Coreta Louise Perkenalkan Indonesia di Azerbaijan Lewat Tas Batik, Tenun dan Songket

0

BAKU, KataIndonesia.com – Coreta Louise akan mengikuti ajang Indonesia Culture Festival (ICF) di Azerbaijan bulan September Nanti. Tas-tas Coreta Louise akan menonjolkan motif etnik dari suatu daerah, dengan bahan utama batik, tenun, dan songket yang dipadu dengan bahan kulit.

Coreta Louise merupakan brand asli Indonesia, dimana pemilik nya bernama Elisabeth Luis ‘Coreta’ Kapoyos, perempuan kelahiran Minahasa, Sulawesi Utara.

“Kedepannya saya dalam mensukseskan ICF akan membawa produk (tas) saya dari batik tenun untuk mempromosikan acara ICF nanti yang akan digelar di Azerbaijan pada bulan september” ujar Elisabeth Luis Coreta Capoyos, pemilik brand Coreta Louise di Baku Azerbaijan, Rabu, (6/6).

Respon dukungan juga diberikan langsung oleh Istri Dubes RI untuk Azerbaijan, Dian Saratien terhadap Coreta Louise karena dapat menambah meriah acara ICF di Azerbaijan nanti.

“Saya antusias menyambut kedatangan ibu coreta, karena dapat menambah memeriahkan acara ICF” ujar Dian.

“Semoga ibu Coreta, pemilik ‘Coreta Louise’ dapat memotivasi perempuan indonesia dalam berkarya” tambah Dian.

Coreta pun turut mengapresiasi dan berjanji akan membawa produk terbaik di acara ICF nanti.

“Kedepannya saya dalam mensukseskan ICF akan membawa produk saya dari batik, tenun dan songket untuk mempromosikan acara ICF nanti yang akan digelar di Azerbaijan bulan september ” ujar Coreta.

Istri Duta Besar RI Ibu Dian Saratien menyambut senang dengan gerakan yang dilakukan Ibu Coreta.

“Semoga Ibu Coreta dapat memotivasi perempuan indonesia dalam berkarya” ungkap Ibu Dian Saratien selaku Istri Duta Besar RI.

Ide awal membuat tas dengan bahan kain batik atau tenun karena Coreta yang sering keliling Indonesia menemani Suami bertugas, melihat  Indonesia memiliki banyak sekali kekayaan budaya  yang sangat Indah. Kebetulan Coreta juga sangat menyukai tas sehingga Coreta berkeinginan  untuk membuat tas dari kain kain khas Indonesia.

“Karena dulu kan suami sering tugas pindah-pindah, jadi dimana ada kain khas daerah disitu pasti saya coba angkat dan masukan di produk saya untuk dipromosikan secara global” tambahnya.

Kepada kataindonesia.com, dijelaskan Coreta yang juga Ambassador of Indonesia Fashion Carnival, ia sendiri telah mengembangkan tas yang awalnya dari sekedar tas untuk hadiah, menjadi tas eksklusif, elegant dan mewah yang menyentuh kalangan atas.

Dan kemudian, diakui Coreta memang produknya saat ini hanya dipasarkan di luar negeri.

“Memang saat ini kita lebih banyak main diluar, jadi bisa sekalian mempromosikan Indonesia” tutup Coreta.

Koleksi Tas Coreya Louise juga bisa didapatkan di Jakarta, London, dan Indonesia Fashion Gallery (IFG) New York.

LAPORAN: M RUSDIL FIKRI

EDITOR: HAFYZ MARSHAL

Advertisement