JAKARTA, KataIndonesia.com – Panas Suhu udara tak turun dari 30 derajat celcius di Kota Melbourne sampai jam 4:00 Senin Pagi (29/01/2018) dan tetap di atas 30C di daerah Mildura serta di Barat Laut Victoria.

Ribuan rumah alami pemadaman listrik saat negara bagian Victoria, Australia, mengalami malam terpanas dalam musim panas kali ini. Tingginya pemakaian daya listrik dituding sebagai penyebab kegagalan di seluruh jaringan distribusi.

Sekitar 50.000 rumah di seluruh Victoria mengalami pemadaman dan banyak yang belum pulih pada Senin Pagi. Menteri Energi Victoria Lily D’Ambrosio mengatakan permintaan listrik ini merupakan yang tertinggi yang pernah tercatat di Victoria pada Minggu, (28/1).

“Ada 46.000 warga kehilangan pasokan energinya karena kombinasi berbagai faktor, semua terkait dengan panas dan kelembaban berlebihan yang terbentuk selama beberapa hari,” jelasnya.

“Permintaan puncak itu sekitar 9.100 megawatt,” tambah Menteri D’Ambrosio. Menteri D’Ambrosio mengatakan begitu semua pelanggan terhubung kembali, pihaknya akan menyelidiki apa yang bisa dilakukan untuk mencegah hal itu terjadi kembali di masa depan.

“Beberapa perbaikan tidak bisa terjadi dalam semalam saat kita bicara peningkatan infrastruktur. Namun yang pasti kita perlu meminta tanggung jawab pengusaha distribusi terkait aset mereka,” katanya.

Malam terpanas di musim panas australia Peramal cuaca Richard Carlyon dari Biro Meteorologi (BOM) menjelaskan kelembaban udara yang tinggi di Melbourne akan bertahan sampai Selasa pagi.

“Suhu turun menjadi 28,4 derajat pada pukul 5:30 pagi – bukanlah rekor. Rekor selama ini untuk Januari adalah 30,6C. Itu malam panas dan lembab di melbourne” tuturnya di barat daya Victoria suhu semalam tetap berada di posisi rendah 30an.

Dilaporkan akan ada pembatasan kecepatan pada sejumlah layanan kereta api regional V / Line hari Senin karena faktor panas. BOM meramalkan suhu puncak yang hangat 35C untuk Melbourne hari ini dan sorenya mengalami perubahan, namun tidak akan mendingin sampai besok.

“Kita mungkin harus menunggu sampai Selasa dinihari sebelum kelembaban tropis bergerak menjauh, dan besok pagi kita akan memiliki kondisi dingin dan jauh lebih lembab di Melbourne,” jelas Carlyon.

“Suhu cukup kering selama beberapa hari terakhir. Kita tak mengalami sebagian besar aktivitas badai tapi mungkin akan turun hujan 10 sampai 30 milimeter di seluruh Melbourne malam ini dan besok pagi,” tambahnya.

“Ini akan mendinginkan – butuh beberapa waktu – namun pastinya jauh lebih dingin dari tadi malam,” ujar Carlyon lagi.

Suhu di Melbourne mencapai 37,8C sekitar pukul 03:40 pada hari Minggu dan di banyak wilayah regional mencapai 40-an. Organisasi Surf Lifesaving Victoria mengatakan sekitar 80 orang diselamatkan diberbagai pantai Victoria pada akhir pekan.

Pihak berwenang di Australia meminta agar masyarakat untuk menjaga warga yang rentan, seperti orang tua dan orang sakit. Mereka juga meminta para pemilik hewan peliharaan untuk memastikan hewan mereka memiliki banyak persediaan air dan akses ke tempat berteduh.

Dampak kejadian padamnya listrik di Victoria Australia ini sangat dirasa jauh lebih fatal dibanding dengan kejadian padamnya listrik dibeberapa sudut kota Jakarta beberapa waktu lalu.

Padamnya listrik di Australia ini berdampak pada macetnya layanan umum bahkan sampai terancamnya peternakan yg ada didaerah Victoria.

Tidak seperti halnya di Jakarta, fasilitas layanan umum mestinya tidak akan terganggu bila back up power telah tersedia dan terpelihara dengan baik.

Sebenarnya PLN telah menyediakan layanan Prima kepada Pelanggan Besar yg ada di Jawa Bali, dimana untuk Layanan Prima ini PLN memberikan pasokan listrik bisa dari beberapa Penyulang untuk artinya resiko opetasional dapat dihindari dengan alternatif pasokan lainnya yg tidak padam.

Semoga kita yang hidup di Indonesia menjadi lebih baik kehandalan pasokan listriknya tidak mengalami pemadaman seperti yang dialami oleh 50.000 pelanggan di Victoria Australia.

 

 

LAPORAN: HAFYZ MARSHAL