JAKARTA, KataIndonesia.com – Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta menggelar sidang perdana kasus dugaan merintangi perkara e-KTP dengan tersangka mantan kuasa hukum Setya Novanto, Fredrich Yunadi. Nantinya, jaksa penuntut umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan membacakan dakwaan Fredrich.
“Sesuai dengan penetapan (sidang dibuka) jam 10 pagi,” kata jaksa KPK, Takdir Suhan saat dikonfirmasi, Kamis (8/2/2018).
Terpisah, Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyebut kasus dugaan merintangi penyidikan kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP yang dilakukan Fredrich itu akan dibeberkan detail oleh Jaksa.

“Kita akan uraikan semua hal yang relevan dengan dugaan perintangan atau menghalangi penanganan kasus e-KTP ini,” tuturnya.

Sidang rencananya akan menghadirkan Fredrich langsung. Ia pun berharap agar yang bersangkutan kooperatif.

“Kita harapkan semua pihak kooperatif dengan proses persidangan ini,” kata dia.

Diketahui dalam kasus ini, Fredrich bersama dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau Bimanesh Sutarjo ditetapkan sebagai tersangka merintangi penyidikan kasus korupsi proyek e-KTP. Mereka diduga memanipulasi data medis Novanto untuk menghindari pemeriksaan KPK pada pertengahan November lalu.

Selain itu, Fredrich ditenggarai mengondisikan hingga memesan satu lantai RS Medika Permata Hijau sebelum Novanto mengalami kecelakaan mobil.

 

SHARE
Previous articleBanjir Jakarta, 11.450 Orang Jadi Korban dan 6.532 Mengungsi
Next article15 Finalis Puteri Indonesia Jawa Barat Takjub Kemegahan Gedung Sate
Kata Indonesia
Kata Indonesia (kataindonesia.com) adalah sebuah portal web yang berisi berita dan artikel daring di Indonesia. Berbeda dari situs-situs berita berbahasa Indonesia lainnya, Kata Indonesia hanya mempunyai edisi daring yang berusaha menjadi salah satu situs berita yang penyajiannya fokus untuk informasi-informasi positif. Situs berita ini, menyediakan berbagai macam berita yang terjadi baik itu berita lokal, nasional, hingga internasional secara aktual.