Jokowi Sebut Kampanye “Door to Door” Adalah Kunci Kemenangan

0

TANGERANG, KataIndonesia.com – Calon Presiden nomor 01 Joko Widodo berbagi tips memenangkan kontestasi pemilihan kepada calon anggota legislatif (Caleg) Perempuan dari Koalisi Indonesia Kerja (KIK).

Tips itu juga yang dipraktekkan Jokowi manakala ikut bertarung di pemilihan kepala daerah hingga Pilpres, yaitu door to door.

“Saya titip ini cerita lama saja, saat saya mencalonkan diri jadi wali kota pada 2005. Ibu-ibu itu pada 2004 tanya yang namanya Jokowi tidak ada yang tahu, di Solo saja tidak ada yang tahu,” kata Jokowi saat menghadiri Deklarasi Calon Anggota Legislatif (Caleg) Perempuan untuk Pemenangan Jokowi-Amin di Hotel JHL Solitaire, Tangerang, Banten, Minggu (4/11).

Deklarasi tersebut dihadiri para caleg perempuan, antara lain penyanyi Krisdayanti sebagai caleg PDIP, Nurul Arifin caleg Partai Golkar, presenter Tina Talisa, dan Wanda Hamidah caleg dari Partai NasDem, serta ratusan caleg perempuan lainnya.

Diakuinya, pada saat itu dia bukan siapa-siapa, dan tak pernah bersentuhan langsung dengan politik. Dan lebih sibuk berbisnis.

“Saya bukan siapa-siapa, tapi saya tidak pakai cara-cara lama mengumpulkan orang di lapangan, butuh uang. Jadi pikiran saya, ‘door to door’,” ungkapnya.

Hasilnya, dia mengalahkan walikota incumben dengan selisih suara tipis.

Pada periode kedua, Jokowi juga melakukan hal yang sama, bedanya dia sudah mempunyai program untuk dijadikan bahan kempanye.

“Pilkada kedua sebetulnya saya tidak mau mencalonkan lagi, saya mau kembali usaha, tapi disuruh lagi. Saya tetap gak mau kampanye dengan cara mengumpulkan massa di lapangan, di daerah biayanya bisa Rp400 juta-Rp500 juta jadi saya tetap ‘door to door’,” tambah Jokowi.

Pada pilkada kedua itu Jokowi menang telak terhadap pesaingnya, lantaran dinilai sukses membangun Kota Solo.

“Setelah 5 tahun wali kota, saya bisa cerita, ‘bapak ibu terima kartu sehat belum? Oh terima, sudah dimanfaatkan belum? 1-2 kali, Bapak ibu tahu itu program saya? Oh tahu Pak, kartu pintar juga, saya tahu anak-anak yang dapat kartu pintar lalu saya datangi rumahnya,” kata Jokowi.

Saat Pilkada DKI Jakarta, Jokowi juga melakukan hal yang sama seperti di Solo. Dia berkeliling Kampung ke kampung memperkenalkan diri.

“Saya melakukan hal yang sama dari subuh sampai subuh. Dari pintu ke pintu adalah kunci, kita dapat dua, tidak keluar uang dan tanpa kalimat bertele-tele, tapi keringat bercucuran,” papar Jokowi.

Karenanya dia berharap, Caleg mampu melakukan hal serupa berbicara dengan rakyat dari hati ke hati, dari pintu ke pintu untuk meyakinkan pemilih.

Advertisement