Dovizioso Tolak Perpanjang Kontrak Bersama Ducati

0

JAKARTA, KataIndonesia.com – Tawaran perpanjangan kontrak yang diberikan oleh Tim pabrikan asal Italia, Ducati Corse, ditolak oleh salah satu pembalap utamanya musim ini, yakni Andrea Dovizioso.

Menurut sang agen, Simone Battistella, negosiasi masih berlangsung antara pembalapnya dengan Ducati. Sekadar informasi, kontrak Dovizioso bersama Ducati akan habis akhir musim ini.

Waktu lama yang dibutuhkan untuk mendapatkan kata sepakat di antara Ducati dan Dovizioso, dikarenakan Desmodovi –julukan Dovizioso– masih mencari nilai yang pas untuk apa yang telah ditunjukkan di lintasan balap. Selama Dovizioso membela panji tim pabrikan asal Italia itu, prestasi sang pembalap memang cukup baik.

Pembalap asal Italia itu mampu memantapkan dirinya sebagai pembalap yang mampu menaklukkan desmosedici, setelah Casey Stoner. Hal itu diperkuat dengan predikat sebagai pemimpin klasemen sementara MotoGP 2018.
Dovizioso berhak memimpin klasemen sementara setalah mampu mengumpulkan 46 poin, selisih satu angka dengan juara dunia MotoGP 2017, Marc Marquez, di peringkat kedua. Dovizioso mengukuhkan posisinya saat ini, setelah mampu menempati posisi kelima pada MotoGP seri Amerika Serikat, di Sirkuit Austin, Senin 23 April 2018 dini hari.Basttistella menganggap dengan segala hal yang telah dilakukan oleh pembalapnya, maka wajar Dovizioso meminta penawaran yang lebih.

Akan tetapi, Basttistella juga menekankan Desmodovi tidak meminta hal yang berlebihan kepada menajemen Ducati. Menurut Basttistella, Dovizioso hanya meminta yang pantas didapatkan oleh pembalap asal Italia itu.

“Pembalap (Dovizioso) tidak meminta sesuatu yang luar biasa ataupun berlebihan. Akan tetapi, tidak ada yang mustahil, hanya apa yang pantas dia dapatkan atas segala yang telah dia lakukan. Hingga saat ini, belum ada kesepakatan apa pun,” ungkap Basttistella, seperti yang diwartakan Motor Sport, Jumat (27/4/2018).

Dari 16 balapan terakhir yang dilakoni oleh Dovizioso, pembalap asal Italia itu telah mampu memenangkan tujuh balapan. Hal itu membuktikan bahwa Dovizioso telah mampu mengendarai ataupun menaklukkan Desmosedici miliki Ducati.

Kehilangan Dovizioso pada titik ini, akan menjadi kerugian besar bagi Ducati. Hal itu dikarenakan performa pembalap mereka yang lain, Jorge Lorenzo, yang belum mampu memenuhi ekspektasi tim pabrikan asal Italia tersebut.

 

Advertisement