Jika Alat Bukti Cukup Habib Bahar Bisa Jadi Tersangka

0

JAKARTA, KataIndonesia.com – Pendiri Majelis Pembela Rasulullah, Habib Bahar bin Smith bisa menjadi tersangka dalam kasus dugaan ujaran kebencian terhadap Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) jika melihat serangkaian alat bukti.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri Kombes Syahar Diantono menekankan pihaknya akan meningkatkan status Habib Bahar dari saksi terlapor menjadi tersangka apabila penyidik sudah mengantongi dua alat bukti.

“Selama penyidik menemukan itu, penyidik yang mempertimbangkan. Ada mekanisme, ada gelar perkara, analisa, selama alat bukti cukup bisa saja (jadi tersangka). Sekarang masih saksi,” kata Syahar di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (6/12/2018).

Di sisi lain, Syahar mengungkapkan, pihaknya sudah menemukan adanya alat bukti terkait dengan materi ceramah Habib Bahar di Tangerang, yang menyebut Presiden Jokowi “banci”.

“Penyidik sudah menemukan alat bukti terkait itu,” ungkap Syahar.

Sementara Kuasa hukum Bahar, Sugito Atmo Pawiro mengatakan video yang utuh tersebut penting guna melihat secara menyeluruh apakah ceramah kliennya mengandung unsur dugaan tindak pidana atau tidak.

“Kalau bicara video seharusnya keseluruhan, apa yang dimaksud statement Bahar tentu ada alasan. Saya sudah sampaikan ke Bahar supaya menyiapkan video utuhnya,” kata Sugito kepada wartawan di kantor sementara Bareskrim, Gambir, Jakarta Pusat pada Kamis (6/12).