL Harus Lebih 50.Jadi Cek Darah Max Tiap 6 Bulan.
7.Wanita MAMMOGRAFI dan PAP SMEAR setiap 1 thn.Deteksi Dini Kanker Serviks dan Payudara.
8.ISTIRAHAT CUKUPTidur 6 jam seBisanya mulai jam 10 malam, Lampu Mati (Merangsang Growth Hormon). Jangan Makan 3 jam Sebelum tidur (Mencegah GERT, Mencegah Sesak).
Bantal Pendek (Meningkatkan Oksigenasi otak).
Miring ke Kanan (mengurangi Beban Jantung).
9.KURANGI STRESSJgn beKerja di Luar Kapasitas/KeMampuan.
Perbanyak Rasa Syukur , Doa atau Meditasi , Senantiasa Perbaiki Kualitas ibadah , Iman , Sosial & Hiburan yg Positif ,
PerBanyak Saat Kumpul2 , Ngobrol2 Santai , Canda Ria , Silaturahim atau Berkumpul dgn Keluarga & Sahabat jg Teman2
Tidak Boleh Marah2 atau Emosionil , Buang Jauh2 Hal2 yg berPotensi memBuat Sedih/Kasus ( Hukum/perMusuhan) , Bahkan Hadapilah Segala Hal dg Senyum Bahagia”.

Namun , tulisan yang mengimbau masyarakat berumur diatas 45 tahun untuk perbanyak rekreasi ketimbang berburu kuliner itu hoax alias tidak benar. Dan pihak bersangkutan yang membuat tulisan tersebut ternyata tidak terdaftar dalam staf pengajar maupun guru besar di UGM. Oleh karena itu seorang Dokter mengimbau masyarakat untuk berhati-hati jika menerima info kesehatan dan selalu mencari tahu kebenarannya sebelum mengikuti tips tersebut agar terhindar dari hal-hal atau keadaan yang tidak diinginkan.

Masyarakat di Indonesia dituntut harus cerdas dalam memilah informasi yang didapatkan mana yang asli, serta informasi mana yang dikatagorikan berita hoax atau bohong.. Luasnya jangakauan sosial media terhadap masyarakat , membuat hampir seluruh lapisan masyakat dengan mudah mengakses apapun di media sosial , lebih tepatnya mendaptkan informasi-informasi yang beredar. Jadi sebaiknya, kalau kita dapat informasi baru, liat dulu sumbernya dan lakukan beberapa cara untuk membuktikan kebenaran akan berita tersebut. Jangan mudah percaya dan menerima informasinya. Apalagi sebagai masyarakat yang cerdas harus lebih kritis menanggapi berita – berita yang tersebar. karena beita-berita besar yang menyangkut banyak pihak. Jangan langsung percaya , ada baiknya menyaring terlebih dahulu berita yang didapatkan, lalu Tanya ke orag sekitarnya yang bisa dipercaya. Agar tidak menimbulkan keresahan atau ketidaknyamanan pada masyarakat-masyarakat tertentu. Karena menurut beberapa orang kenapa kebanyakan masyarakat mudah percaya dngan berita palsu atau hoax adalah karena keteratasan pengetahuan dari diri orang tersebut. Jadi Cuma bisa menerima dengan mudah tanpa ada rasa ingin mencari tahu lebih jauh dari berita yang didapatkan. Serta dengan mudah ikut menyebarkan berita tersebut tanpa memikirkan dampaknya lebih jauh. Adapun juga karena pengaruh orang-orang atau oknum-oknum tertentu yang tidak bertanggungjawab yang memiliki kepentingan tertentu sehingga memanfaatkan beberapa pihak yang mereka anggap sebagai sasaran tepat untuk melakukan tindakan yang merugikan banyak orang namun menguntungkan bagi mereka.

 

Latifa Hannum . Jurusan Public Relation

SHARE
Previous articleCerita Dibalik Runtuhnya Jalur LRT Kayu Putih
Next articlePLN Bantu Dirikan 10 Bank Sampah Baru di Kota Bandung
Kata Indonesia
Kata Indonesia (kataindonesia.com) adalah sebuah portal web yang berisi berita dan artikel daring di Indonesia. Berbeda dari situs-situs berita berbahasa Indonesia lainnya, Kata Indonesia hanya mempunyai edisi daring yang berusaha menjadi salah satu situs berita yang penyajiannya fokus untuk informasi-informasi positif. Situs berita ini, menyediakan berbagai macam berita yang terjadi baik itu berita lokal, nasional, hingga internasional secara aktual.